SIAP GELAR LOMBA HUT RI

CIPANAS—Senin (11/7) nanti, Pemerintah Kecamatan Lebakgedong akan mengadakan berbagai kegiatan olah raga yang menantang adrenalin. Kegiatan itu antara lain; sepak bola, tenis meja, voli, jalan santai, dan panjat pinang. Tujuannya untuk menyambut hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia ke-66, yang rutin dihelat pada 17 Agustus. lanjutkan membaca »

KOSALA LIBRARY GELAR LOMBA GAMBAR

CIPANAS—Hari masih pagi, jam dinding baru menunjukkan pukul 07.00 WIB, beberapa anak warga sekitar Kampung Cipanas mulai berdatangan ke Kosala Library. Bahkan di antara mereka ada yang tak sabar digelarnya lomba menggambar. Salah satunya, Silmi (9th). Bocah yang baru duduk di kelas 4, ini menagih kepada Ahmad Arif Ketua Ikatan Keluarga Mahasiswaa Cipanas (IKMC), agar lomba menggambar segera dimulai. Namun, karena jadwal menggambar jam delapan pagi dan sebagian anak-anak yang lain belum datang, akhirnya, Silmi cs hanya membaca yang bisa dilakukan untuk menahan hasratnya.

Setelah anak-anak kumpul, lomba tak segera dimulai. Miftahudin relawan Rumah Dunia yang diamanatkan sebagai penanggung jawab wisata gambar di Kosala Library, pada kesempatan itu memberikan sebuah cerita kepada anak-anak yang hadir. Mendongeng atau bercerita menurutnya, bisa merangsang otak dan mengembangkan imajinasi anak. “Cara ini nantinya akan kami biasakan kepada anak-anak sebelum mengikuti kegiatan wisata gambar,” kata Miftah disela-sela acara, Minggu (25/4) pagi tadi.

Tak terasa jam sudah menunjuk ke angka delapan. Anak-anak yang sedari tadi mendengarkan cerita dari Miftahudin mulai memperlihatkan kejenuhannya. Melihat kondisi ini, Miftahudin dibantu dengan Ahmad Arif dan rekan-rekan mahasiswa, membagikan buku gambar dan krayon kepada anak-anak.

Pantauan www.rumahdunia.com, kelima belas anak itu begitu semangat menggoreskan krayonnya ke atas kertas gambar, hasil sumbangan dari Nandi Mulya Kabiro Humas Pemprov Banten dan Yayasan Kalpataru, Bekasi Jakarta Timur. Seusai perlombaan setiap anak diminta membaca puisi dan menyanyikan lagu ibu kita Kartini. Meski awalnya malu-malu, kelima belas anak tersebut akhirnya berani menunjukkan bakatnya.

Sejatinya lomba yang mengusung tema “Cintaku Setulus Kartini” ini sifatnya internal. Namun, karena dari pihak rekan-rekan IKMC ada yang membawa adik dan saudaranya, akhirnya lomba menggambar ini juga diikuti oleh 4 anak dari Kampung Babakan Pedes, Cipanas.

Perlombaan dibagi dua kategori, tingkat SD dan TK. Ada 13 anak tingkat SD yang mengikuti lomba menggambar dan 3 anak usia TK yang tugasnya mewarnai. Pemenang lomba juara 1diraih Elsa kelas 4 SDN Cipanas 1, diperingkat ke-2 digenggam Siska kelas 4 SDN Cipanas 1, dan juara ke-3 direngkuh Lastri kelas 5 SDN 1 Cipanas. Mereka bertiga mendapatkan bingkisan berupa alat tulis seperti pensil sharpener, buku gambar dan penghapus.

Miftahudin PJ wisata gambar mengatakan, perlombaan ini merupakan implementasi dari salah satu program kerja IKMC. “Selain karena tujuannya untuk memperingati Hari Kartini, tepatnya (21/4), kami pun memberikan bingkisan kepada anak yang tak juara,” terang Miftahudin.

