SERANG(AN) CINTA GILALOVA

SERANG—Jika anda pernah merasakan cinta, pasti anda pernah merasa ditekan, terperangkap, atau di serang oleh lawan jenis anda dengan kata-kata dan rayuan manis yang membuat anda terbang melayang ke langit ke tujuh…(awas bu jatuh!).

Nah, jika pernah berarti anda adalah orang paling bahagia bukan. Manusia yang bercinta adalah manusia yang memiliki umur panjang karena hidupnya diwarnai dengan cinta dan kebahagiaan. Tidak mungkin ‘kan jika kita hidup di dunia ini tanpa di dasari oleh cinta. Meskipun cinta itu sebenarnya abstrak dan kasat mata tetapi bisa dirasakan lewat pandangan, sentuhan, rasa dan air mata…..

Oke, daripada kita terlalu berbunga-bunga dengan kata Cinta yang semakin membuat kita salah tingkah. Lebih baik kita saksikan peluncuran, diskusi buku dan obrolan bareng dengan para pelaku dan pengamat cinta, di acara SERANG(AN) CINTA GILALOVA; launching dan diskusi buku.

GONG Publishing dan Toko Buku TISERA Serang Mall mempersembahkan SERANG(AN) CINTA GILALOVA; launching dan diskusi buku kumcer GILALOVA yang ditulis oleh 25 cerpenis muda asal Banten. Acara ini akan dilaksankan Minggu (20/6/2010) pukul 13.00 WIB,  di lantai satu toko buku TISERA Serang Mall. Menghadirkan tigA pembicara dari tiga sudut pandang yang berbeda, yakni Yuan Cucu Alia (penyiar radio Serang FM), Luky Ardi Yakti ( Kang Kota Serang), dan Dwi Risqa (Adinda Lebak 2010).

Ketiga pembicara tersebut akan berbicara perspektif cinta yang tersebar baik di kalangan muda maupun yang tua-tua, hahaha. Selain ada obrolan bareng tentang buku dan cinta, juga ada pentas musik dari De’Siruz band asal Cilegon serta ada aksi drama komedi GILALOVA yang diambil dari salah satu cerita di kumcer GILALOVA.

Ayo, gabung! Bagi teman-teman yang sedang mengisi waktu libur dan ingin ngeceng, silahkan datang ke Ramayana Serang Mall. Dijamin, teman-teman akan terhibur dengan sajian acara kami, dan jangan lupa beli bukunya bagi yang belum, tapi kalau yang sudah beli jangan lupa datang dan bawa teman-temannya. Ada diskon 15% dan doorprize yang menggiurkan dan menjanjikan. Hahahaha, ayo burun!(Panitia)

