<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rumah Dunia Gol A Gong Banten Baca Buku Taman Bacaan Perpustakaan &#187; Cilegon</title>
	<atom:link href="http://rumahdunia.com/isi/tag/cilegon/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rumahdunia.com/isi</link>
	<description>Rumah Dunia,Banten,buku,taman,bacaan,taman bacaan,Gol A Gong,majalah</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Sep 2010 14:19:57 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>MUSA RESMI PESERTA PILKADA KOTA CILEGON</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2010/03/09/musa-resmi-peserta-pilkada-kota-cilegon/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2010/03/09/musa-resmi-peserta-pilkada-kota-cilegon/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2010 13:19:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langlang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Cilegon]]></category>
		<category><![CDATA[cita]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[musa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=3484</guid>
		<description><![CDATA[CILEGON-KPUD Kota Cilegon menetapakan pasangan H.Ali Mujahidin.SH.I dan Syihabudin Sybli.BSc resmi sebagai peserta Pilkada Kota Cilegon 2010 pada Minggu (7/3). Pasangan yang disingkat menjadi MUSA telah menyatakan siap untuk maju sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota dihadapan para Juklak dan Gerakan Khusus Jaringan Pemenangan TPS Tim Sukses MUSA se-Kecamatan Purwakarta bertempat di Kampus Al-Khaeryiah Citangkil. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/03/DSA.jpg"><img class="size-medium wp-image-3483 alignleft" title="DSA" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/03/DSA-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>CILEGON-KPUD Kota Cilegon menetapakan pasangan H.Ali Mujahidin.SH.I dan Syihabudin Sybli.BSc resmi sebagai peserta Pilkada Kota Cilegon 2010 pada Minggu (7/3). Pasangan yang disingkat menjadi MUSA telah menyatakan siap untuk maju sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota dihadapan para Juklak dan Gerakan Khusus Jaringan Pemenangan TPS Tim Sukses MUSA se-Kecamatan Purwakarta bertempat di Kampus Al-Khaeryiah Citangkil. Pasangan MUSA (Ali Mujahidin dan Syihabudin) diusung tiga partai yaitu, Partai Demokrat, PKB, dan PPP. Bersamamereka ingin mewujudkan perubahan kehidupan masyarakat Kota Cilegon yang lebih baik. “Kita sudah berani menyatakan diri sebagai calon walikota dan wakil walikota Cilegon, karena kami sudah dapat kabar dari KPUD bahwa MUSA telah resmi lolos administrasi,” ujar Syihabudin yang siap berlaga memenangkan Pilkada Cilegon pada 9 maret nanti.</p>
<p>Sementara itu, dalam kesempatan sambutannya, calon wakil Walikota, Syihab membantah keras mengenai isu yang berkembang dalam masyarakat, yakni pasangan MUSA hanyalah boneka yang sudah dibeli 24 milyar oleh lawan politiknya. “Itu adalah finah, isu yang menyesatkan dan sama sekali tidak benar,” kata Syihab meluruskan isu yang terlanjur berkembang dalam masayarakat saat ini.</p>
<p>Sedangkan calon Walikota Cilegon, H. Ali Mujahidin atau yang akrab disapa Mumu menyatakan bahwa perlu ada cita-cita perubahan dalam pembangunan kota Cilegon. ”Cita-cita perubahan saja tidaklah cukup. Cita-cita harus dibarengi dengan perjuangan yang ikhlas dengan testis dan strategi yang jitu. Kerjasama untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita rakyat yang menghendaki perubahan, ” kata Mumu yang mengajak para Tim Sukses MUSA untuk memperjuangkan perubahan bersama-sama. Jangan berlaku seperti preman karena masyarakat kota Cilegon sesungguhnya adalah Masyarakat santri berakhlakul kharimah yang memiliki martabat, kehormatan, dan harga diri. Kita lihat saja nanti! [RAMA]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2010/03/09/musa-resmi-peserta-pilkada-kota-cilegon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MAKANAN TRADISIONAL SERABI GURIH DAN ALAMI</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2010/02/08/makanan-tradisional-serabi-gurih-dan-alami/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2010/02/08/makanan-tradisional-serabi-gurih-dan-alami/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 07:11:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langlang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Banten Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[alami]]></category>
		<category><![CDATA[Cilegon]]></category>
		<category><![CDATA[enak]]></category>
		<category><![CDATA[Surabi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=3238</guid>
		<description><![CDATA[SERABI GURIH DAN ALAMI

Oleh: Rama

Di pinggir jalan Bayangkara Sumampir Cilegon, atau tepatnya di depan Lapangan Bola Sumampir, Husen (50thn) tengah mendirikan sebuah tenda dagangannya dengan menggunakan terespal yang disangga oleh 4 batang kayu. Tenda sederhana berwarna biru itu cukup sederhana, hanya cukup melindungi dari sinar matahari ataupun air hujan yang tiba-tiba turun. Sementara Elia, istri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SERABI GURIH DAN ALAMI</strong></p>
<p><strong></p>
<div id="attachment_3239" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><strong><a href="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/02/surabi.jpg"><img class="size-medium wp-image-3239" title="surabi" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/02/surabi-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a></strong><p class="wp-caption-text">Foto: http://miftahalfarissy.files.wordpress.com/2009/05/1surabi5.jpg</p></div>
<p>Oleh: Rama<br />
</strong></p>
<p>Di pinggir jalan Bayangkara Sumampir Cilegon, atau tepatnya di depan Lapangan Bola Sumampir, <span id="more-3238"></span>Husen (50thn) tengah mendirikan sebuah tenda dagangannya dengan menggunakan terespal yang disangga oleh 4 batang kayu. Tenda sederhana berwarna biru itu cukup sederhana, hanya cukup melindungi dari sinar matahari ataupun air hujan yang tiba-tiba turun. Sementara Elia, istri Husen tengah mempersiapkan sebuah tungku pembakaran kayu dengan menggunakan susunan batu bata. Kemudian tiga buah mangkuk cetakan yang terbuat dari gerabah dipasang diatas tungku.</p>
<p>Ketika waktu sudah menunjukan jam 3 sore, sepasang suami istri asal Indramayu itu siap menggelar dagangannya berupa makanan tradisional Serabi. Sementara Elia tengah membuat adonan serabi yang terbuat dari tepung beras, parutan kelapa, garam dan air secukupnya dalam toples pelastik. Husen kemudian mulai membakar kayu dalam tungku untuk memanaskan cetakan serabi dan menggarang tutup cetakan di sisi tungku. Dengan keterampilan tangan dalam mengola bahan dasar Serabi selama dua tahun terakhir, Elia mulai mengoleskan margarin ke dalam mangkuk cetakan yang sudah panas. Satu sendok irus berisi adonan serabi dituangkan ke dalam mangkuk cetakan. Kemudian Elia menutup cetakan. Api pembakaran harus stabil. Kurang lebih dua menit serabi yang dipanggang telah matang dan mengeluarkan aroma gurih yang menggoda selera.</p>
