<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rumah Dunia Gol A Gong Banten Baca Buku Taman Bacaan Perpustakaan &#187; buku</title>
	<atom:link href="http://rumahdunia.com/isi/tag/buku/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rumahdunia.com/isi</link>
	<description>Rumah Dunia,Banten,buku,taman,bacaan,taman bacaan,Gol A Gong,majalah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 13:56:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>TBM KOSALA LIBRARY DAPAT SUMBANGAN BUKU</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2011/06/13/tbm-kosala-library-dapat-sumbangan-buku/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2011/06/13/tbm-kosala-library-dapat-sumbangan-buku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Jun 2011 00:56:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rumahdunia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Banten]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbangan]]></category>
		<category><![CDATA[TBM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=4705</guid>
		<description><![CDATA[CIPANAS&#8211;Melalui Gong Publishing lini usaha Rumah Dunia, yang berkonsentrasi pada penerbitan buku, memberikan sumbangan kepada Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kosala Library, Kecamatan Cipanas, Lebak, berupa pengadaan buku bacaan  Sumbangan diterima langsung oleh Ketua Ikatan Keluarga Mahasiswa Cipanas (IKMC) Muhammad Nana Mardiana saat menghadiri acara bedah buku puisi Dunia Ikan karya Gol A Gong di Rumah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2011/06/Ketua-IKMC-Muhammad-Nana-Mardiana-menerima-bantuan-buku-dari-Gong-Pubhlishing-Rumah-Dunia-Sabtu-11-6.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-4706" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2011/06/Ketua-IKMC-Muhammad-Nana-Mardiana-menerima-bantuan-buku-dari-Gong-Pubhlishing-Rumah-Dunia-Sabtu-11-6.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>CIPANAS&#8211;Melalui Gong Publishing lini usaha Rumah Dunia, yang berkonsentrasi pada penerbitan buku, memberikan sumbangan kepada Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kosala Library, Kecamatan Cipanas, Lebak, berupa pengadaan buku bacaan  Sumbangan diterima langsung oleh Ketua Ikatan Keluarga Mahasiswa Cipanas (IKMC) Muhammad Nana Mardiana saat menghadiri acara bedah buku puisi Dunia Ikan karya Gol A Gong di Rumah Dunia, Sabtu (11/6).</p>
<p>Nana menyampaikan terima kasih kepada RD selaku donator yang sudah memberikan sumbangan berupa buku. Sebelumnya, kata Nana, RD juga mendukung gerakkan menumbuhkan minat baca di Kecamatan Cipanas, dengan memberikan ratusan buku di saat launching TBM itu dan penyewaan rumah warga yang kemudian dijadikan TBM Kosala Library dan skreatariat IKMC selama satu tahun. “Kami ucapkan terima kasih kepada pihak Rumah Dunia yang sudah mensupport TBM Kosala Library. Karena keberadaan TBM Kosala Library sendiri cukup disambut antusias oleh warga sekitar. Oleh karena itu, kami berharap dari pihak Pemkab Lebak juga meniru apa yang sudah dilakukan oleh Rumah Dunia,” ujarnya.</p>
<p>Gola Gong, pendiri Rumah Dunia dan Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Indonesia, menyatakan, mestinya Pemkab Lebak mendukung keberadaan TBM Kosala Library. Pasalnya, itu sangat relevan dengaa motto yang diusung Lebak menjadi Kota Kabupaten Pendidikan dan Rangkasbitung menjadi Kota Pelajar. “Perubahan itu dimulai dari kampung bukan dari kota. Karenanya, keberadaan TBM Kosala Library sepatutnya harus mendapat dukungan dari Pemerintah atau dari elemen masyarakat lainnya. Sehingga cita-cita Lebak menjadi Kabupaten Pendidikan Rangkasbitung menjadi Kota Pelajar bukan sekadar slogan,” tandasnya. (hb)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2011/06/13/tbm-kosala-library-dapat-sumbangan-buku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BANJIR BANDANG PENULIS NASIONAL DI &#8220;HARI KEBANGKITAN BUKU #4&#8243;</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2011/05/06/banjir-bandang-penulis-nasional-di-hari-kebangkitan-buku-4/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2011/05/06/banjir-bandang-penulis-nasional-di-hari-kebangkitan-buku-4/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 May 2011 15:50:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rumahdunia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Laporan Utama]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[hari]]></category>