TBM@MALL TUNGGU KESIAPAN CARREFOUR

Radar banten, 8 april 2010

SERANG – Pelaksanaan program taman bacaan masyarakat di pusat perbelanjaan modern atau lebih dikenal dengan istilah TBM@ Mall yang diluncurkan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) di Provinsi Banten, tinggal menunggu kesiapan Carrefour selaku mal yang ditunjuk Pemprov Banten sebagai tempat pelaksanaan program tersebut.
Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Nasional Gol A Gong mengungkapkan, hingga saat ini manajemen Carrefour belum memberikan kepastian bisa dijadikan tempat TBM@Mall. “Mereka (Carrefour-red) beralasan belum menyampaikan program ini ke manajemen pusat Carrefour di Jakarta,” ungkap Gol A Gong, yang juga pendiri Taman Bacaan Masyarakat Rumah Dunia di Serang, terkait progress pelaksanaan program TBM@ Mall di Kota Serang, Rabu (7/4).
Gol A Gong berharap, Carrefour sebagai mall pilihan pertama bisa segera memberi kepastian terkait kesiapannya mendukung program nasional yang bertujuan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap budaya membaca ini. “Hal ini terkait dengan fungsi CSR (corporate social responsibility) Carrefour sebagai salah satu perusahaan yang berusaha di Banten,” katanya.
Terkait dukungan Pemprov, dalam hal ini Dinas Pendidikan (Dindik), Gol A Gong menyatakan mendukung penuh. “Selain siap memberi dukungan berupa sarana prasarana taman bacaan, seperti buku, Dindik Banten juga siap mengarahkan Dindik kabupaten/kota untuk memberi dukungan serupa,” ujarnya.
Ditemui terpisah, Kepala Dindik Provinsi Banten Eko E Koswara memaparkan, pelaksanaan program TBM@Mall di Kota Serang merupakan percontohan bagi daerah lainnya di Indonesia mengenai model taman bacaan masyarakat di pusat perbelanjaan. “Selain Kota Serang, ada dua daerah lain yang ditunjuk Kemendiknas sebagai program percontohan yakni Jakarta dan Makassar. Untuk tahun ini memang hanya tiga provinsi yang dijadikan model percontohan program TBM@ Mall yaitu Banten, DKI Jakarta, dan Sulawesi Selatan,” paparnya, seraya menambahkan, program TBM@ Mall akan dilaunching pada 2 Mei 2010, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional. (ila)

PANJANG MULUD BERMUATAN POLITIK

Foto: www.disdukcapil-serang.com

CILEGON- Memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW Pemkot Cilegon menggelar Festival Ngarak Panjang Mulud pada jumat siang (19/2). Dikuti oleh seluruh kecamatan, berbagai badan, dinas, dan intani sekota Cilegon. Panjang mulud merupakan satu budaya yang sudah lama berkembang dalam masyarakat kota Cilegon dalam memperingati hari besar maulid Nabi Muhammad SAW.

“Ini kali pertama kita mengadakan lomba panjang mulud yang insya Allah akan berlanjut ke tahun-tahun berikutnya,” kata Sabit, ketua Risma Masjid Agung Nurul Ikhlas kepada Wartawan www.rumahdunia.com. Sebelumnya Festival Dzikir Mulud dan Syair Asmaul Husnah sudah dilaksanakan pada hari kamis kemaren bertempat di Masjid Agung Nurul Ikhlas. Sabit menjelaskan bahwa Festival berlangsung berkat kerjasama dari berbagai pihak, yaitu DKM, Risma Masjid Agung Nurul Ikhlas, Majelis Ulama, dan bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Cilegon.

PANJANG MULUD

Para khafilah peserta Festival membawa berbagai bentuk panjang mulud yang dihias sedemikian rupa. Pada umumnya panjang mulud yang dihias di atas mobil itu berbentuk replika Masjid, rumah, kapal, dan binatang berupa onta.

Setiap panjang mulud pasti memiliki daya tarik tersendiri, baik bentuk maupun isi di dalamnya. Yang tidak boleh tertinggal adalah warna-warni hiasan telor yang terbuat dari kertas warna membentuk berbagai bunga, atau yang lebih praktis sekarang menggunakan sebuah wadah untuk meletakan telor yang terbuat dari plastik berwarna ke-emasan membuat panjang mulud semakin ramai. Berbagai kain, pakain, dan sajadah, makanan, serta lembaran uang kertas digunakan untuk menghiasi replika panjang mulud. Bahan makanan yang digunakan semuanya bahan menta berupa beras, mie instan, berbagai buah, dll.

Iringan pawai panjang mulud dimulai dari depan kantor walikota Cilegon di Jalan Jendral Sudirman yang dilepas oleh kepala dinas pariwisata dan budaya kota Cilegon. Pawai yang dimulai pukul satu siang itu diramaikan oleh berbagai jenis musik seperti Drumband, rebana, marawis, kasidah, dan kendang. Hingga kemudian iring-iringan pawai keagamaan berakhir di depan rumah dinas Kota Cilegon yang disambut oleh Walikota dan para pejabat kota Cilegon disebuah panggung kehormatan.