<p>ORIGINAL DAN GURIH</p>
<p>Sejak enam bulan yang lalu, Elia dan Husen menggelar dagangannya di pinggir jalan Bayangkara Sumampir, Cilegon. Awalnya, mereka menggelar dagangannya di pasar Baru Cilegon, namun setelah Pasar Baru Cilegon digusur dan pindah tempat di Keranggot yang letaknya semakin jauh dari rumah kontrakannya di Kampung Jagal, sepasang suami istri yang tidak dikarunia buah hati ini pun memutuskan untuk pindah ke Sumampir.</p>
<p>Kawasan Sumampir merupakan tempat yang strategis dan selalu ramai dilewati kendaraan bermotor yang menuju kawasan kecamatan Purwakarta. Sedangngkan jika anda berasal dari arah Merak, patokannya adalah lapangan Sumampir dan kemudian masuk ke pertigaan jalan Bayangkara, hanya kurang lebih 100 meter dari pangkalan ojek. Sedangkan jika dari arah kota Cilegon dan mengendarai kendaraan pribadi harus memutar jalan dari depan kompleks gedung pemerintahan kota Cilegon, perempatan lampu merah tugu Geger Cilegon, mengambil jalur kiri menuju Lapangan Sumampir.</p>
<p>Menurut pengakuan Husen, biasanya dulu jualan Serabi di Sumampir kalau lagi ada pasar malam saja. ”Banyak pembeli yang nanya kenapa gak netap dagang disini saja,” keterangan Husen pada wartawan www.rumahdunia.com (4/2). Husen menambahkan kalau jualan di Sumampir waktunya lebih luang, mulai dari jam 3 sore sampai magrib. Sedangkan waktu di pasar baru dari jam 1 dini hari hingga pagi hari, membuat tubuh sering masuk angin.</p>
<p>Bahan yang digunakan dalam pembuatan serabi dijamin original. Hanya tepung beras, garam, parutan kelapa, dan air secukupnya. Semua resep itu di dapat dari saudara Elia. Awal pertama kali membuat serabi rasanya jadi keras. Namun seiring waktu yang terus berjalan, Elia bisa membuat serabi lezat yang hingga kini punya banyak pelanggan dari berbagai kalangan.</p>
<p>Elia pun memberikan tips supaya rasa serabinya terasa gurih. “Banyakin parutan kelapa, itu yang bikin gurih,” katanya yang selalu memarut kelapa langsung di atas adonan tepung beras. Elia menambahkan, bahwa tepung beras harus di giling sendiri dan jangan memakai tepung kemasan. Elia membuat adonan sedikit demi sedikit, biasanya satu irus dicampur dengan bahan lainnya dan diaduk-aduk terus supaya mengembang.</p>
<p>ALAMI</p>
<p>Banyak orang yang sekarang lebih memilih makanan yang alami. Begitu juga dengan serabi buatan Elia yang tidak memakai bahan kimia sejenis pewarna atau pun pengembang makanan. Justru dengan kealamian itu yang membuat dagangannya laris manis diserbu pembeli. 6-8 kg tepung beras sebagai bahan dasar serabi biasanya habis tiap harinya.</p>
<p>“Biasanya kalau ada tambahan bahan kimia itu bikin pusing kepala. Kalau orang makan serabi ini pasti ketagihan pengen lagi. Dijamin tidak <em>belenger</em>,” kata Husen.</p>
<p>“Serabi di sini alami. Top banget rasanya,” kata Abdul Koyum sambil mengacungkan jempolnya kepada wartawan <a href="http://www.rumahdunia.com/">www.rumahdunia.com</a> saat peliputan berlangsung (4/2). Abdul Koyum seorang karyawan PT KS itu sering tiap kali pulang kerja selalu memarkirkan sejenak mobilnya untuk membeli serabi yang kemudian dibawa pulang.</p>
<p>Meski tempat dagangan dan proses pembuatannya sederhana, pelanggan serabi banyak dari kalangan para pejabat, polisi, karyawan, guru, dan lainnya. Elia juga mengaku setidaknya dalam seminggu pasti ada pesanan dalam jumlah cukup besar yang biasa dibuat di rumahnya.</p>
<p>Jika anda ingin mencicipi gurihnya serabi buatan Elia, sebaiknya anda datang pada sore hari dari jam 3 hingga magrib pada hari biasa. Sedangkan pada hari libur jam 2 siang sudah mulai buka dan cepat habis diserbu pembeli. Anda bisa mendapatkan serabi yang gurih dan alami dengan cukup mengeluarkan kocek seribuh rupiah per buahnya. Anda pun akan mendapatkan bungkusan air gula merah yang bisa anda cocol saat makan serabi. Menyeoooss, deh!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2010/02/08/makanan-tradisional-serabi-gurih-dan-alami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PELATIHAN PUISI SOL MTsN CILEGON</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2010/02/07/study-orientasi-lapangan-ala-mts-negeri-cilegon/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2010/02/07/study-orientasi-lapangan-ala-mts-negeri-cilegon/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 17:15:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rumahdunia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Cilegon]]></category>
		<category><![CDATA[lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[orientasi]]></category>
		<category><![CDATA[siswa]]></category>
		<category><![CDATA[study]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=3217</guid>
		<description><![CDATA[
SERANG&#8212;Ratusan siswa dan siswi berseragam olahraga biru-putih bertuliskan Madrasah Tsanawiyah Negeri Cilegon di samping celana panjangnya, Sabtu (6/2) sekitar pukul 09.00 WIB berdatangan ke Rumah Dunia. Ratusan siswa-siswi MTs Negeri Cilegon itu sedang melaksanakan program sekolah Study Orientasi Lapangan (SOL) yang terdiri dari kelas VIII A, B, C, D, dan E. Sebelumnya, Rabu (27/1) yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/02/MTs_5.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3218" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/02/MTs_5.jpg" alt="" width="500" height="375" /></a></strong></p>
<p>SERANG&#8212;Ratusan siswa dan siswi berseragam olahraga biru-putih bertuliskan Madrasah Tsanawiyah Negeri Cilegon di samping celana panjangnya, Sabtu (6/2) sekitar pukul 09.00 WIB berdatangan ke Rumah Dunia. Ratusan siswa-siswi MTs Negeri Cilegon itu sedang melaksanakan program sekolah Study Orientasi Lapangan (SOL) yang terdiri dari kelas VIII A, B, C, D, dan E. Sebelumnya, Rabu (27/1) yang lalu, dari MTs Negeri Cilegon kelas VII D dan F juga pernah melaksanakan program SOL-nya di Rumah Dunia dengan tema Mendongeng. Tapi, untuk kali ini program SOL MTs Negeri Cilegon untuk kelas VIII mengambil tema Belajar Puisi.</p>
<p>Untuk SOL sendiri, menurut Niken Puji Suharti, S.Pd.I selaku ketua panitia mengatakan bahwa program SOL sudah diadakan setiap tahunnya. “Program SOL ini disesuaikan dengan materi pelajaran. Kebetulan tema kali ini tentang Puisi maka sesuai dengan materi pelajaran Bahasa Indonesia dan Sastra,” terang Niken, yang di sekolah menjabat sebagai guru Bimbingan Konseling, “Untuk pengadaan SOL sendiri dilaksanakan setiap semester 2 atau semester 3. Saat ini jumlah siswa ada 198 orang,” sambungnya.</p>