		<category><![CDATA[kebangkitan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=4665</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Gol A Gong SERANG&#8211;Setiap bulan Mei, Taman Bacaan Masyarakat “Rumah Dunia” di Provinsi Banten selalu menggelorakan gempa literasi bertajuk “Hari Kebangkitan Buku”. Ini sudah dilakukan sejak 2009. Berarti sudah yang ke-4 kegiatan tersebut berlangsung. Penamaan kegiatan ini terinspirasi dari 2 peristiwa di bulan Mei; yaitu “Hari Buku Nasional” pada 17 Mei dan “Hari Kebangkitan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2011/05/foto.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-4666" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2011/05/foto.jpg" alt="" width="500" height="375" /></a>Oleh Gol A Gong</p>
<p>SERANG&#8211;Setiap bulan Mei, Taman Bacaan Masyarakat “Rumah Dunia” di Provinsi Banten selalu menggelorakan gempa literasi bertajuk “Hari Kebangkitan Buku”. Ini sudah dilakukan sejak 2009. Berarti sudah yang ke-4 kegiatan tersebut berlangsung. Penamaan kegiatan ini terinspirasi dari 2 peristiwa di bulan Mei; yaitu “Hari Buku Nasional” pada 17 Mei dan “Hari Kebangkitan Nasional” pada 20 Mei, maka jadilah “Hari Kebangkitan Buku” yang menggabungkan spirit itu. Pada 2010, kegiatan ini diboyong ke “Pesta Buku Jakarta” di Istora Senayan, Jakarta. Rumah Dunia memamerkan kesenian rampak beduk dan peluncuran 6 buku (bundel Balada Si Roy, Banten Bangkit, Melihat Tanpa Mata, Gadis Bukan Perawan, Tamasya ke Masjid, Gilalova #1).</p>
<p>Pada 2011 ini, kami memanfaatkan situasi “darurat”, yaitu penggalangan dana untuk pembebasan tanah Rumah Dunia seluas 1873 m2. Total uang yang harus kami sediakan sekitar Rp. 370 juta. Pembayaran pertama sebesar Rp. 70 juta sudah kami bayarkan pada januari 2011. Kini pembayaran kedua di depan mata, pada 1 Agustus 2011 sejumlah Rp. 150 juta. Kami baru ada Rp. 75 juta. Kelak, di tanah Rumah Dunia ini akan dibangun gedung kesenian, perpustakaan, sekretariat bersama bagi para penulis, warung jajanan bagi masyarakat, WC umum, dan play ground. Info bisa dilihat di www.rumahdunia.com dan www.rumahdunia.net.</p>
<p>Oleh karena itu, kami meluncurkan kegiatan “Banjir Bandang Penulis Nasional di Hari Kebangkitan Buku #4” di Rumah Dunia, 8 Mei, pukul 08:00 – 17:00 WIB. Kegiatannya berupa lomba mewarnai anak-anak (tingkat TK &amp; PAUD), pertunjukkan seni (musikalisasi puisi, dan pentas monolog dari komunitas teater Kopi Hitam Jakarta) dan band Fleksibel, serta pelatihan menulis (cerpen, puisi, dan skenario). Selain itu juga, ada bazaar buku murah terbita Gong Publishing dan penerbit naisonal lainnya. Pembicara yang akan hadir memberikan pelatihan menulis dari para penulis nasional yang mempunyai kualitas nasional juga. Mulai dari Pipit Senja, Gol A Gong, Lupus CS (Hilman Hariwijaya, Boim Lebon, Gusur Adhikarya), Fahri Asiza, penulis yang tergabung di group “Diskusi.Fiksi.MembacaFiksi.” (Universal Nikko+mayokOaikO) dan majalah teenlit Story; Donatus Nugroho, Reni Teratai Air, Putra Gara, dan Mayoko Aiko. “Kami siap support Rumah Dunia,” kata Donatus Nugroho, penulis kawakan yang terkenal dengan cerpen-cerpen populernya yang romantis dan menarik. Penulis Rumah Dunia seperti Toto ST Radik, Tias Tatanka, Langlang Randhawa, Rahmat Heldy HS, dan Hilal Ahmad juga meramaikan.</p>
<p>Untuk bazaar buku murah, Penerbit Balai Pustaka akan menghibahkan bukunya pada Rumah Dunia. Nanti buku-buku itu akan dijual murah kepada masyarakat. “Uangnya untuk pembebasan tanah Rumah Dunia,” ujar Ibnu Adam Aviciena, Presiden ketiga Rumah Dunia. Penerbit Gagas Media juga akan ikut bazaar. “Kami siap datang. Selain menyumbang buku, juga ikut bazaar,” Hikmat Kurnia, boss Gagas Media menegaskan.</p>
<p>Siapa saja boleh mengikuti kegiatan ini. Tiap peserta dimintai sumbangannya sebesar Rp. 50.000,-. Peserta akan mendapat sebuah buku novel karya mereka. Dengan Rp. 50 ribu mendapatkan 3 ilmu (menulis novel, puisi, dan scenario).  Dapat pahala juga karena sudah menyumbang dan dapat ilmu yang bermanfaat. Sekali dayung dari Banten, mengarungi samudara nan luas bernama nusantara. Setiap peserta juga akan mnedapatkan bonus dari majalah teenlit Story dan tabloid Gaul, yang mendukung acara ini. Pokoknya, tidak rugi dijamin happy.</p>