MUATAN POLITIK

Diantara sekian banyak panjang mulud yang ikut serta, ada dua kendaraan panjang mulud yang menarik perhatian. Dimana terdapat dua jenis panjang mulud terdapat gambar pasangan bakal calon walikota Cilegon, Iman dan Edi. Seperti dibagian samping mobil hias Dispora, tepatnya di pintu mobil terdapat sebuah gambar Iman dan Edi. Kendaraan lainnya yaitu milik kafilah asal kecamatan Grogol yang memasang tulisan pernyataan dukungan atas Iman dan Edi.

Setelah acara berakhir, para peserta kemudian membawa pulang kembali panjang mulud untuk dibagikan sendiri kepada warga, terutama kaum fakir, miskin dan yatim piatu. Para peserta tinggal menunggu pengumuman pemenang oleh panitia dan akan mendapatkan uang pembinaan bagi pemenang. [Rama]

LAUNCHING TBM KSB KOTA SERANG

SERANG- Pasangan suami-istri, Deni Abrianto dan Junita Bahari Nonci, mengaku mempunyai keinginan untuk membuat TBM itu berawal dari mimpi. Setelah sekian tahun, akhirnya mimpi itu baru sekarang terlaksana. “Dari kecil, memang sudah mempunyai mimpi ingin buka TMB.” Ujar Junita Bahari Nonci.  Dengan berdirinya Taman Baca Masyarakat Kreatifitas Seni dan Baca (TBM KSB) yang berada di Jl. Higland Park, Kota Serang Baru (KSB), Kawasan Permata Hijau Blok P No.7, Minggu (7/2) baru saja diresmikan—dengan simbol pemotongan pita—Pukul 08.00 WIB, oleh sekretaris Rukun Warga (RW) Sukarji. Dalam sambutannya, Sukarji berharap TBM KSB semoga bisa bermanfaat dan menjadi hunian yang berkualitas.

Kenapa nama TBM-nya di berani nama KSB, itu karena supaya sama dengan nama komplek Kota Serang Baru. Diakui Deni dan Junita, keberadaan KSB yang bertempat di rumah ber-type 21 Studio itu hasil sumbangan warga sekitar. “Rumah ini (TBM KSB) awlanya tidak dipakai oleh pemiliknya, ibu Tomy. Saat kami nego, Ibu Tomy mengiklaskan rumah miliknya untuk dijadikan TBM. Namun, kami merasa tidak enak. Jalan keluarnya, rumah ini kami sewa dengan harga yang sangat murah sekali,” kata Juanita selaku pengelola TBK KSB tidak mau menyebut nominal harga untuk sewa rumah itu. Rumah Ibu Tomy, lalu direnovasi secara gotong royong, dari sumbangan warga. “Ada yang menyumbang cat tembok, paku, dan uang,” terang Junita yang mengenakan kerudung puitih ini.

Untuk koleksi buku yang ada sekarang, mencapai 7000 buku dari yang ditargetkan 1000 buku. Yang terdiri dari buku anak, keterampilan memasak, dan bigrafi. Untuk kedepannya, TBM KSB juga sudah merencanakan agenda tiap tahunnya, seperti cerita/dongeng, seni marawis, gambar, menari dan menyanyi. “Juga kami akan megajarkan hidup sehat pada anak-anak lewat lewat mendongeng nanti, misalnya bagaimana pentingnya cuci tangan sebelum makan,” tutur Deni, yang mengatakan TBM KSB mempunyai visi: Meningkatkan minat baca pada anak dan warga, khususnya orang tua.  “Untuk itu, perlu adanya balanced terhadap anak-anak agar tidak terlalu sering bermain, tanpa belajar atau membaca buku,” kata Deni yang prihatin dengan kebiasaan anak-anak komplek yang lebih banyak bermain, ketimbang baca.