<p>Sebelum acara pemaparan materi Puisi di mulai. Terlebih dahulu, Muhzen Den salah satu relawan Rumah Dunia yang bertanggungjawab dalam acara kunjungan ini menyapa siswa-siswi dan para guru dari MTs Negeri Cilegon sambil mengenalkan beberapa relawan dan menjelaskan tentang  Rumah Dunia. “Nanti materi puisi akan disampaikan oleh Mas Toto ST Radik selaku penasehat RD dan penyair nasional serta Rahmat Heldy HS selaku guru SMA Al Irsyad dari Waringin Kurung,” Deden biasa dipanggil membuka acara. “Baik, untuk selanjutnya, mari kita sama-sama menonton film dokumenter tentang RD,” katanya sambil tersenyum ramah. Sekitar 15 menit siswa MTs Negeri Cilegon diperkenalkan tentang Rumah Dunia dan menonton film dokumenternya, barulah acara inti tentang pembelajaran puisi di mulai.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Tips Menulis Puisi “Acak Kata”</strong></p>
<p><a href="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/02/MTs_21.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3220" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/02/MTs_21.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Pada awal pemaparan materi tentang puisi, Toto ST Radik tidak langsung ke inti melainkan mengenalkan apa itu puisi? Lalu setelah itu, ia menyampaikan bagaimana menulis puisi? “Menulis puisi itu gampang-gampang susah atau bisa saja susah-susah gampang. Kenapa bisa begitu? Karena menulis puisi butuh perenungan dan kata yang di tulis tidak asal, kata-katanya terpilih,” terang Toto sambil menunjukkan puisi karya siswa MTs yang di tulis di selembar kertas setelah di awal dibacakan oleh siswa tersebut. “Contohnya seperti puisi berjudul Bunda karya Mila ini. Kata-katanya terpilih, dan tidak biasa,” tambah Toto. Di sela-sela memaparkan materi tentang puisi, Toto ST Radik juga memanggil kang Rahel panggilan akrab Rahmat Heldy HS untuk membacakan puisi-puisinya.</p>
<p><a href="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/02/MTs_1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3223" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/02/MTs_1.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Setelah itu, Toto juga menerangkan untuk membuat puisi kita harus mempunyai bendahara kata yang banyak dalam otak kita. Oleh karena dengan begitu kita mampu memilih kata yang bagus. “Jika bendahara kita sedikit, pasti kata-kata dalam puisi kita hanya akan ada kata-kata itu-itu saja,” kata Toto. Toto juga menjelaskan dengan metode acak kata, yang setiap kata-katanya di pilih oleh siswa dan ditulis di papan tulis. Masing-masing siswa menyumbang satu kata yang menurutnya menarik dan favorit. Lalu dari kata itu dibuat satu paragraf puisi, dengan cara disambung-sambungkan menjadi sebuah kalimat. Begitulah cara Toto ST Radik menerangkan cara pembelajaran puisi. “Bagaimana adik-adik, mudah tidak membuat puisinya!” tegas Toto memberi pemahaman kepada 198 siswa yang hadir saat itu. Namun siswa tak ada yang berani mengatakan mudah dalam membuat puisi itu. “Susah-susah gampang!” dan “Gampang-gampang susah!” begitu jawaban siswa MTs Negeri cilegon secara serempak dengan nada malu-malu ketika saat sesi tanya-jawab.</p>
<p><strong>Tips Menulis Puisi Copy The Master</strong></p>
<p><a href="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/02/MTs_4.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3221" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/02/MTs_4.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Setelah Mas Toto ST Radik selesai memaparkan tentang materi puisinya dengan metode yang ia gunakan. Kali ini, Rahel mendapat giliran untuk menyampaikan materi yang sama tapi dengan metode yang berbeda. Rahel dalam penyampaian materinya itu lebih kepada bagaimana membuat puisi itu dengan cara <em>copy the master</em> atau dengan menuliskan kembali puisi orang lain, lalu tiap larik di ganti dengan kata-kata dari kita. “Jika sudah diubah, puisi punya orang tadi kita ganti dengan kata-kata yang kita punya,” kata Rahel. “Tapi, jangan sampai ada yang sama. Itu namanya plagiat atau meniru,” sambungnya.</p>
<p>Dalam pemaparan materi puisinya, Rahel lebih banyak mencontohkan bagaimana membaca puisi yang baik. Dia membaca beberapa contoh puisi karyanya sendiri yang terkumpul di buku puisi Kampung Ular, dan  beberapa puisi karya penyair lainnya seperti Chairil Anwar dan Sutardji Calsoum Bachri. “Kalau mau membacakan puisi jangan dengan gaya tahun 70-an. Masa baca puisi dengan gaya lemes tanpa ekspresi. Harus dengan gaya baru. Dengan gaya 2010-an yang penuh semangat di tambah dengan gestur tubuh serta ekspresi, agar pembacaan puisinya tampak berani dan percaya diri,” ujar Rahel penuh semangat menggebu-gebu yang membuat para siswa yang hadir terantusias dan bersemangat. “Biasa saja ya, melihat Bapak baca puisi. Jangan sampai ada yang melamun. Nanti takut kesurupan,” masih Rahel. Terlebih saat Rahel, di tengah-tengah pembacaan puisi Air Mata Kami karya Sutardji sampai ‘muncrat’ saking semangatnya. “Itu, tenaga dalam saya. Saya kadang menggunakan tenaga dalam saya, jika sedang membaca puisi,” kilah Rahel yang langsung di sambut suara tawa dari para siswa.</p>
<p><a href="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/02/MTs_3.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3222" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/02/MTs_3.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Diakui juga oleh Mila Ulfah salah satu siswa MTs Negeri saat di tanya oleh wartawan <a href="http://www.rumahdunia.com/">www.rumahdunia.com</a> mengenai cara pembuatan puisi. “Puisi berjudul Bunda itu adalah puisi pertama saya,” kata siswi kelas VIII B ini menjelaskan. “Membuat puisi gampang-gampang susah. Tapi ketika menyaksikan pemaparan tadi membuat saya bersemangat dan tertantang,”  masih Ulfah.</p>
<p>Ketika jarum jam menunjukkan pukul 01.30 WIB, acara pembelajaran puisi itupun usai dengan pemberian cideramata dari MTs Negeri Cilegon pada Rumah Dunia. “Semoga dengan pembelajaran puisi ini, anak-anak bisa lebih berkembang dan bisa menjadi penerus penyair di Banten nantinya,” kata Zakiya S.Pd., berharap.[Ahmad Wayang]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2010/02/07/study-orientasi-lapangan-ala-mts-negeri-cilegon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PUISI-PUISI TATANG ADE CHANDRA</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2010/01/25/puisi-puisi-tatang-ade-chandra/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2010/01/25/puisi-puisi-tatang-ade-chandra/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Jan 2010 12:37:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langlang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Cilegon]]></category>
		<category><![CDATA[malam]]></category>
		<category><![CDATA[ragu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=3028</guid>
		<description><![CDATA[KEPASTIAN TENTANG KERAGUAN
Seperti kau tak menerima pendapatku, aku juga tak begitu saja menerima pendapatmu.