Sementara itu Ahmad Arif menjelaskan kegiatan wisata gambar juga digelar setiap hari Kamis dan Minggu. “Selain itu, kami juga menggelar sanggar dongeng setiap Sabtu sore,” kata Arif yang mengaku menjalin kasih dengan sesama rekan IKMC. (Harir Baldan)

POLSEK CIPANAS SIAP GELAR RAZIA PEKAT

CIPANAS—Untuk mengantisipasi maraknya motor bodong dan mengurangi tingkat kejahatan, Kapolsek Cipanas AKP Kosasih bersama pihaknya akan menggelar razia motor bodong atau dikenal dengan istilah razia pekat. “Insya Allah jika tidak ada aral melintang, Rabu (14/4) mendatang, kami akan menggelar razia motor bodong,” kata Kosasih ketika ditemui dikantornya, Jum’at (9/4).

Dijelaskannya, razia pekat ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap bulan sekali. Razia akan dimulai pada pukul 09.00 sampai 12.00 WIB, dan tempatnya akan dibagi dua titik. Yang pertama di depan markas polisi Cipanas, persisnya di jalan raya Rangkasbitung-Bogor, kilometer 36, Gajrug Kecamatan Cipanas dan di Wates perbatasan Rangkasbitung-Bogor. “Karena melalui dua titik itulah para penadah atau pencuri sering melancarkan aksinya,” katanya lagi. “Meski begitu untuk mencegah masuknya motor bodong, pihaknya juga akan menggelar di tempat lain.”

Masih kata Kosasih, dampaknya tidak hanya menimpa si korban saja, tetapi kedua belah pihak juga telah merugikan negara dengan menghilangkan pajak daerah pembangunan. “Makanya sekali lagi saya tekankan kepada masyarakat khususnya Kecamatan Cipanas agar tidak membeli motor bodong. Karena transaksi jual-beli motor bodong secara tidak langsung menyuruh pihak si penjual untuk mencuri atau merampok milik orang lain,” ujar Kosasih seraya mengatakan, bahwa pembeli motor bodong akan dikenakan pasal 480 tentang pertolongan kejahatan atau menerima, membeli hasil kejahatan dan dijerat 4 tahun kurungan. (Harir Baldan)

AL FARHAN GELAR SELEKSI POSPEDA

CIPANAS—Menjelang Pekan Olah Raga dan Seni Pondok Pesantren Daerah (Pospeda) Banten yang akan berlangsung 23 sampai 26 April mendatang, Kementerian Agama (Kemenag) Lebak bekerja sama dengan Pondok Pesantren (ponpes) Al Farhan Cipanas menggelar seleksi peserta Pospeda tingkat Kabupaten Lebak.

Ketua Yayasan Al Farhan KH. Kholil Abdul Kholik menyatakan penyelenggaraan seleksi ini sangat mendadak dan tidak di beri dana dari pihak Kemenag. Meski demikian, Kholil menyanggupi pelaksanaan seleksi peserta Pospeda dilakukan oleh pondok pesantren yang diasuhnya. “Kami khawatir jika diserahkan pada peserta lain bakal menolak menjadi penyelenggara seleksi Pospeda ini,” ujar Kholil, Kamis (8/4).

Pelaksanaan seleksi peserta Pospeda tahun ini hanya untuk melombakan cabang pidato 3 bahasa yakni Indonesia, Arab, Inggris.  Sementara itu menanggapi pernyataan KH. Kholil, Kasubag Tata Usaha Kamenag H. Drs. Muhammad Rauf, M.S.I., mengatakan, pihaknya secepat mungkin akan memberikan bantuan kepada kontingen Pospeda Lebak. “Tergantung pihak panitia kontingen. Kalau mereka datang Senin atau Selasa (12-13/4) mendatang, kami berikan dana bantuan itu karena kami sudah komitmen dengan Kepala Kamenag,” ujar Rauf seusai acara.

