FLP LEBAK SIAP DIBENTUK
langlang | Warta Banten | December 21st, 2009 | No Comments »

Disksusi awal pembentukan FLP Lebak dihadiri seluruh pengurus FLP
LEBAK- Setelah Serang, Cilegon, Tangerang, kini giliran Lebak yang akan mempunyai organisasi kepenulisan. Sebagai salah satu agenda program kerja FLP (Forum Lingkar Pena) Wilayah Banten, maka pembentukan FLP Cabang Lebak segera digagas.
Bertempat di Pendopo Kabupaten Pandeglang, Minggu (20/12) digelar pertemuan yang digelar pengurus FLP wilayah Banten yang terdriri dari Imam Salimy selaku Ketua, Langlang Randhawa selaku Ketua Divisi Kaderisasi, dan Desti Eka Putri selaku Sekertaris. Hadir pada kesempatan itu beberapa pengurus FLP yang terdiri dari FLP Serang, Cilegon, Pandeglang, dan calon pengurus FLP Lebak. Sementara FLP Tangerang berhalangan hadir.
Pada kesempatan itu, Lilo, salah satu calon pengurus FLP Lebak yang juga berprofesi sebegai penyiar, sangat senang bisa bergabung dangan FLP. Menurutnya, meski belum menghasilkan karya ap pun, Lilo melihat menulis itu sesuatu yang menyenangkan. “Saya senang karena menulis itu bisa dilakukan siapa saja dan tidak melihat profesi,” ujar Lilo.
Dalam paparannya, ketua FLP Wilayah Banten Imam Salimi menjelaskan bagaimana mekanisme dan tips-tips menggelar acara di Rangkas Bitung sebagai gebrakan perdana sekaligus pengenalan kepada publik bahwa telah hadir FLP Lebak di sana. “Jika rencana pembentukan akan dibarengi dengan menggelar sebuah acara, biasanya kita selelu terbentur dengan dana. Maka dari itu kita harus jeli target sponsor yang akan kita tawarkan,” ujar Imam. “Jika pesertanya adalah anak-anak SMA maka sponsor yang berpotensi adalah perguruan tinggi,” tambah Imam.
Sementara itu, menyikapi kegelisahan calon pengurus dalam hal menghadirkan narasumber di Lebak sebegai pengisi acara, Langlang Randhawa selaku ketua Divisi Kaderisasi FLP Wilayah Banten memberikan solusi sederhana. Menurutnya Langlang, Lebak itu mempunyai banyak penulis yang sudah eksis. Sebut saja Chapcay Saifullah, Firman Venayaksa, Fitron Nur Ikhsan, Agus Sutisna, dan masih banyak lagi yang tidak terlacak. “Saya akan berusaha menyambungkan mereka kepada teman-teman calon pengurus. Saya pikir, mereka pasti mau,” ujar Langlang. [LR]
GO TO SCHOOL MUTIARA BUNDA
CILEGON — Apa pun jika merugikan salah satu pihak akan menjadi masalah. Seperti judi, misalkan. Tapi bukan hanya masalah judi. Jual-beli yang tidak disertai kejujuran yang akan menimbulkan kekecewaan dan juga protes. Begitu juga dengan masalah parkir.
CILEGON – Ratusan imigran asal Srilanka kembali menggelar aksi unjuk rasa saat menyambut kedatangan Anggota Komnas Perlindungan Hak Asasi Manusia, Senin (9/11), di Pelabuhan Indah Kiat, Merak. Para warga imigran ini mengecam pihak UNHCR yang mempengaruhi pemerintah Indonesia untuk tidak mengeluarkan izin ke Pulau Crismas, Australia.