Hingga akhirnya aku terantukantuk sesuatu yang tak bisa aku ketuk. Segala resah, keluh dan kesah. Entah, sepertinya mau sirna dan berubah.
mungkin itu dirimu
di balik jeruji yang sudah terbuka
apakah itu bayangmu
yang bisa keluar masuk terali jiwa
Tak mungkin angin membawa kabar, mustahil nyanyian dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEPASTIAN TENTANG KERAGUAN</strong></p>
<p>Seperti kau tak menerima pendapatku, aku juga tak begitu saja menerima pendapatmu.</p>
<p>Hingga akhirnya aku terantukantuk sesuatu yang tak bisa aku ketuk. Segala resah, keluh dan kesah. Entah, sepertinya mau sirna dan berubah.</p>
<p>mungkin itu dirimu</p>
<p>di balik jeruji yang sudah terbuka</p>
<p>apakah itu bayangmu</p>
<p>yang bisa keluar masuk terali jiwa</p>
<p>Tak mungkin angin membawa kabar, mustahil nyanyian dari rumput yang bergoyang. Mulutmu pembawa kabar yang memuntahkan kata. Nyanyian itu di jiwamu mendesahkan senandung.</p>
<p>adalah suatu kepastian yang aku inginkan darimu</p>
<p>dasar harapan tentang</p>
<p>keraguan yang ingin kusingkirkan darimu</p>
<p>***</p>
<p><strong>1/3 MALAM </strong></p>
<p>Malam ini kita melukis apa?</p>
<p>Bintang atau gelap?</p>
<p>Berbincang dengan pekat</p>
<p>Senda tanpa sendawa</p>
<p>Melihat dengan picingan mata dan</p>
<p>sedikit kerutan dahi</p>
<p>Sudah menambahkah pengetahuan kita</p>
<p>hari ini?</p>
<p>***</p>
<p><strong>KOSONG</strong></p>
<p>laparku sudah mengendap</p>
<p>terjejali kosongnya waktu</p>
<p>kukembangkan kematian jadi dahaga</p>
<p>aku bingung dengan langkah</p>
<p>aku kehilangan hari-hariku</p>
<p>sesak, sesaak!</p>
<p>aku tak bisa menjawab pertanyaan</p>
<p>“bagaimana selanjutnya?”</p>
<p>***</p>
<p><strong>Tatang Ade Chandra</strong>, kelahiran Ciomas Banten, buruh pabrik lulusan Teknik Kimia Untirta. Pernah mengikuti Kelas Menulis di Rumah Dunia, Serang, Banten.</p>
<p>***</p>
<p>REDAKSI menerima kiriman puisi 5-6 judul disertai biodata, alamat, foto diri, dan nomor rekening bank dalam satu file attachment ke <a href="mailto:puisi@rumahdunia.com">puisi@rumahdunia.com</a>. Puisi yang dimuat akan diberi honorarium sebesar Rp. 50.000,- per-edisi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2010/01/25/puisi-puisi-tatang-ade-chandra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PALM HILL FOOD ARCEDE DENGAN PEMANDANGAN KOTA CILEGON</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2010/01/11/palm-hill-food-arcede-dengan-pemandangan-kota-cilegon/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2010/01/11/palm-hill-food-arcede-dengan-pemandangan-kota-cilegon/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 13:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gola Gong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Etalase]]></category>
		<category><![CDATA[Banten Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Cilegon]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit Banten]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=2783</guid>
		<description><![CDATA[CILEGON &#8211; Palm Hill Food Arcede merupakan area pusat jajanan outdoor yang dibangun di lereng bukit yang terletak di kawasan Perumahan Palm Hill Cilegon. Suguhan yang paling menarik dari tempat ini adalah pengunjung dapat menikmati suasan yang berbeda, yaitu selain menikmati sajian aneka makanan Nusantara, pengunjung juga dapat melihat panorama indah Kota Cilegon dari bukit.