<p>Ayo, serbu Rumah Dunia. Para orangtua bisa mengasuh anaknya di lomba mewarnai sambil ikut pelatihan menulis (cerpen, puisi, dan scenario). Hal lainnya, berkenalan dengan para penulis nasional. Kapan lagi? Ayo! Jika dari luar kota, bisa menginap di rumah penduduk. Biaya Rp. 25.000,-/malam, sudah termasuk mandi. Ditunggu kedatangannya. (*)</p>
<p>Didukung oleh: Forum Taman Bacaan Masyarakat, Antara News, Balai Pustaka, Aneka Swalayan, Banten Raya Post, Kompas.com, Radar Banten, Tabloid Gaul, Gagas Media, majalah Teenlit Story, Baraya TV</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2011/05/06/banjir-bandang-penulis-nasional-di-hari-kebangkitan-buku-4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RUMAH DUNIA SERBU MARKAS KUTUKUTUBUKU.COM</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2010/07/29/rumah-dunia-serbu-markas-kutukutubuku-com/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2010/07/29/rumah-dunia-serbu-markas-kutukutubuku-com/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 08:09:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langlang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Banten]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kutukutubuku]]></category>
		<category><![CDATA[Ollie]]></category>
		<category><![CDATA[Tunas Cendekia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=4181</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA- Bagi para pecinta belanja buku via online, siapa yang tak kenal dengan situs www.kutukutubuku.com. Sementara bagi para pembaca buku, khusunya novel teenlit dan buku-buku yang bersifat how to, rasanya nama Ollie sudah tak asing lagi. Maka adalah sebuah kesempatan berharga manakala kita bisa bisa langsung bertemu dengan kru www.kutukutubuku.com di kantornya, sekaligus juga bertemu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/07/kutu.jpg"><img class="size-full wp-image-4180 alignleft" title="kutu" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/07/kutu.jpg" alt="" width="290" height="218" /></a>JAKARTA- Bagi para pecinta belanja buku via online, siapa yang tak kenal dengan situs www.kutukutubuku.com. Sementara bagi para pembaca buku, khusunya novel teenlit dan buku-buku yang bersifat how to, rasanya nama Ollie sudah tak asing lagi. Maka adalah sebuah kesempatan berharga manakala kita bisa bisa langsung bertemu dengan kru www.kutukutubuku.com di kantornya, sekaligus juga bertemu dengan salah satu penggagasnya; Mbak Ollie.</p>
<p>Pengalaman penuh ilmu ini dirasakan tujuh relawan Rumah Dunia; Langlang Randhawa, Muhzen Den, Roy Gozly, Abdul Salam, Sauni, Aini serta saya sendiri, pada Rabu (28/7). Para relawan Rumah Dunia ini difasilitasi Yudhistira Juwono, pengelola Yayasan Tunas Cendekia yang selama ini sudah membantu Rumah Dunia, untuk menyerbu lalu berbagi pengalaman serta menimba ilmu pada Mbak Ollie dan rekan-rekan di www.kutukutubuku.com yang bermarkas di lantai tiga gedung International Language Program (ILP) di jalan raya Pasar Minggu, Pancoran, nomor 39A Jakarta Selatan. “Ada satu spirit yang sama antara Rumah Dunia dan kutukutubuku.com yang dikelola oleh Ollie, yaitu sama-sama bergerak di bidang buku meski cara kerjanya berbeda,” Ujar Yudis, begitu ia akrab disapa. “Kalau Rumah Dunia selama ini lebih cenderung ke arah pengelolaan taman baca dan buku yang sifatnya sosial, Ollie mahir dalam mengemas buku dalam sebuah bisnis yang menjanjikan,” Imbuh pemilik toko perlengkapan bayi Nenen ini.</p>
<div id="attachment_4182" class="wp-caption alignleft" style="width: 299px"><a href="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/07/kutu-1.jpg"><img class="size-full wp-image-4182" title="kutu (1)" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/07/kutu-1.jpg" alt="" width="289" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Ketiga dari kiri; Ollie sedang berfoto bersama relawan.</p></div>
<p>Setelah menyambangi kantor Mbak Ollie dan masing-masing relawan dihadiahi buku dengan cara memilih sendiri, akhirnya para relawan diajak berbincang-bincang dengan Mbak Ollie untuk sharing ide dan gagasan, baik dia sebagai penulis atau juga penggiat toko buku online di Restoran Sate Pancoran 44 yang terletak tak jauh di samping ILP.</p>
