rumahdunia | Warta Banten | July 2nd, 2011 | No Comments »
CIPANAS—Akses jalan menuju UPTD Puskesmas Cipanas kondisinya cukup memprihatinkan. Pantauan di lokasi, Jum’at (1/7), kondisi jalan rusak, permukaan masih semen dan di kanan-kiri jalan banyak mengelupas, dikhawatirkan kondisi tersebut dapat membahayakan pasien dan atau keluarga pasien yang tengah menjenguk. lanjutkan membaca »
rumahdunia | Warta Banten | June 11th, 2011 | No Comments »
C
IPANAS—Sudah puluhan tahun jalan poros Desa Lebak Sangka-Banjaririgasi kondisinya masih berbatu alias belum tersentuh aspal. Akibatnya, arus transportasi warga menjadi terhambat. Pantauan di lokasi, Jum’at (10J/6), jalan berbatu sudah tampak dari Kampung Buluheun, Desa Banjaririgasi sampai Kampung Padurung, Desa Lebak Sangka. Bahkan, kru Rumah Dunia, menyaksikan seorang pengemudi sepeda motor yang bermuatan penuh ambruk.
Ujang, guru yang bertugas di lembaga pendidikan di desa setempat mengatakan, buruknya infrastruktur jalan penyebab tersendatnya akses ekonomi masyarakat. Banyak hasil bumi warga seperti karet, cengkeh, padi, kayu, dan palawija lainya jadi susah dipasarin, lantaran akses jalan belum dihotmik. “Jarak tempuh Padurung-Buluheun yang semestinya cuma 30 menit bisa sampai hampir satu jam. Itu kalau tidak sedang hujan,” kata Ujang.
Senada dikatakan Cece, warga berprofesi sebagai tukang ojek, dampak buruknya infrastruktur jalan tidak hanya roda transportasi warga menjadi terhambat. Tapi kerap mengakibatkan kecelakaan tunggal. “Kalau ngalamin jatuh saya sering mas. Apalagi kalau gerimis wah pokoknya repot,” tandasnya.
Kepala Desa Lebak Sangka, H. Komarudin menyatakan, jalan sepanjang 5 kilometer itu merupakan akses jalan satu-satunya warga Desa Lebak Sangka dan Lebak Gedong. Katanya, akibat buruknya infrastruktur jalan pasokan beras atau barang lainnya menjadi mahal. “Itu saya pake jasa ojek aja untuk ngangkut beras raskin dari Kampung Buluheun ke Padurung sampai lima puluh ribu rupiah,” katanya. Karenanya, warga berharap Pemkab Lebak segera merealisasikan pembangunan jalan Desa Lebak Sangka-Banjaririgasi. Hal itu dikarenakan agar supaya arus transportasi warga menjadi lancar. Dihubungi via telepon genggam sebanyak tiga kali handphone Kepala Bappeda Dede Djaelani dalam keadaan aktif namun sedang diluar jangkauan. (hb)
rumahdunia | Warta Banten | June 10th, 2011 | No Comments »
CIPANAS—Jalan poros Desa Girilaya melintasi 3 Kampung Cilisung, Cibilik, dan Cikeris kondisinya rusak. Pantauan di lokasi, Rabu (8/6), kondisi di kanan-kiri jalan amblas dan berlubang. Akibatnya, akses transportasi warga menjadi terhambat. Seperti diungkapkan Ery, warga yang rutin menggunakan akses jalan itu. Kerusakan sudah tampak dari ujung Kampung Cilisung, Kampung Cibilik hingga menuju Kampung Cikeris. “Pokoknya tidak nyaman buat kendaraan. Disamping kerap rusak juga sakit pada badan,” kata guru yang bertugas di wilayah setempat. lanjutkan membaca »
rumahdunia | Warta Banten | February 1st, 2011 | No Comments »
LEBAK—Sejumlah titik diruas jalan Pasar Gajrug Muncang dikeluhkan warga. Hal itu disebabkan, kondisi jalan banyak yang berlubang, sehingga kerap berakibat kecelakaan. Abas, warga Kampung Sampalen, Desa Haurgajrug, menyatakan, titik-titik yang rawan itu sebagian besar terdapat di wilayah Kecamatan Cipanas di antaranya, Pasar Gajrug, Kampung Pasir Manggu, tanjakan di Kampung Lewisema, Kampung Malang Nengah, dan Kampung Kadubitung. “Memang tidak bisa diprediksikan tiap hari, tapi dalam seminggu itu pasti ada sekitar 3 atau 4 kali kecelakaan bahkan pernah ada yang tewas,” ujar Abas. lanjutkan membaca »
rumahdunia | Warta Banten | February 1st, 2011 | No Comments »

LEBAK—Akibat tak kunjung mendapat respons dari Pemkab Lebak, Gorong-gorong di ruas jalan Pasar Gajrug, Kampung Bujal atau persisnya di Kampung Kadubitung, Desa Malangsari, Kecamatan Cipanas, Senin (31/1), diperbaiki warga sekitar. lanjutkan membaca »