Letak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/01/Kuliner-Rama-2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2784" title="Kuliner Rama 2" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/01/Kuliner-Rama-2.jpg" alt="" width="500" height="377" /></a>CILEGON &#8211; Palm Hill Food Arcede merupakan area pusat jajanan outdoor yang dibangun di lereng bukit yang terletak di kawasan Perumahan Palm Hill Cilegon. Suguhan yang paling menarik dari tempat ini adalah pengunjung dapat menikmati suasan yang berbeda, yaitu selain menikmati sajian aneka makanan Nusantara, pengunjung juga dapat melihat panorama indah Kota Cilegon dari bukit.</p>
<p>Letak Palm Food Arcede (pondok palem) sangat strategis. Jika anda keluar dari pintu Tol Cilegon Barat, anda bisa mengambil jalan kampung Kubang Wates ke kiri, terus hingga sampai ke pintu gerbang Perumahan Palm Hill, jarak yang ditempu sekitar 800 meter. Sedangkan jika anda dari arah Kota Cilegon atau Merak, sesampainya di Pusdiklat atau Kampus Untirta Cilegon, anda bisa memasuki kawasan Komplek KS dengan mengambil Jln. Semang Raya (melewati kampus SMAN2 KS dan RS KS), jarak yang ditempuh sekitar 1 km.</p>
<p>Palm Hill Food Arcede merupakan satu-satunya tempat makan yang berada di perbukitan kota Cilegon dan menawarkan pemandangan indah kota Cilegon secara langsung. Jika anda datang pada siang atau pun sore hari, anda bisa mendapatkan pemandangan kota cilegon yang terlihat hijau, rentetan atap-atap rumah, kawasan pabrik industri, pusat perbelanjaan seperti mal, bahkan masjid terbesar di kota cilegon, yaitu Masjid Agung Nurul Ikhlas. Jika berpaling ke arah barat, anda bisa melihat laut selat sunda. Tak kalah indahnya jika anda datang pada malam hari, Kota Cilegon seolah berubah dengan gemerlapnya lampu-lampu. Terutama jika anda melirik ke kawasan Industri, pemandangan lampu-lampu memang indah untuk selalu dinikmati. Kapal-kapal yang berada di perairan selat sunda pun seolah tak mau kalah dengan memamerkan gemerlap lampunya.</p>
<p>Berbagai fasilitas pendukung dibangun dikawasan ini. Seperti adanya 30 kios yang dibangun dengan nuansa back to nature, menyajikan makanan khas nusantara dengan ditunjang deretan tempat makan yang luas. Dilengkapi pula dengan aula yang bisa digunakan untuk live musik. Sebuah areal hall seluas 100m2 dengan atap light steel. Pengunjung juga jangan merasa khawatir dengan kendaraan, karena areal parkir yang cukup luas itu dijaga ketat oleh petugas dan dibebaskan dari biaya parkir alias gratis. Fasilitas umamnya pun tersedia seperti toilet dan musolah. Pihak pengelola berencana dalam waktu dekat ingin memasang hot spot internet yang bisa di akses oleh pengunjung.</p>
<p>Palm Hill Food Arced dibuka sejak bulan mei 2008. Langsung mendapatkan sambutan yang bagus dengan banyaknya pengunjung. Bahkan menurut Marketing Exekutive Palm Hill, Agnes Dewi mengatakan, pengunjung bukan hanya berasal dari masyarakat Cilegon saja, melainkan dari luar kota seperti Serang dan Tangerang. Bahkan tempat ini biasanya dijadikan persinggahan para wisatawan dari Jakarta ataupun daerah lainnya dalam perjalanan wisata kawasan Pantai Anyer dan Carita.</p>
<p><a href="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/01/Kuliner-Rama-1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2785" title="Kuliner Rama 1" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/01/Kuliner-Rama-1.jpg" alt="" width="500" height="377" /></a>Palm Hill Food Arcede memang cocok di kunjungi oleh berbagai kalangan. “Kami disini mengkonsep tempat yang memang cocok untuk tempat berkumpul, baik tempat nongkrong para pemuda, berkumpul dengan keluarga, bahkan golongan pekerja eksekutive yang biasanya berkumpul seusai jam kerja,” kata Agnes saat di kunjungi wartawan rumahdunia.com di kantor pemasaran Palm Hill.</p>
<p>Prospek pedagang cukup bagus. Terutama pada malam minggu yang biasanya rame. Namun saat di singgung masalah pendapatan, Jaka sala satu pemilik kios mengatakan, “Masalah pendapatan tidak bisa tetap, namanya juga dagang, kadang ada kurang dan ada lebihnya. Tapi setidaknya untuk menutup modal bisalah.”</p>
<p>Hal serupa di katakan Ibu Tomas, sala satu pemiliki kios, jika suasana rame kadang dagangannya bisa habis. “Kalo hari malam minggu selalu ramai oleh para pemuda yang berkumpul, komunitas motor, atau siapa punlah. Sampai-sampai meja kadang penuh dan gak muat,” kata Ibu Tomas yang mumbuka usahanya sejak awal dibukanya pondok makan ini. Ibu Tomas menambahkan, “Pelanggan biasanya sepi kalau siang hari, atau saat cuaca buruk seperti hujan terus-terusan.”</p>
<p>Karena berdekatan dengan tempat tinggalnya, Sinta seorang ibu muda warga Kompleks KS menuturkan alasanya sering mengunjungi Palm Hill Food Arcede karena lebih senang makan diluar bersama suami dan seorang putrinya. “Kadang kita pengen santai saja setelah beraktifitas. Apalagi suami capek seharian kerja dan saya juga kerja. Di rumah malah tambah jenuh. Jadi apa salahnya melepas lelah dengan bersantai disini,” kata Sinta, seorang karyawati di perusahaan suasta di Cilegon.</p>
<p>Berada di lereng Bukit pada malam hari, jelas saja menyiratkan suasana sejuk dan romantis bagi pasangan yang kasmaran. Seperti Edo dan Stela yang baru menjalin kasih tiga minggu yang lalu. Dengan malu-malu Edo mengaku kalau ini sebenarnya moment kencan pertamanya. “Gue tahu dari temen aja, kalau tempat ini asik. Ya udah kita kesini. Lagian kalau ke mol kayanya udah biasa ya,” kata Edo, mahasiwa Untirta.</p>
<p>Palm Hill Food Arcede sering menggelar berbagai event. Seperti pernah mengadakan pertunjukan magician ternama yaitu Master Sutarno, promosi album band indie, serta promosi berbagai produk makanan. {Rama Rahmat)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2010/01/11/palm-hill-food-arcede-dengan-pemandangan-kota-cilegon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FLP LEBAK SIAP DIBENTUK</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2009/12/21/flp-lebak-siap-dibentuk/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2009/12/21/flp-lebak-siap-dibentuk/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Dec 2009 04:38:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langlang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Cilegon]]></category>
		<category><![CDATA[FLP]]></category>
		<category><![CDATA[Lebak]]></category>
		<category><![CDATA[Serang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=2287</guid>
		<description><![CDATA[LEBAK- Setelah Serang, Cilegon, Tangerang, kini giliran Lebak yang akan mempunyai organisasi kepenulisan. Sebagai salah satu agenda program kerja FLP (Forum Lingkar Pena) Wilayah Banten, maka pembentukan FLP Cabang Lebak segera digagas.