<p>Dalam obrolan santai dan dipenuhi jamuan makan itu, Ollie mengungkapkan bahwa kutukutubuku.com berdiri pada 2006 bersama dengan partner timnya. Seperti perusahaan lainnya, kutukutubuku.com pun berproses dari sebuah tim kecil menjadi tim besar. “Menjalankan kutukutubuku.com saya tidak bisa sendiri. Harus ada tim sekecil apa pun,” ujar pemilik nama asli Aulia Halimatussadiyah yang sudah menulis 15 buku ini. Sementara itu Langlang selaku Wakil Presiden Rumah Dunia mengungkapkan rasa terimkasihnya kepada Yudis yang sudah mempertemukan dengan Mbak Ollie dan kru kutukutubuku.com. “Pengalaman ini sangatlah bermanfaat bagi Rumah Dunia ke depan,” ujar penulis novel komedi Slonong Boy Millionire ini. “Insya Allah kami akan undang Mbak Ollie ke Rumah Dunia untuk berbagi dengan para remaja di Banten,” imbuh Langlang yang sedang menunggu novel keduanya berjudul Merah Putih di Old Trafford (Kaifa Mizan Group) yang sedang dalam proses terbit. [Ahmad Wayang]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2010/07/29/rumah-dunia-serbu-markas-kutukutubuku-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BALADA SI ROY DAN KEBANGKITAN BUKU DI RUMAH DUNIA</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2010/05/17/balada-si-roy-dan-kebangkitan-buku-di-rumah-dunia/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2010/05/17/balada-si-roy-dan-kebangkitan-buku-di-rumah-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 May 2010 15:15:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rumahdunia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Laporan Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Warta Banten]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[hari]]></category>
		<category><![CDATA[kebangkitan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=3983</guid>
		<description><![CDATA[SERANG&#8212;Acara Hari Kebangkitan Buku ke-3 di Rumah Dunia, Sabtu (15/5) Pukul 13.00 WIB, digelar secara kolosal. Rumah Dunia memestakan buku-buku karya penulis asal Banten. Di Hari Kebangkitan Buku ke-3 ini, Rumah Dunia berusaha menyuguhkan berbagai acara. Seperti launching GONG Publishing, lini usaha Rumah Dunia, bundel novel fenomenal “Balada Si Roy” yang sudah menginspirasi jutaan pembacanya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/05/hkb-2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3984" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/05/hkb-2.jpg" alt="" width="500" height="375" /></a>SERANG&#8212;Acara Hari Kebangkitan Buku ke-3 di Rumah Dunia, Sabtu (15/5) Pukul 13.00 WIB, digelar secara kolosal. Rumah Dunia memestakan buku-buku karya penulis asal Banten. Di Hari Kebangkitan Buku ke-3 ini, Rumah Dunia berusaha menyuguhkan berbagai acara. Seperti <em>launching</em> GONG Publishing, lini usaha Rumah Dunia, bundel novel fenomenal “Balada Si Roy” yang sudah menginspirasi jutaan pembacanya, Klab Penulis Banten, buku “Melihat Tanpa Mata” karya Abdul Latief, “Gadis Bukan Perawan” kumpulan 16 cerpen karya Jenny Ervina, buruh migrant asal Petir, Serang-Banten, toko buku Rumah Dunia <em>On Line</em> (<a href="http://www.tokorumahdunia.com/" target="_blank">www.tokorumahdunia.com</a>) dan buku para relawan Rumah Dunia: essay, kumcer dan puisi.</p>
<p>BUKU LELAKI</p>
<p>Hari Kebangkitan Buku ke-3 dihadiri ratusan undangan. Pengunjung mulai memadati halaman Rumah Dunia sejak pukul 12.00 WIB. Mereka terdiri dari Perwakilan Perpustakaan Daerah, Taman Baca Masyarakat (TBM), sekolah, komunitas se-Banten, serta perorangan yang mendapatkan surat undangan plus voucher yang bisa ditukar dengan satu bundel novel “Balada Si Roy” secara gratis. Gol A Gong, selaku pendiri Rumah Dunia berharap, bisa membangkitkan tradisi menulis di Banten.</p>
<p>Dalam peluncuran bundel “Balada Si Roy”, Gong juga menceritakan proses kreatif dalam pembuatan novelnya. “Balada Si Roy itu hasil dari observasi dan riset. Balada Si Roy adalah potret remaja muda Indonesia pada era 80-an.” Kata Gong.</p>
<p>Testimoni dari para pembaca ‘Balada Si Roy’ dari generasi berbeda, membuktikan jika ‘Balada Si Roy’ masih dibaca sampai saat ini. “Saya tahu Balada Si Roy saat masih SMA. Saya baca. Lalu saya berteriak, ‘Ini buku laki-laki sekali!” kata Daniel Mahendra dari generasi 20-an, yang mengenakan baju flanel dan kalung dog tag, gaya ala ‘Si Roy’. Daniel mengatakan banyak manfaat yang dirasanya usai membaca Balada Si Roy. “Roy itu menyemangati kita agar jangan pernah putus asa,” ujarnya.</p>
<p>KLAB PENULIS BANTEN</p>
<p>Hal menarik lainnya di Hari Kebangkitan Buku adalah deklarasi “Klab Penulis Banten”, yang dikukuhkan Prof. DR. Yoyo Mulyana, M.Ed, selaku penasehat Rumah Dunia. Dengan dikukuhkannya Klab Penulis Banten, semakin meneguhkan gerakan literasi di Banten mulai bangkit. “Ini jadi semangat baru dalam menggeliatkan iklim literasi yang kondusif di Banten,” tutur Prof Yoyo dalam orasinya.</p>