Dalam peresmian TBM KSB juga diisi dengan lomba menggambar tingkat TK dan SD, serta bazar makanan, baju, dan kaligrafi. “Ya, ini untuk memeriaahkan saja. Yang buka bazar ini, seuanya ibu-ibu komplek Kota Serang Baru,” kata Junita disela-sela istirahatnya.

Junita juga tak lupa turut berterimakasih kepada Rumah Dunia, yang telah menyumbang satu dus buku serta para penymbang yang lainnya dalam bentuk barang, buku, maupun dalam bentuk do’a.  Saat ditanya oleh wartawan www.rumahdunia.com perihal langkah ke depan TBM KSB, Juanita berkata. “Yang penting, bahwa harta yang paling berharga itu adalah dapat membina generasi muda dengan ilmu yang bermanfaat,” tandasnya. Siapa yang ingin menyusul untuk menyumbang di TBM Kreatif Seni dan Baca? [Ahmad Wayang]

FLP LEBAK SIAP DIBENTUK

Disksusi awal pembentukan FLP Lebak dihadiri seluruh pengurus FLP

Disksusi awal pembentukan FLP Lebak dihadiri seluruh pengurus FLP

LEBAK- Setelah Serang, Cilegon, Tangerang, kini giliran Lebak yang akan mempunyai organisasi kepenulisan. Sebagai salah satu agenda program kerja FLP (Forum Lingkar Pena) Wilayah Banten, maka pembentukan FLP Cabang Lebak segera digagas.

Bertempat di Pendopo Kabupaten Pandeglang, Minggu (20/12) digelar pertemuan yang digelar pengurus FLP wilayah Banten yang terdriri dari Imam Salimy selaku Ketua, Langlang Randhawa selaku Ketua Divisi Kaderisasi, dan Desti Eka Putri selaku Sekertaris. Hadir pada kesempatan itu beberapa pengurus FLP yang terdiri dari FLP Serang, Cilegon, Pandeglang, dan calon pengurus FLP Lebak. Sementara FLP Tangerang berhalangan hadir.

Pada kesempatan itu, Lilo, salah satu calon pengurus FLP Lebak yang juga berprofesi sebegai penyiar, sangat senang bisa bergabung dangan FLP. Menurutnya, meski belum menghasilkan karya ap pun, Lilo melihat menulis itu sesuatu yang menyenangkan. “Saya senang karena menulis itu bisa dilakukan siapa saja dan tidak melihat profesi,” ujar Lilo.

Dalam paparannya, ketua FLP Wilayah Banten Imam Salimi menjelaskan bagaimana mekanisme dan tips-tips menggelar acara di Rangkas Bitung sebagai gebrakan perdana sekaligus pengenalan kepada publik bahwa telah hadir FLP Lebak di sana. “Jika rencana pembentukan akan dibarengi dengan menggelar sebuah acara, biasanya kita selelu terbentur dengan dana. Maka dari itu kita harus jeli target sponsor yang akan kita tawarkan,” ujar Imam. “Jika pesertanya adalah anak-anak SMA maka sponsor yang berpotensi adalah perguruan tinggi,” tambah Imam.

Sementara itu, menyikapi kegelisahan calon pengurus dalam hal menghadirkan narasumber di Lebak sebegai pengisi acara, Langlang Randhawa selaku ketua Divisi Kaderisasi FLP Wilayah Banten memberikan solusi sederhana. Menurutnya Langlang, Lebak itu mempunyai banyak penulis yang sudah eksis. Sebut saja Chapcay Saifullah, Firman Venayaksa, Fitron Nur Ikhsan, Agus Sutisna, dan masih banyak lagi yang tidak terlacak. “Saya akan berusaha menyambungkan mereka kepada teman-teman calon pengurus. Saya pikir, mereka pasti mau,” ujar Langlang. [LR]

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Full Story | July 18th, 2010