Bertempat di Pendopo Kabupaten Pandeglang, Minggu (20/12) digelar pertemuan yang digelar pengurus FLP wilayah Banten yang terdriri dari Imam Salimy selaku Ketua, Langlang Randhawa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2291" class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><img class="size-full wp-image-2291" title="f3" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2009/12/f3.jpg" alt="Disksusi awal pembentukan FLP Lebak dihadiri seluruh pengurus FLP" width="400" height="300" /><p class="wp-caption-text">Disksusi awal pembentukan FLP Lebak dihadiri seluruh pengurus FLP</p></div>
<p>LEBAK- Setelah Serang, Cilegon, Tangerang, kini giliran Lebak yang akan mempunyai organisasi kepenulisan. Sebagai salah satu agenda program kerja FLP (Forum Lingkar Pena) Wilayah Banten, maka pembentukan FLP Cabang Lebak segera digagas.</p>
<p>Bertempat di Pendopo Kabupaten Pandeglang, Minggu (20/12) digelar pertemuan yang digelar pengurus FLP wilayah Banten yang terdriri dari Imam Salimy selaku Ketua, Langlang Randhawa selaku Ketua Divisi Kaderisasi, dan Desti Eka Putri selaku Sekertaris. Hadir pada kesempatan itu beberapa pengurus FLP yang terdiri dari FLP Serang, Cilegon, Pandeglang, dan calon pengurus FLP Lebak. Sementara FLP Tangerang berhalangan hadir.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Lilo, salah satu calon pengurus FLP Lebak yang juga berprofesi sebegai penyiar, sangat senang bisa bergabung dangan FLP. Menurutnya, meski belum menghasilkan karya ap pun, Lilo melihat menulis itu sesuatu yang menyenangkan. “Saya senang karena menulis itu bisa dilakukan siapa saja dan tidak melihat profesi,” ujar Lilo.</p>
<p>Dalam paparannya, ketua FLP Wilayah Banten Imam Salimi menjelaskan bagaimana mekanisme dan tips-tips menggelar acara di Rangkas Bitung sebagai gebrakan perdana sekaligus pengenalan kepada publik bahwa telah hadir FLP Lebak di sana. “Jika rencana pembentukan akan dibarengi dengan menggelar sebuah acara, biasanya kita selelu terbentur dengan dana. Maka dari itu kita harus jeli target sponsor yang akan kita tawarkan,” ujar Imam. “Jika pesertanya adalah anak-anak SMA maka sponsor yang berpotensi adalah perguruan tinggi,” tambah Imam.</p>
<p>Sementara itu, menyikapi kegelisahan calon pengurus dalam hal menghadirkan narasumber di Lebak sebegai pengisi acara, Langlang Randhawa selaku ketua Divisi Kaderisasi FLP Wilayah Banten memberikan solusi sederhana. Menurutnya Langlang, Lebak itu mempunyai banyak penulis yang sudah eksis. Sebut saja Chapcay Saifullah, Firman Venayaksa, Fitron Nur Ikhsan, Agus Sutisna, dan masih banyak lagi yang tidak terlacak. “Saya akan berusaha menyambungkan mereka kepada teman-teman calon pengurus. Saya pikir, mereka pasti mau,” ujar Langlang. [LR]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2009/12/21/flp-lebak-siap-dibentuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>GO TO SCHOOL MUTIARA BUNDA</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/27/go-to-school-mutiara-bunda-cilegon/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/27/go-to-school-mutiara-bunda-cilegon/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 21:08:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gola Gong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Boulevard]]></category>
		<category><![CDATA[Cilegon]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Cilegon Indah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/2009/11/27/go-to-school-mutiara-bunda-cilegon/</guid>
		<description><![CDATA[GO TO SCHOOL MUTIARA BUNDA
Oleh Rama Rahmat
Mengunjungi Sekolah Mutiara Bunda Cilegon (SMBC) merupakan satu rangkaian acara worckhsop yang diadakan SMBC dan  Balai Pelayanan Pendidikan Khusus Dindik Provinsi Banten (24/11). Kunjungan ini dimaksudkan untuk mengenal dan meninjau langsung bagaimana proses belajar Anak Berkelakuan Khusus (ABK) dalam proses belajar di SMBC yang menerapkan program sekolah inklusif.
SABAR
Keberangkatan para [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-1720" title="Mutiara Bunda" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2009/11/Mutiara-Bunda.jpg" alt="Mutiara Bunda" width="500" height="375" /></strong>GO TO SCHOOL MUTIARA BUNDA</p>
<p>Oleh Rama Rahmat</p>
<p>Mengunjungi Sekolah Mutiara Bunda Cilegon (SMBC) merupakan satu rangkaian acara worckhsop yang diadakan SMBC dan  Balai Pelayanan Pendidikan Khusus Dindik Provinsi Banten (24/11). Kunjungan ini dimaksudkan untuk mengenal dan meninjau langsung bagaimana proses belajar Anak Berkelakuan Khusus (ABK) dalam proses belajar di SMBC yang menerapkan program sekolah inklusif.<span id="more-1721"></span></p>
<p>SABAR</p>
<p>Keberangkatan para peserta workhsop dari Hotel Sari Kuring Indah difasilitasi sebuah bus antar-jemput ke SMBC yang beralamat di Taman Cilegon Indah JL. Boulevard Raya Blok A2 Nomor 1-6 Cilegon. Sekolah ini menerapkan program pendidikan inklusif; menerima anak-anak berkebutuhan khusus. Di SMBC terdapat 2 sekolah yaitu TK dan SD.</p>
<p>Sesampainya di SMBC para peserta di sambut dengan penampilan menarik, berupa pementasan angklung oleh TK SMBC. Setelah itu para peserta diajak mengelilingi sekolah didampingi para guru pengajar SMBC untuk meninjau langsung ke dalam kelas. Isti selaku pembimbing dengan ramahnya mengajak para peserta untuk meninjau satu persatu kelas sembari memberikan informasi mengenai aktifitas anak di dalam sekolah dan program pembelajaran di SMBC.</p>
<p>Di SMBC terdapat 24 ABK dari berbagai macam kelainan. Tiap anak ABK disatukan dalam satu kelas dengan anak berkebutuhan biasa lainnya. “Kalau anak ABK mendapatkan seorang guru pendamping yang bertugas mengawal seluruh aktifitas anak ABK di sekolah,” kata wanita berjilbab yang akrab disapa Miss Isti oleh anak didiknya.</p>
<p>Isti selalu menyapa anak-anaknya dengan menggunakan bahasa Inggris sebagai komunikasi keseharian. ”Untuk melatih komunikasi mereka dengan bahasa Inggris supaya lancar, ” alasannya. Meski begitu bahasa Indonesia pun tetap diterapkan. Bahkan bahasa daerah Banten pun menjadi salah satu program pendidikan.</p>
<p>Menurut Anto, salah seorang guru khusus,  ”Menghadapi anak ABK tentunya harus benar-benar penuh dengan kesabaran. Terlebih ketika mengajarkan metode motorik yang lumayan cukup berat.”</p>
<p>NASIONAL</p>