<p>Buku terbitan GONG Publishing  yang siap terbit bulan Juni nanti, “Membaca Banten, Membaca Indonesia” karya Iwan K Hamdan, “Be a Writer” karya Gol A Gong dan “Gilalova: Segila-gilanya Cinta” kumcer karya 25 anak muda FLP Banten. Tampak sekali kebahagiaan para penulis muda Banten, yang kumcernya akan diluncurkan di Pandeglang Membaca, 29 Mei nanti. “Ini adalah buku pertama FLP Banten yang paling ‘gila’,” kata Hilal Ahmad, ketua FLP Serang, yang juga salah satu penulis Gilalova.</p>
<p>Menanggapi kumcer FLP Banten ini, Gong sangat sumringah sekali. Kata Gong, mereka adalah penerus tradisi menulis di Banten. “Cinta itu buta, kita udah tahu. Tapi segila-gilanya cinta, apa seh? Hanya ada di buku ini! Apa bener Gilalova bisa bikin kita gila? Cinta sama temen, ortu, <em>motherland</em>, <em>of course </em>Sang Pencipta. Selain itu, cerpen-cerpennya kenal dengan budaya Banten yang kuat!” Gong, Direktur GONG Publishing, menanggapi. Gilalova hadir dengan kisah menarik yang berlatar belakang budaya dan kondisi Banten. Ada pelet, santet, tradisi muludan. Dikemas dengan cerita remaja, renyah, crispy, dan bikin ketagihan. Bertabur makna dalam setiap detil alur yang diungkap dalam gaya bahasa beragam. Selamat hari kebangkitan buku! (*)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2010/05/17/balada-si-roy-dan-kebangkitan-buku-di-rumah-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>STAND RUMAH DUNIA JAJAKAN BUKU</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2010/01/17/stand-rumah-dunia-jajakan-buku/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2010/01/17/stand-rumah-dunia-jajakan-buku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 16:08:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langlang</dc:creator>
				<category><![CDATA[Album]]></category>
		<category><![CDATA[baca]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[Pintar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=2936</guid>
		<description><![CDATA[Guna meriahkan acara Lebak Membara, Rumah Dunia juga menggelar stand yang menjajakan Buku-buku karya Gol A Gong dan relawan Rumah Dunia, serta pernak-pernik, tentunya dengan harga terjangkau. Jika masih ada yang berminat, silahkan datang saja langsung ke Rumah Dunia. Soalnya limited Edition! Iklan dikit, ya. [Teks: Langlang/Foto: Muhzen]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/01/Lebak_4.jpg"><img class="size-medium wp-image-2937 alignleft" title="Lebak_4" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/01/Lebak_4-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Guna meriahkan acara Lebak Membara, Rumah Dunia juga menggelar stand yang menjajakan Buku-buku karya Gol A Gong dan relawan Rumah Dunia, serta pernak-pernik, tentunya dengan harga terjangkau. Jika masih ada yang berminat, silahkan datang saja langsung ke Rumah Dunia. Soalnya limited Edition! Iklan dikit, ya. [Teks: Langlang/Foto: Muhzen]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2010/01/17/stand-rumah-dunia-jajakan-buku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PARA PEJABAT NGUMPUL DI RUMAH DUNIA</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2010/01/11/para-pejabat-ngumpul-di-rumah-dunia/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2010/01/11/para-pejabat-ngumpul-di-rumah-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 01:01:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gola Gong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Album]]></category>
		<category><![CDATA[baca]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Bacaan Masyarakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=2758</guid>
		<description><![CDATA[Selain Wagub Banten, hadir pula di pencangan Change with Reading Endang Eko Koswara (Kadisdik Banten), Sudiyti (Kepala Perpusda Banten), Ahmad Mukhlis Yusuf (Direktur Antara), Hafidzi (Kadisdik Kota Serang), Amriti (Perpusda Kota Serang), Eneng Nurcahyati (Kepala Ketahanan Pangan Banten),  Nenny Sri Utami (Sekretaris Umum Lembaga Kesetiakawanan dan Kepedulian Sosial Jakarta), Ella Yulaelawati, M.A., Ph.D (Direktur Penmas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/01/CwR-pejabat.