rumahdunia | Warta Banten | August 8th, 2011 | No Comments »
CIPANAS–Sejumlah warga Desa Haurgajrug, Kecamatan Cipanas, meminta jembatan gantung yang membentang di atas sungai Ciberang, di Kampung Nanggerang dipermanenkan. Hal itu perlu dilakukan mengingat jembatan itu merupakan akses satu-satunya warga Kampung Nanggerang menuju pasar Gajrug. lanjutkan membaca »
rumahdunia | Warta Banten | July 19th, 2011 | No Comments »
CIPANAS–Jembatan gantung yang terletak di Kampung Nyarengseng, Desa Bintangsari, Kecamatan Cipanas, kondisinya mengkhawatirkan bagi pengguna jalan dan warga sekitar. Pantauan di lokasi, Kamis (14/7), kawat seling yang menjadi pegangan jembatan itu sudah banyak yang disambung dan berkarat. Selain itu, kayu yang dijadikan pijakan pun sudah banyak yang keropos. Akibatnya, tak jarang pengguna jalan atau warga sekitar yang melintas di jembatan tersebut merasa khawatir bahkan kerap terjadi kecelakaan. lanjutkan membaca »
rumahdunia | Warta Banten | July 4th, 2011 | No Comments »
CIPANAS—Jembatan Cijambu yang terletak di Kampung Cikeris, Desa Jayapura, Kecamatan Cipanas kondisinya memperihatinkan. Padahal, jembatan yang memiliki panjang sekira 16,5 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 5,5 meter itu merupakan akses jalan warga tiga Desa antara lain; Desa Jayapura, Desa Giriharja, dan Desa Girilaya. Pantauan di lokasi, Senin (4/7), kondisi jembatan terlihat sudah menekuk dan salah satu pagarnya sudah ada yang ambruk. Bila kondisi air sungai Cijambu tengah pasang dikhawatirkan jembatan itu putus lalu ambruk. lanjutkan membaca »
rumahdunia | Warta Banten | February 14th, 2011 | No Comments »
LEBAK—Waktu hampir menunjukkan pukul 12.00 WIB, namun kondisi itu tak membuat sejumlah warga Kampung Seah, Kecamatan Cipanas menyerah. Justru, mereka makin tambah semangat dalam menyelesaikan perbaikan jembatan gantung yang membentang di aliran sungai Ciberang, di kampung tersebut. lanjutkan membaca »
rumahdunia | Warta Banten | February 10th, 2011 | No Comments »
SERANG – Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah menegaskan, pembangunan jembatan Selat Sunda (JSS) sepanjang 28 kilometer yang akan menghubungkan antara pulau Jawa dan Sumatera bukan angan-angan tanpa rencana. Pembangunan JSS pasti akan dibangun setelah keluarnya peraturan presiden (perpres). “Pembangunan ini sudah melalui perencanaan yang matang. Jadi, bukan angan-angan dan akan dilakukan. Sekarang tinggal menunggu perpres turun. Kalau sudah turun, maka pembangunan akan segera dilakukan,” kata Atut usai acara Peresmian Pembangunan Hasil Kegiatan Tahun Anggaran 2010 di Lingkungan Pemkot Serang, yang berlangsung di Puspemkot Serang, Kota Serang Baru, Rabu (9/2). lanjutkan membaca »