<p>SMBC memakai kurikulum nasional dengan pengayaan untuk setiap mata pelajaran. Di desain untuk mengaktifkan siswa dalam segala aspek pelajaran, seperti teknologi dan ilmu pengetahuan, bahasa indonesia dan nahasa inggris, agama, matematika, seni, olahraga, pengetahuan alam, sosial dan budi pekerti, serta musik.</p>
<p>Aktifitas sekolah berlangsung pada hari senin hingga jumat. Waktu belajar SD kelas 1-2: pukul 07.30-13.30 dan kelas 3-6 pukul 07.30-14.30. Dengan dua kali istirahat, yaitu pukul 09.00-09.20 snack time dan pukul 11.30-12.20 lunch time dan sholat dzuhur.</p>
<p>Di SMBC terdapat banyak sekali kegiatan-kegiatan sekolah dan tugas siswa. Seperti menyelanggarakan kegiatan ekstrakurikuler yang berkisar pada olah raga, kesenian, dan keterampilan. juga Fieldtrip, Cooker, upacara, kegiatan Ibadah, Assembly, berenang, kegiatan khusus diakhir smester, tugas rumah, buku komunikasi, newsletter, portfolio, dan semester.</p>
<p>Para siswa SMBC pun mendapatkan jasa layanan lainnya seperti konsultasi, transportas, pemeriksaan kesehatan, air mineral, dan jasa catering. Fasilitas cukup memadai, seperti gedung bertingkat 2 laintai, halaman bermain dan lapangan bola cukup luas, musolha, panggung pertunjukan, serta kantin.</p>
<p>Setelah para peserta selesai melihat langsung ke kelas-kelas, berkumpul kembali di panggung pertunjukan untuk menyaksikan panduan suara dan musik oleh siswa-siswi SMBC dengan membawakan lagu “Jangan Menyerah” dari Demasiv. Selanjutnya para peserta kembali lagi ke Hotel Sari Kuring Indah untuk menjalankan kegiatan worckshop berikutnya. (Rama Rahmat)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/27/go-to-school-mutiara-bunda-cilegon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PARKIR MENCEKIK MASYARAKAT</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/19/saat-tarif-parkir-mencekik-masyarakat/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/19/saat-tarif-parkir-mencekik-masyarakat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 13:20:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rumahdunia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Cilegon]]></category>
		<category><![CDATA[demonstrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gading Tirta]]></category>
		<category><![CDATA[kejujuran]]></category>
		<category><![CDATA[koalisi bersama rakyat anti korupsi (KBRAK)]]></category>
		<category><![CDATA[pasar rau]]></category>
		<category><![CDATA[Royal]]></category>
		<category><![CDATA[tarif parkir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=1459</guid>
		<description><![CDATA[CILEGON &#8212; Apa pun jika merugikan salah satu pihak akan menjadi masalah. Seperti judi, misalkan. Tapi bukan hanya masalah judi. Jual-beli yang tidak disertai kejujuran yang akan menimbulkan kekecewaan dan juga protes. Begitu juga dengan masalah parkir.
Ini juga yang dialami dan disuarakan oleh puluhan massa yang mengatasnamakan Koalisi Bersama Rakyat Anti Korupsi Banten pagi tadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-1460" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2009/11/PICT7863.jpg" mce_src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2009/11/PICT7863.jpg" alt="PICT7863" height="375" width="500">CILEGON &#8212; Apa pun jika merugikan salah satu pihak akan menjadi masalah. Seperti judi, misalkan. Tapi bukan hanya masalah judi. Jual-beli yang tidak disertai kejujuran yang akan menimbulkan kekecewaan dan juga protes. Begitu juga dengan masalah parkir.</p>
<p>Ini juga yang dialami dan disuarakan oleh puluhan massa yang mengatasnamakan Koalisi Bersama Rakyat Anti Korupsi Banten pagi tadi (19/11). Kenapa mereka menyuarakan parkir? Padahal parkir telah ada dan sudah menjadi semacam hal yang sangat lumrah dalam kehidupan kita. Coba saja mengunjungi pasar Rau atau Royal. Setelah mematikan mesin tukang parkir pasti akan memberikan karcis tanda parkir. Dan parkir tidak gratis.</p>
<p>Tapi bedanya parkir di tempat seperti Rau dan Royal dengan parkir yang dimaksud oleh para pengunjuk rasa ini adalah bahwa parkir yang dilakukan oleh pusat-pusat perbelanjaan di Kota Cilegon ini ialah menerapkan tarif parkir per jam. Kalau misalkan satu jam seribu rupiah, maka tinggal dikalikan saja berapa ribu yang harus dibayar kalau parkir di situ. Padahal tidak ada perda yang mengatakan semacam itu, menurut pengunjuk rasa. Retribusi yang dilakukan secara formal atau non formal yang tidak sesuai perda merupakan praktek nyata dari aksi pungutan liar dan sangat merugikan masyarakat yang menjadi pengunjung ke tempat perbelanjaan tersebut</p>
<p>Anggota DPRD Kota Cilegon juga mendapat teguran dari pengunjuk rasa agar segera melakukan perbaikan pada peraturan daerah nomor 18 tahun 2002 Kota Cilegon sehingga pajak parkir dan retribusi lebih bisa dipertanggungjawabkan.</p>
<p>Kalau pihak-pihak yang terkait dalam parkir yang dituntut oleh pengunjuk rasa ini tidak segera menindaklanjuti tuntutan para pengunjuk rasa—yang merasakan betapa beratnya tarif parkir per jam—,maka tidak menutup kemungkinan mereka akan berpindah ke pasar yang tidak ada parkirnya. Siapa yang akan rugi kalau sudah begini? (Gading Tirta)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/19/saat-tarif-parkir-mencekik-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KOMNAS HAM DIDEMO PULUHAN IMIGRAN SRILANKA</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/10/kedatangan-komnas-ham-didemo-puluhan-imigran-srilanka/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/10/kedatangan-komnas-ham-didemo-puluhan-imigran-srilanka/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 23:02:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gola Gong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Cilegon]]></category>
		<category><![CDATA[HAM]]></category>
		<category><![CDATA[Imigran]]></category>
		<category><![CDATA[Komnas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=746</guid>
		<description><![CDATA[CILEGON &#8211; Ratusan imigran asal Srilanka kembali menggelar aksi unjuk rasa saat menyambut kedatangan Anggota Komnas Perlindungan Hak Asasi Manusia, Senin (9/11), di Pelabuhan Indah Kiat, Merak. Para warga imigran ini mengecam pihak UNHCR yang mempengaruhi pemerintah Indonesia untuk tidak mengeluarkan izin ke Pulau Crismas, Australia.