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2759" title="CwR pejabat" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/01/CwR-pejabat.jpg" alt="" width="600" height="450" /></a>Selain Wagub Banten, hadir pula di pencangan Change with Reading Endang Eko Koswara (Kadisdik Banten), Sudiyti (Kepala Perpusda Banten), Ahmad Mukhlis Yusuf (Direktur Antara), Hafidzi (Kadisdik Kota Serang), Amriti (Perpusda Kota Serang), Eneng Nurcahyati (Kepala Ketahanan Pangan Banten),  Nenny Sri Utami (Sekretaris Umum Lembaga Kesetiakawanan dan Kepedulian Sosial Jakarta), Ella Yulaelawati, M.A., Ph.D (Direktur Penmas Depdiknas), dan Wien Muldian (forum Indonesia Membaca).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2010/01/11/para-pejabat-ngumpul-di-rumah-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DUTA CHANGE WITH READING</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2010/01/11/duta-change-with-reading/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2010/01/11/duta-change-with-reading/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 00:20:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gola Gong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Album]]></category>
		<category><![CDATA[baca]]></category>
		<category><![CDATA[Banten Bangkit]]></category>
		<category><![CDATA[Banten Membaca]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[Change With Reading]]></category>
		<category><![CDATA[Perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Bacaan Masyarakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=2726</guid>
		<description><![CDATA[Change with Reading (CwR) ini bertujuan supaya masyarakat sadar betapa pentingnya membaca. Di acara ini juga diadakan lomba menggambar untuk SD, lomba poster untuk SMP se-Banten. Lalu ada pemilihan Duta CwR. Di pemilihan Duta CwR ini di ikuti oleh sejumlah perwakilan pelajar dari SMA se-Banten dan mahasiswa perguruan tinggi se-Banten.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/01/CwR-baca-com.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2728" title="CwR baca com" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2010/01/CwR-baca-com.jpg" alt="" width="600" height="506" /></a>Change with Reading (CwR) ini bertujuan supaya masyarakat sadar betapa pentingnya membaca. Di acara ini juga diadakan lomba menggambar untuk SD, lomba poster untuk SMP se-Banten. Lalu ada pemilihan Duta CwR. Di pemilihan Duta CwR ini di ikuti oleh sejumlah perwakilan pelajar dari SMA se-Banten dan mahasiswa perguruan tinggi se-Banten.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2010/01/11/duta-change-with-reading/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PONDOK BACA ZAKIAH BANDUNG BARAT</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2009/12/30/pondok-baca-zakiah-bandung-bara/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2009/12/30/pondok-baca-zakiah-bandung-bara/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 22:30:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gola Gong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jurnal RumahDunia]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[Minat Baca]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok baca]]></category>
		<category><![CDATA[TBM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=2488</guid>
		<description><![CDATA[RUMAH DUNIA &#8211; Di zaman modern sekarang, amat sedikiti orang yang peduli terhadap lingkungan sosial. Apalagi jika itu menyoal bidang literasi. Kita tahu bahwa minat baca di Indonesia masih rendah jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. WAKTU LUANG Hal itu pula yang mendasari Ayu Puji Rahayu mendirikan pondok baca yang diberi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-2489" title="Zakiyah com" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2009/12/Zakiyah-com.jpg" alt="Zakiyah com" width="500" height="376" />RUMAH DUNIA &#8211; Di zaman modern sekarang, amat sedikiti orang yang peduli terhadap lingkungan sosial. Apalagi jika itu menyoal bidang literasi. Kita tahu bahwa minat baca di Indonesia masih rendah jika dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.</p>
<p>WAKTU LUANG</p>
<p>Hal itu pula yang mendasari Ayu Puji Rahayu mendirikan pondok baca yang diberi nama “Zakiah”. Menurut Ayu, dibangunnya pondok baca Zakiah, agar waktu luang para pelajar di tempatnya bisa dimanfaatkan dengan baik. “Kami ingin waktu istirahat mereka dimanfaatkan dengan membaca,” ujar Ayu.</p>
