SDN LUHUR JAYA 1 JUARA UMUM SELEKSI KREATIFITAS & MIPA

CIPANAS—Sebanyak 260 peserta yang merupakan siswa perwakilan dari 26 Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Cipanas, mengikuti lomba kreatifitas siswa dan MIPA yang diselenggarakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Cipanas di SDN Cipanas 1, Sabtu (24/4).

Ada 9 cabang yang dilombakan pada kesempatan itu, antara lain pidato, seni lukis, keterampilan siswa, seni tradisional, membaca puisi, mengarang, matematika dan MIPA. Kesembilan cabang lomba itu dilaksanakan serentak di tempat dan ruang kelas berbeda. Dari dua puluh enam SD Se-Kecamatan Cipanas itu, SDN Luhur Jaya 1 berhasil keluar sebagai juara umum, yang mengirimkan 3 cabang lomba seperti menggambar, membaca puisi, dan mengarang ke tingkat Kabupaten Lebak.

“Terus terang meski berhasil keluar sebagai juara umum, tapi kami belum puas dengan keberhasilan ini. Karena kami hanya mampu mengirimkan sepertiga dari sembilan cabang yang dilombakan,” kata Sri Iyadi Kepala Sekolah SDN 1 Luhur Jaya usai lomba.

Dijelaskan Sri Iyadi, ketiga cabang yang akan mewakili ke tingkat Kabupaten itu, masih didominasi oleh siswa kelas 5. Akan tetapi, ia pun berharap semoga perwakilan 3 cabang ini berhasil meraih juara di tingkat Kabupaten. “Tahun lalu kami juga mengirimkan cabang lomba menulis cerpen, seni lukis, dan menulis surat untuk Bupati,” terang Sri Iyadi.

Ketua panitia pelaksana, Hj. Sriwarsih mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar ajang adu kreatifitas siswa dan MIPA, tapi juga sebagai sarana silaturahmi antarpeserta dan pendamping dari masing-masing sekolah. “Seleksi kegiatan ini hanya mencari juara peringkat pertama saja yang akan diikutsertakan di tingkat Kabupaten di Warunggunung, Senin (26/4) besok,” kata Sriwarsih dalam sambutannya.

Sementara itu Ketua Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Cipanas Asep Sukmara menyatakan, para pendamping dan peserta diharapkan tidak ada keraguan terhadap panitia. Karena yang terlibat dalam kegiatan ini adalah kepala sekolah SD Se-Kecamatan Cipanas. “Maka itu saya mengharapkan peserta berlomba dengan sehat dan sportif,” kata Asep. (Harir Baldan)

JADI JUARA CERPEN DAPAT DUKUNGAN DARI WABUP

LEBAK, CIPANAS—Gerakkan literasi lokal “Cipanas Iqro” yang dicanangkan Ikatan Keluarga Mahasiswa Cipanas (IKMC), Sabtu (27/2) di sekretariat IKMC, ternyata sudah dilakukan sebelumnya oleh Nunu Fauzan Helwah. Remaja yang mengadopsi filosofi: Banyak baca pasti banyak tahu dan jarang baca sudah tentu tidak tahu, ini yang jadi kunci sukses Nunu Fauzan Helwah meraih juara ke-1 lomba menulis cerpen tingkat Provinsi Banten, yang digelar di Anyer pada Mei 2009 lalu. “Sejak dari SD sudah hobi baca buku seperti cerita atau dongeng,” tuturnya.

Hobi baca anak ke-6 dari 7 saudara ini berbuah manis ketika mengikuti ekstrakurikuler yakni; klab bahasa di sekolahnya, SMPN 1 Cipanas. Alhasil, bermula dari sanalah bakat menulis Nunu berkembang. “Menulis cerpen sangat menarik, tidak menyita waktu dan bebas mengekpresikan diri,” urai Nunu.

Selain menulis cerpen bakat yang di miliki oleh siswi yang duduk di kelas IX ini adalah membaca puisi. Untuk kedua kali Nunu berhasil meraih peringkat pertama se-Kecamatan Cipanas dan Kecamatan Lebak Gedong. Tak cukup sampai di situ, pelajar yang suka dengan novel Laskar Pelangi ini, ternyata jago bercerita. Bakat ceritanya dihadiahi juara kesatu tingkat Kabupaten Lebak.

Nah, amat beralasan jika guru-gurunya bangga dan menyambut baik hasil postif ini. Salah satunya, guru pembimbing klab bahasa Indonesia, Drs. Sastra, menurutnya, prestasi tidak melulu ditentukan oleh status. “Yang pasti bangga dengan keberhasilan yang digapai Nunu. Sangat luar biasa ternyata anak daerah mampu bersaing dengan pelajar dari kota yang ada di Banten,” jelas Sastra.