Aksi unjuk rasa kali ini lebih didominasi para perempuan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-748" title="Bangladesh com" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2009/11/Bangladesh-com-300x211.jpg" alt="Bangladesh com" width="300" height="211" />CILEGON &#8211; Ratusan imigran asal Srilanka kembali menggelar aksi unjuk rasa saat menyambut kedatangan Anggota Komnas Perlindungan Hak Asasi Manusia, Senin (9/11), di Pelabuhan Indah Kiat, Merak. Para warga imigran ini mengecam pihak UNHCR yang mempengaruhi pemerintah Indonesia untuk tidak mengeluarkan izin ke Pulau Crismas, Australia.</p>
<p>Aksi unjuk rasa kali ini lebih didominasi para perempuan dan anak-anak. Mereka mengecam pihak UNHCR yang dianggap telah mengintervensi kebijakan pemerintah Indonesia untuk menahan keberangkatan mereka. Seperti pada aksi unjuk rasa yang dilakukan sebelumnya, ratusan warga Srilanka ini melakukan aksi unjuk rasa di atas perahu kapal yang di tumpanginya. Mereka membentangkan beragam poster berisi kecaman terhadap pihak UNHCR yang dianggap telah menelantarkan mereka.</p>
<p>Aksi unjuk rasa tersebut juga dilakukan saat kedatangan Anggota Komnas Perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM), beserta sejumlah lembaga bantuan hukum dari Jakarta. Untuk melakukan penyeledikan dan upaya hukum agar mereka bisa dilepaskan. Salah seorang Anggota Komnas HAM, Nurholis, mengungkapkan, “Kedatangan kami ke Pelabuhan Indah Kiat untuk melakukan penyeledikan dan membantu secara hukum terhadap warga imigran asal Srilanka tersebut. Karena hampir sudah 1 bulan tak kunjung di selesaikan oleh pihak UNHCR.” katanya, menjelaskan.</p>
<p>Menurut, Nurholis, ada sejumlah hak yang tidak didapatkan oleh para imigran tersebut, diantaranya hak atas makan, hak atas perlindungan anak, dan hak atas perlindungan diri. “Untuk membantu para imigran tersebut, Komnas HAM juga bekerjasama dengan beberapa lembaga bantuan hukum di Jakarta.” ungkapnya, menambahkan. [BH]</p>
<input id="gwProxy" type="hidden" />
<input id="jsProxy" onclick="jsCall();" type="hidden" />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/10/kedatangan-komnas-ham-didemo-puluhan-imigran-srilanka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RIBUAN MASSA DEMO PT.KRAKATAU STEEL</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/09/ribuan-massa-demo-pt-krakatau-steel/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/09/ribuan-massa-demo-pt-krakatau-steel/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 15:04:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gola Gong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Baja]]></category>
		<category><![CDATA[Cilegon]]></category>
		<category><![CDATA[Krakatau Steel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=732</guid>
		<description><![CDATA[CILEGON &#8211; Ribuan massa yang tergabung dalam Forum Bersama Masyarakat Cilegon (FBMC), Senin (9/11) pagi, berunjuk rasa di halaman kantor PT. Krakatau Steel, Cilegon. Mereka menuding Manajemen PT. Krakatau Steel telah memprovokasi pekerja kontrak untuk melakukan demo ke Pemerintah Kota Cilegon pada Kamis (5/11) lalu, dengan alasan meminta pembayaran dana jamkesos kepada Pemerintah Kota Cilegon.
Aksi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_735" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-735" title="demo" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2009/11/demo1-300x225.jpg" alt="tidak puas, demo saja" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">tidak puas, demo saja</p></div>
<p>CILEGON &#8211; Ribuan massa yang tergabung dalam Forum Bersama Masyarakat Cilegon (FBMC), Senin (9/11) pagi, berunjuk rasa di halaman kantor PT. Krakatau Steel, Cilegon. Mereka menuding Manajemen PT. Krakatau Steel telah memprovokasi pekerja kontrak untuk melakukan demo ke Pemerintah Kota Cilegon pada Kamis (5/11) lalu, dengan alasan meminta pembayaran dana jamkesos kepada Pemerintah Kota Cilegon.</p>
<p>Aksi unjuk rasa tersebut merupakan aksi dukungan terhadap Pemerintah Kota Cilegon, yang didemo oleh ribuan pekerja kontrak PT. Krakatau Steel (KS), pada Kamis 5 November lalu. Massa menilai PT. Krakatau Steel telah memprovokasi pekerjanya untuk membuat Cilegon tidak kondusif menjelang pilkada 2010. Dalam orasinya, pengujuk rasa meminta agar Managemen PT. KS dapat menghimbau para karyawannya yang tergabung dalam SBKS untuk lebih mementingkan profesionalitas kerja dan kinerja di bawahnya.Mereka mengingatkan agar 4 perusahaan penyalur tenaga kerja kontrak untuk tidak melakukan aksi yang tidak beretika.</p>
<p>Setelah beberapa jam berorasi, sejumlah perwakilan massa FBMC melakukan audiensi dengan pihak Managemen PT. Krakatau Steel. Sementara itu, sambil menunggu hasil audiensi para perwakilannya, ribuan massa lainnya masih terus melakukan orasi di luar gedung dengan pengamanan ketat dari Satuan Kepolisian Polres Cilegon.</p>
<p>Terkait adanya tuduhan Managemen PT.Krakatau Steel telah memprovokasi para pekerjanya,  Manager Protocolair dan Internal Comunication PT. Krakatau Steel, Dede Rusli, membantah jika PT. KS dituding telah melakukan provokasi atas demo buruh SBKS pada Kamis 5 november lalu ke pemerintah Kota Cilegon untuk menuntut uang jamkesos. “Justru PT.KS mengalami kerugian akibat para pekerja <em>outsourching</em> tidak masuk kerja, lantaran mereka melakukan demonstrasi menuntut pembayaran uang pengembangan jamkesos kepada Pemerintah Kota Cilegon.” ujarnya.</p>
<p>Sedangkan menurut  Heldy Agustian, pengusaha yang masuk bursa pencalonan Walikota Cilegon, sat dihubungi lewat telepon genggamnya mengatakan, &#8220;Jika ada demo lalu didemo lagi, ini kurng baik untk ilkim investasi di Cilegon. Par investor nanti malas datang ke cdilegon,&#8221; Heldy lantas membeberkan, bahwa &#8220;Cilegon&#8221; itu mestinya cerdas, indah, lowongan kerja, emnsipasi, gagah, openi wong cilik, dan niat. Ketujuh huruf dari nama &#8220;Cilegon&#8221; itu harus dimaknai lebih mendalam oleh warga Cilegon, sehingga nantinya tidak sembarang berdemo. Misalnya untuk &#8220;Cerdas&#8221;, bagaimana masyarakat cilegon bisa cerdas, jika ada 150 SD, tapi SMPnya ada 11? Indah, sudah pasti harus indah di mata rakyat dan Allah SWT. Lowongan kerja, ini penting. Pemkot, kata Heldy, &#8220;harus mau membina relasi atau kemitraan dengan perusahaan-perusahaan, agar bisa menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi. Tentang emansipasi, terkait dengan penyamarataan hak di segala sektor. Gagah, karena Cilegon adalah gerbang menuju Sumatra-Jawa. Openi wong cilik terkait juga dengan niat, yang mengutamakan perhatian pada orang kebanyakan.[BH]</p>
<input id="gwProxy" type="hidden" />
<input id="jsProxy" onclick="jsCall();" type="hidden" />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/09/ribuan-massa-demo-pt-krakatau-steel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