<p>Pada 24 Desember 2009, Ayu dan beberapa pengurus pondok baca Zakiyah berkunjung ke Rumah Dunia. Mereka ingin belajar bagaimana mengelola taman bacaan masyarakat seperti Rumah Dunia. “Kok, Rumah Dunia ini bisa bertahan dan berkembang sert dikenal di mana-mana,” kata ayu keheranan.</p>
<p>Pondok baca yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Arafah, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, ini baru berdiri tiga bulan. Gagasan pendirian ini didukung Kepala Sekolah SD Arafah,  Sarip Mahmud.</p>
<p>Pondok baca Zakiah dibuka setiap Jum’at selepas Ashar untuk anak-anak SD. Sedangkan Minggu (dari jam 2-5 sore) untuk pelajar tingkat SMA. “Para pengunjungnya anak-anak Pesantren Arafah dan warga sekitar,” ujar bunda Zakiah ini.</p>
<p>Konsep belajar yang diberikan pondok baca ini sederhana, yaitu dibacakan cerita, diajarkan membaca, dan cerita bersama. Sedangkan untuk SMA belum ada kegiatan rutin selain membaca dan berdiskusi.</p>
<p>BUKU TERBATAS</p>
<p>Buku yang tersedia pun masih terbatas pada buku-buku umum dan majalah anak. “Buku-bukunya dapat sumbangan dari Kang Iqbal, relawan kami,” kata guru SD kelas 1 ini. Alasan itulah yang membuat pondok baca yang beralamat di Kampung Pasir Jati RT 03/17, Desa Muka Payung Cililin, Bandung Barat ini belum bisa meminjamkan buku kepada yang berkunjung.</p>
<p>Gol A Gong, yan hadir membagikan pengalamannya saat mengawali membangun Rumah Dunia menyarankan, “Coba dekati para penerbit buku. Biasanya setiap mereka menerbitkan buku-buku baru, selalu ada jatah untuk relasi atau dibagikan.”</p>
<p>Selain minimnya koleksi buku, Sumber Daya Manusia (SDM) di Zakiah juga sangat terbatas. pengurusnya baru tiga orang: Ayu Puji Rahayu dan dua orang siswi SMA Arafah. Selama ini, bantuan dari Pemerintah Pusat belum ada. Kendati demikian, pondok baca yang berdiri di teras rumah Ayu Puji Rahayu ini memiliki harapan emas untuk menumbuhkan minat baca minimal di lingkungan Pesantren. (Harir Baldan)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2009/12/30/pondok-baca-zakiah-bandung-bara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>AKOER SUMBANG BUKU UNTUK RUMAH DUNIA</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2009/12/26/akoer-sumbang-buku-untuk-rumah-dunia/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2009/12/26/akoer-sumbang-buku-untuk-rumah-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 16:05:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rumahdunia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jurnal RumahDunia]]></category>
		<category><![CDATA[Akoer]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=2387</guid>
		<description><![CDATA[RUMAH DUNIA &#8212; Jarak yang terbilang dekat dengan Jakarta tak lantas membuat Banten maju dari segi sumber daya manusia (SDM). Kenapa? Itu terbukti dari minimnya minat baca di daerah yang terkenal dengan debusnya ini. Faktor-faktor yang mempengaruhi itu diantaranya: minimnya minat baca masyarakat, masih jarangnya Taman Bacaan Masyarakat di sebuah daerah tersebut, jaraknya yang jauh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-2388" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2009/12/akoer.JPG" alt="akoer" width="667" height="500" />RUMAH DUNIA &#8212; Jarak yang terbilang dekat dengan Jakarta tak lantas membuat Banten maju dari segi sumber daya manusia (SDM). Kenapa? Itu terbukti dari minimnya minat baca di daerah yang terkenal dengan debusnya ini. Faktor-faktor yang mempengaruhi itu diantaranya: minimnya minat baca masyarakat, masih jarangnya Taman Bacaan Masyarakat di sebuah daerah tersebut, jaraknya yang jauh dari perpustakaan dan terbatasnya persediaan buku.</p>
<p>Untuk yang terakhir, relawan Rumah Dunia termasuk yang beruntung. Apa pasal? Coba bayangkan, di saat sebagian orang sulit membeli buku, Sabtu (26/12) pagi tadi, Rumah Dunia mendapat sumbangan buku dari Penerbit Andal Krida Nusantara (Akoer). Buku sumbangan itu berjumlah tiga puluh satu buku, antara lain “30 Hari Jadi Murid Anakku” (Mel), “Prahara Asmara” (Zara Zettira Zr), “Prahara Asmara Sucinya Noda 2” (Zara Zettira Zr), “Kasmaran: Sebuah Memoar Cinta” (Kafi Kurnia &amp; Dwitri Waluyo), “Tanril Siege Of King Naum 2” (Nafta S Meika), “Kembar Keempat” (Sekar Ayu Asmara), “Pintu Terlarang” (Sekar Ayu Asmara), “Pucuk Cinta Bougenville” (Sitta Wulandari), “Nagabonar Jadi 2” (Akmal Nasery Basral), “Kenangan Abu-Abu” (Winna Efendi), “Burger, Pizza &amp; Semur Jengkol” (Wibi A. R.), “Digitariumdan” (Baron Leonard), “Biola Tak Berdawai” (Seno Gumira Aji Darma), dan “Imperia” (Akmal Nasery Basral).</p>