Ternyata pujian dan dukungan tak hanya mengalir dari pihak sekolah saja. Orang sekelas Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah pun turut memberikan apresiasi atas keberhasilan anak dari pasangan KH. Cece Assasudin dan Hj. Oong Aulia ini. Dijelaskan Nunu,  Wabup pun pernah berkata demikian, ”Lanjutkan terus belajar menulisnya. Nanti kamu kuliah jurusan Informasi dan Komunikasi biar jadi wartawan.” [Harir Baldan]

GRASSTRACK KEJURDA DI TUGU WATES CIPANAS

LEBAK, CIPANAS–Kejuaraan Daerah (Kejurda) Grasstrack, seri A kelas 13, Minggu (28/2) berlangsung meriah di sirkuit Tugu Jaya Wates, Kampung Hamberang, Desa Luhur Jaya, Cipanas-Lebak. Sebelumnya, Sabtu (27/2) Kejurda Grasstrack telah dibuka olah Wakil Bupati Lebak, H. Amir Hamzah pada babak kualifikasi sebelum pertandingan merebut piala. Ajang bergengsi itu diikuti oleh 300 peserta motorcross dari berbagai provinsi. “Dari Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten tentunya,” kata Sukma Jaya atau biasa dipanggil Alang, selaku ketua penyelenggara. Masih kata Alang, “Kejurda ini adalah agenda otomotif pengurus daerah Ikatan Motor Indonesia (IMI) Banten.”

Untuk lomba tingkat Kejurda, diakui Alang memang yang pertama kalinya. “Tapi, untuk tingkat lokal kami sudah pernah mengadakan, tepatnya tahun lalu pada bulan Desember,” tuturnya.

Grasstrack yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini dihadiri sekitar 5 ribu-an penonton dan akan berakhir sekitar pukul 05.00 WIB nanti. Untuk total hadiah pada Kejurda ini mencapai 30 juta dalam bentuk tropi dan uang pembinaan.

Diakui Beben, penanggung jawab Kejurda, acara ini adalah sekaligus launching sirkuit Tugu Jaya Wates Cipanas dengan luas 1000 m/2 yang rencananya akan dijadikan sirkuit permanen, sambil berharap sirkuit ini bisa menjadi salah satu objek wisata yang ada di Cipanas. “Mudah-mudahan pemerintah daerah mau memperhatikan dan melihat (sirkuit) ini agar jadi aset daerah yang bisa dikembangkan,” kata anggota DPRD Lebak penuh harap.

Hal yang sama juga diungkapkan Alang, dirinya beserta panitia Cipanas Lebak Otomotif Club berharap Tugu Jaya Cipanas ini bisa menjadi satu paket objek wisata bersama pemandian air panas Tirta Lebak Buana di Cipanas dan Arung Jeram di Lebak Gedong. Dalam kesempatan itu, hadir pula Kapolres Lebak, Endang Hermawan, Camat Cipanas, Sukandi Mangku Alam, Kepala Desa Luhur Jaya dan Koramil, Asropi.[ Ahmad Wayang]

JUARA CERPEN, DIDUKUNG WABUP

JUARA CERPEN, DIDUKUNG WABUP LEBAK

Banyak baca banyak tahu, sedikit baca sedikit tahu. Kiat-kiat inilah yang jadi kunci sukses Nunu Fauzan Helwah, yang meraih juara ke-1 lomba menulis cerpen tingkat Provinsi Banten, yang digelar di Anyer pada Mei 2009 lalu. “Sejak dari SD sudah hobi baca buku seperti cerita atau dongeng,” tuturnya. Hobi baca anak ke-6 dari 7 bersaudara ini berbuah manis ketika mengikuti ekstrakurikuler,  yakni klab bahasa di sekolahnya, SMPN 1 Cipanas. Alhasil, bermula dari sanalah bakat menulis Nunu berkembang. “Menulis cerpen sangat menarik, tidak menyita waktu dan bebas mengekpresikan diri,” urai Nunu.

Selain menulis cerpen, bakat yang dimiliki oleh siswi yang duduk di kelas 3, ini adalah membaca puisi dan berhasil menggondol peringkat pertama se-Kecamatan Cipanas dan Kecamatan Lebak Gedong. Tak cukup sampai di situ, pelajar yang ngefans dengan novel Laskar Pelangi, ini ternyata jago bercerita. Bakat ceritanya dihadiahi juara kesatu tingkat Kabupaten Lebak.

Sangat beralasan jika guru-gurunya bangga dan menyambut baik hasil postif ini. Salah satunya, guru pembimbing klab bahasa Indonesia, Drs Sastra. Menurutnya, prestasi tidak melulu ditentukan oleh status atau yang lainnya. “Yang pasti bangga dengan keberhasilan yang digapai Nunu. Sangat luar biasa ternyata anak daerah mampu bersaing dengan pelajar-pelajar dari kota yang ada di Banten,” beber Sastra.

Ternyata pujian dan dukungan tak hanya mengalir dari pihak sekolah saja. Orang sekelas Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah pun turut memberikan apresiasi atas keberhasilan anak dari pasangan KH. H. Cece Assasudin dan Hj. Oong Aulia ini. Dijelaskan Nunu,  Wabup pernah berkata kepadanya,”Lanjutkan aja belajar nulisnya. Nanti kamu kuliah di jurusan Informasi dan Komunikasi, biar jadi wartawan.” Nah, terus rajin membaca, ya! (HB)

SAYUTI: MEMBACA ITU KEBUTUHAN

MEMBACA ITU KEBUTUHAN

Oleh: Harir Baldan

Sayuti sang Duta Change With Reading

Perkenalkan namaku Sayuti Zakariya (27). Aku anak semata wayang dari pasangan Zakariya dan Fatmawati. Sejak kecil aku sudah terbiasa hidup mandiri. lanjutkan membaca »

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Full Story | July 18th, 2010