<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rumah Dunia Gol A Gong Banten Baca Buku Taman Bacaan Perpustakaan &#187; KPK</title>
	<atom:link href="http://rumahdunia.com/isi/tag/kpk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rumahdunia.com/isi</link>
	<description>Rumah Dunia,Banten,buku,taman,bacaan,taman bacaan,Gol A Gong,majalah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 13:56:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>REKAMAN SADAPAN KPK MENJADI NADA DERING</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/10/rekaman-sadapan-kpk-menjadi-nada-dering/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/10/rekaman-sadapan-kpk-menjadi-nada-dering/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 15:04:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rumahdunia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Banten]]></category>
		<category><![CDATA[anggodo]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[mahkamah konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[rekaman]]></category>
		<category><![CDATA[ringtone]]></category>
		<category><![CDATA[sadapan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=817</guid>
		<description><![CDATA[LEBAK-Kecanggihan teknologi ternyata tidak hanya memudahkan segala sesuatu, tetapi juga bisa menciptakan trend baru di masyarakat. Salasatunya adalah rekaman penyadapan telefon yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap anggodo, yang diperdengarkan di Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu. Kini rekaman tersebut telah beredar luas dan dijadikan sebagai nada panggil pribadi di Handphone-nya masing-masing. Seperti yang terjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>LEBAK-Kecanggihan teknologi ternyata tidak hanya memudahkan segala sesuatu, tetapi juga bisa menciptakan <em>trend</em> baru di masyarakat. Salasatunya adalah rekaman penyadapan telefon yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap anggodo, yang diperdengarkan di Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu. Kini rekaman tersebut telah beredar luas dan dijadikan sebagai nada panggil pribadi di <em>Handphone</em>-nya masing-masing.</p>
<p>Seperti yang terjadi di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Masyarakat biasa dan para pengguna <em>facebook</em> banyak yang menggunakan nada sambung tersebut sebagai nada sambung pribadi. Mereka mendapatkannya dari hasil mengunduh di internet atau dengan mendapatkannya dari HP teman-temannya melalui <em>Bluetooth</em>.</p>
<p>Di akui Usep, salah seorang warga Rangkasbitung, bahwa memakai nada sambung ini bukan semata-mata <em>trend</em> saja, Tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Saya juga yakin jika rekaman itu adalah upaya untuk menjatuhkan nama baik KPK,” ujarnya mantap. (Rudi Gunawan)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/10/rekaman-sadapan-kpk-menjadi-nada-dering/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DEMO KUMALA DUKUNG KPK</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/06/demo-kumala-dukung-kpk/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/06/demo-kumala-dukung-kpk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 07:43:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rumahdunia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Banten]]></category>
		<category><![CDATA[aksi]]></category>
		<category><![CDATA[kejati]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[kumala]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[multatuli]]></category>
		<category><![CDATA[rangkasbitung]]></category>
		<category><![CDATA[tandatangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=488</guid>
		<description><![CDATA[LEBAK- Keluarga Mahasiswa lebak (KUMALA) siang tadi (4/11) melakukan unjuk rasa di sepanjang jalan Multatuli, Rangkasbitung. Aksi ini dilakukan sebagai sikap mendukung KPK. Dalam aksinya ini mahasiswa mengajak para pelajar dan masayarakat untuk membubuhkan tandatangan pada kain putih sebagai bentuk dukungan terhadap KPK. Dalam orasinya mahasiswa menilai bahwa saat ini banyak pihak yang sedang berusaha menghancurkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LEBAK</strong>- Keluarga Mahasiswa lebak (KUMALA) siang tadi (4/11) melakukan unjuk rasa di sepanjang jalan Multatuli, Rangkasbitung. Aksi ini dilakukan sebagai sikap mendukung KPK. Dalam aksinya ini mahasiswa mengajak para pelajar dan masayarakat untuk membubuhkan tandatangan pada kain putih sebagai bentuk dukungan terhadap KPK. Dalam orasinya mahasiswa menilai bahwa saat ini banyak pihak yang sedang berusaha menghancurkan kredibilitas KPK melalui skenario politik.</p>
