RUMAH DUNIA SERBU MARKAS KUTUKUTUBUKU.COM
langlang | Warta Banten | July 29th, 2010 | No Comments »
JAKARTA- Bagi para pecinta belanja buku via online, siapa yang tak kenal dengan situs www.kutukutubuku.com. Sementara bagi para pembaca buku, khusunya novel teenlit dan buku-buku yang bersifat how to, rasanya nama Ollie sudah tak asing lagi. Maka adalah sebuah kesempatan berharga manakala kita bisa bisa langsung bertemu dengan kru www.kutukutubuku.com di kantornya, sekaligus juga bertemu dengan salah satu penggagasnya; Mbak Ollie.
Pengalaman penuh ilmu ini dirasakan tujuh relawan Rumah Dunia; Langlang Randhawa, Muhzen Den, Roy Gozly, Abdul Salam, Sauni, Aini serta saya sendiri, pada Rabu (28/7). Para relawan Rumah Dunia ini difasilitasi Yudhistira Juwono, pengelola Yayasan Tunas Cendekia yang selama ini sudah membantu Rumah Dunia, untuk menyerbu lalu berbagi pengalaman serta menimba ilmu pada Mbak Ollie dan rekan-rekan di www.kutukutubuku.com yang bermarkas di lantai tiga gedung International Language Program (ILP) di jalan raya Pasar Minggu, Pancoran, nomor 39A Jakarta Selatan. “Ada satu spirit yang sama antara Rumah Dunia dan kutukutubuku.com yang dikelola oleh Ollie, yaitu sama-sama bergerak di bidang buku meski cara kerjanya berbeda,” Ujar Yudis, begitu ia akrab disapa. “Kalau Rumah Dunia selama ini lebih cenderung ke arah pengelolaan taman baca dan buku yang sifatnya sosial, Ollie mahir dalam mengemas buku dalam sebuah bisnis yang menjanjikan,” Imbuh pemilik toko perlengkapan bayi Nenen ini.
Setelah menyambangi kantor Mbak Ollie dan masing-masing relawan dihadiahi buku dengan cara memilih sendiri, akhirnya para relawan diajak berbincang-bincang dengan Mbak Ollie untuk sharing ide dan gagasan, baik dia sebagai penulis atau juga penggiat toko buku online di Restoran Sate Pancoran 44 yang terletak tak jauh di samping ILP.
Dalam obrolan santai dan dipenuhi jamuan makan itu, Ollie mengungkapkan bahwa kutukutubuku.com berdiri pada 2006 bersama dengan partner timnya. Seperti perusahaan lainnya, kutukutubuku.com pun berproses dari sebuah tim kecil menjadi tim besar. “Menjalankan kutukutubuku.com saya tidak bisa sendiri. Harus ada tim sekecil apa pun,” ujar pemilik nama asli Aulia Halimatussadiyah yang sudah menulis 15 buku ini. Sementara itu Langlang selaku Wakil Presiden Rumah Dunia mengungkapkan rasa terimkasihnya kepada Yudis yang sudah mempertemukan dengan Mbak Ollie dan kru kutukutubuku.com. “Pengalaman ini sangatlah bermanfaat bagi Rumah Dunia ke depan,” ujar penulis novel komedi Slonong Boy Millionire ini. “Insya Allah kami akan undang Mbak Ollie ke Rumah Dunia untuk berbagi dengan para remaja di Banten,” imbuh Langlang yang sedang menunggu novel keduanya berjudul Merah Putih di Old Trafford (Kaifa Mizan Group) yang sedang dalam proses terbit. [Ahmad Wayang]