Rauf menuturkan, dana bantuan yang akan diberikan kepada kontingen Pospeda adalah Rp 10 juta. “Dana itu akan digunakan untuk biaya pemberangkatan kontingen sebanyak 300 orang se-Kabupaten Lebak, pembinaan, dan uang saku,” jelasnya.

Ia juga mengharapkan semoga kontingen Lebak berhasil merengkuh juara umum untuk yang ketiga kalinya di tingkat provinsi. “Karena pada pagelaran tahun 2004 kita berhasil menjadi juara umum dan pada tahun 2007 sebagai tuan rumah juga kembali menjadi juara,” katanya.

Dalam Pospeda nanti, sekitar 40 santri dari 8 kontestan pondok pesantren dari Ponpes Al Farhan, Ponpes Nurul Madaany, Ponpes Daarussaadah, Ponpes El-Azhar, Ponpes Al-Mizan, Ponpes As-Saefillah, Ponpes Fathur Robbani, dan Ponpes Manahijussadat akan memperebutkan tiket seleksi Pospeda tingkat provinsi.

Acara seleksi peserta Pospeda Kabupaten Lebak dihadiri Kasubag TU H.Drs Muhammad Rauf, M.S.I, Pimpinan ponpes Al Farhan KH.Kholil Abdul Kholik, S.Ag., MM, para pimpinan kontestan ponpes, tokoh masyarakat Babakanpedes, dan jajaran dewan guru ponpes Al Farhan.[Harir Baldan]

PEMERINTAH GELAR BAZAR BUKU

Bazar BukuKOTA TANGERANG, Muhzen Den—Dari dulu sampai sekarang yang menghambat minat baca masyarakat adalah, 1) Kurangnya bahan bacaan, 2) Kurangnya akses informasi tentang bacaan, 3) Kurangnya perhatian khusus dari pihak pemerintah dan swasta, 4) Masih banyaknya masyarakat yang tidak paham tentang pentingnya melek aksara. Dari keempat butir yang dipaparkan butir ke ketiga dan keempat yang perlu dikaji dan diperbaiki kinerjanya.

Dari butir tiga dan empat sepertinya pemerintah masih ragu-ragu dalam menindak hal tersebut, sehingga wajar bila masyarakat terancam kebodohan karena perhatian dari pemerintah pun masih setengah-setangah. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan dan membudayakan minat baca dikalangan masyarakat. Pemerintah Kota Tangerang melalui kantor Perpusatakaan Kota Tengerang mengadakan semacam bazaar buku atau menggelar Book Fair 2009 selama empat hari dari hari Senin (30/11) sampai Kamis depan, bertempat di gedung Plaza Puspem Kota Tangerang.

Acara Book Fair 2009 ini di isi oleh 21 stand yang menjual puluhan ribu buku dari berbagai jenis ditawarkan dengan potongan harga yang relatif murah dari 10-70 persen. Selain ada bazaar buku juga kantor Perpustakaan Kota Tangerang akan mengadakan lomba pidato, lomba mewarnai, dan bedah buku. Sengaja hal seperti ini digelar guna menarik minat masyarakat kota agar membeli dan membaca.

Salah satu pengunjung bazaar, Ita mengaku antusias dengan digelarnya Book Fair ini. Pasalanya di acara ini pengunjung dapat mencari buku yang diinginkan dengan harga murah, dan berharap bazaar buku ini akan terus  digelar rutin setiap tahun. Supaya masyarakat memiliki budaya dan minat baca yang tinggi sejak dini.

Sedangkan menurut Kepala Kantor Perpustakaan Kota Tangerang, Erna Herningsih saat di wawancara oleh crew www.rumahdunia.com pada Selasa (1/12) mengatakan, “Acara Book Fair 2009 ini bertujuan untuk menarik minat pengunjung terutama masyarakat kota agar gemar membaca.” Diharapkan juga digelarnya Book Fair ini untuk meningkatkan minat baca, sehingga masyarakat sadar akan kebutuhan membeli buku dan memiliki budaya baca yang tinggi.

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Full Story | July 18th, 2010