<p>Dulu, Akoer juga menerbitkan buku kumpulan cerpen Rumah Dunia berjudul “Harga Sebuah Hati” (2005) dimana royaltinya disumbangkan untuk Rumah Dunia. Pada 2005, buku “Imperia” karangan Akmal Nasery Basral diluncurkan di Rumah Dunia. Semoga semakin banyak penerbit yang menyumbangkan buku ke Rumah Dunia, karena Rumah Dunia sering didatangi taman-taman bacaan masyarakat di Bnatne. &#8220;Kami suka tidak tega menolaknya. Sebetulnya itu bukan urusan kami. Tapi, sebgai bentuk solidaritas, biasanya satu dus buku plus majalah, kami sumbangkan,&#8221; kata Sobirin, relawan Rumah Dunia. &#8220;Mas Gong pernah bilang, insya Allah akan diganti lagi oleh penerbit,&#8221; Sobirin mengakhiri percakapan. (Harir Baldan)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2009/12/26/akoer-sumbang-buku-untuk-rumah-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RUMAH DUNIA SUMBANG GRIYA BACA LAMPUNG</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2009/12/13/rumah-dunia-sumbang-buku-untuk-griya-baca-lampung/</link>
		<comments>http://rumahdunia.com/isi/2009/12/13/rumah-dunia-sumbang-buku-untuk-griya-baca-lampung/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Dec 2009 02:42:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Gola Gong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jurnal RumahDunia]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Baca]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/2009/12/13/rumah-dunia-sumbang-buku-untuk-griya-baca-lampung/</guid>
		<description><![CDATA[RUMAH DUNIA &#8211; Sabtu malam (12/12), Rumah Dunia kedatangan dua orang tamu perwakilan dari Griya Baca Himpunan Mahasiswa Serang dan Cilegon (HIMSAC) Bandar Lampung. “Ada keperluan apa? Apa yang bisa kami Bantu?” kata Gol A Gong selaku pendiri Rumah Dunia dengan ramah. Saat itu Gong dan relawan sedang berkumpul di Panggung. Tb. A. Hizbullah, selaku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-2082" title="Pusling RD" src="http://rumahdunia.com/isi/wp-content/uploads/2009/12/Pusling-RD.jpg" alt="Pusling RD" width="500" height="375" />RUMAH DUNIA &#8211; Sabtu malam (12/12), Rumah Dunia kedatangan dua orang tamu perwakilan dari Griya Baca Himpunan Mahasiswa Serang dan Cilegon (HIMSAC) Bandar Lampung. “Ada keperluan apa? Apa yang bisa kami Bantu?” kata Gol A Gong selaku pendiri Rumah Dunia dengan ramah. Saat itu Gong dan relawan sedang berkumpul di Panggung.</p>
<p>Tb. A. Hizbullah, selaku sekertaris umum dan Dika Ferdiansyah selaku ketua umum HIMAC, memperkenalkan diri dan langsung menjelaskan maksud kedatangannya. “Griya Baca HIMAC  akan mengadakan <em>relaunching</em> untuk yang kedua kalinya. Kami meminta bantuan sumbangan berupa buku dari Rumah Dunia,” kata Hizbullah, yang bisa sapa dangan sebutan Tb.</p>
<p>Gol A Gong langsung menanggapinya dengan baik. “Bisa, bisa. Kapan mau diambil bukunya? Apa mau sekarang?” Gong menawarkan. Tapi, karena dirasa terlalu terburu-buru, ahirnya perwakilan dari Griya Baca HIMAC sepakat akan mengambil bukunya besok siang.</p>
<p>Sebenarnya Griya Baca sudah mengadakan <em>launching </em>pertamanya, yaitu  pada tahun 2004 lalu. Dan rencananya pada tanggal 26 Desember 2009 mendatang akan diadakan <em>launching</em> yang kedua. Griya Baca yang bermarkas di Jl. Bumi Mati II, Gang Surya Kencana 2 Kampung Baru, Bandar Lampung ini hanya baru mempunyai koleksi buku sekitar 200 ribu.</p>
<p>Griya Baca yang mempunyai visi memberantas buta aksara dan menumbuh kembangkan minat baca pada masyarakat ini sudah pernah mengadakan semacam lomba cerpen untuk Mahasiswa, serta mengundang sastrawan Lampung, Isbedi Setiawan. “Tapi Griya Baca sekarang lebih memfokuskan pada minat baca, khususnya anak-anak,” kata Tb, yang datang hari Sabtu (12/12) siang, bersama ketua umum, Dika Ferdiansyah.</p>
<p>Selain meminta sumbangan buku di Rumah Dunia, Griya Baca juga meminta sumbangan dari Ikatan Alumni Imsak, Serang. Selain juga sudah meminta bantuan di Bandar Lampung, pada Dinas Pendidikan, Perpustakaan Bnadar Lampung, Griya Baca juga akan mencari sumbangan buku di sekitar Taman Baca Masyarakan Lampung. Lalu, siapa berikutnya yang ingin menyumbang buku untuk Griya Baca HIMAC? (Wayang)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rumahdunia.com/isi/2009/12/13/rumah-dunia-sumbang-buku-untuk-griya-baca-lampung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