<p>Kemudian unjuk rasa dilanjutkan ke  kantor Kejaksaan Negeri Rangkasbitung untuk meminta dukungan yang sama. Mahasiswa meminta seluruh pegawai kejaksaan turut membubuhkan tandatangan sebagai bentuk dukungan. Namun mereka harus kecewa karena hanya beberapa pegawai saja yang keluar dari kantor dan membubuhkan tandatangan ke sepanduk yang sudah disiapkan.</p>
<p>Sebagai bentuk kekecewaan mahasiswa melakukan jalan mundur beberapa ratus meter dari halaman kantor kejaksaan. Yang dimaknai sebagai bentuk kemunduran rasa keadilan di negeri ini. Aksi yang berjalan damai ini mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian. Sebelum mengakhiri aksinya, mahasiswa memajang spanduk yang berisi tuntutan dan tandatangan dukungan terhadap KPK di pagar alun-alun Multatutuli, Rangkasbitung. (Rudi)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/06/demo-kumala-dukung-kpk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PASCA PENANGGUHAN, KELUARGA BIBIT UCAPKAN SELAMAT</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/06/pasca-penangguhan-keluarga-ucapkan-selamat/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/06/pasca-penangguhan-keluarga-ucapkan-selamat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 23:35:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langlang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/2009/11/06/pasca-penangguhan-keluarga-ucapkan-selamat/</guid>
		<description><![CDATA[TANGERANG &#8211; Pasca penangguhan penahanan atas Bibit Samad Riyanto dikabulkan, anggota keluarga Bibit mendatangi kediamannya untuk memberikan ucapan selamat dan berikan dukungan moral. Satu persatu, empat anak kandung dari Wakil Ketua Kpk Non Aktif Bibit Samad Riyanto mendatangi kediamannya di Perumahan Griya Kencana 1 Rt 1 Rw 12 nomor 7, Ciledug Kota Tangerang pada Rabu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2009/11/foto-KPK2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-505" title="foto KPK" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2009/11/foto-KPK2.jpg" alt="foto KPK" width="455" height="281" /></a>TANGERANG &#8211; Pasca penangguhan penahanan atas Bibit Samad Riyanto dikabulkan, anggota keluarga Bibit mendatangi kediamannya untuk memberikan ucapan selamat dan berikan dukungan moral.</p>
<p>Satu persatu, empat anak kandung dari Wakil Ketua Kpk Non Aktif Bibit Samad Riyanto mendatangi kediamannya di Perumahan Griya Kencana 1 Rt 1 Rw 12 nomor 7, Ciledug Kota Tangerang pada Rabu (4/11). Keempat anak Bibit itu adalah Yudhi, AKP Bayu yang kini  menjabat sebagai Kapolsek Pagedangan, Endah,  serta Rini.</p>
<p>Endah, salah satu anak Bibit, mengaku bersyukur pasca penangguhan penahanan oleh Mabes Polri. Kedatangannya kali ini untuk memberikan selamat dan dukungan moril kepada mantan Kapolda Kaltim tersebut.</p>
<p>Sementara Bibit yang ditemui saat hendak berangkat menuju Mabes Polri dan Kantor KPK belum mau berkomentar terkait isi rekaman yang diduga mengarah kepada kriminalisasi KPK sebagaimana yang diperdengarkan pada sidang Mahkamah Konstitusi (MK). Bibit mengaku dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hokum.</p>
<p>Warga sekitar menyambut baik penangguhan penahanan terhadap bibit. Mereka yakin Bibit dan Chandra tidak bersalah. Mereka juga menilai telah terjadi rekayasa atas penetapan status tersangka kedua pimpinan KPK non aktif tersebut. [ahmadi]</p>
<input id="gwProxy" type="hidden" />
<input id="jsProxy" onclick="jsCall();" type="hidden" />
<input id="gwProxy" type="hidden" />
<input id="jsProxy" onclick="jsCall();" type="hidden" />
<input id="gwProxy" type="hidden" />
<input id="jsProxy" onclick="jsCall();" type="hidden" />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/06/pasca-penangguhan-keluarga-ucapkan-selamat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

