BAYI BERTULISKAN ALLAH

Foto: http://img38.imageshack.us

Foto: http://img38.imageshack.us

TANGERANG- Warga Pondok Aren digegerkan dengan adanya tato bertuliskan lafadz Allah di tubuh seorang bayi yang baru berumur 7 bulan. Selain menghebohkan warga, kejadian yang jarang terjadi ini juga membuat orang tuanya menjadi tersadar untuk lebih meningkatkan ketaqwaan dan keimanan. Rana Miranti, nama bayi itu, yang masih berusia tujuh bulan menjadi tontonan warga kelurahan jombang Rt 001/009, Kota Tangerang Selatan pada Sabtu (5/12). Pasalnya anak pasangan Surneti dan Rahmat ini memiliki lafadz Allah di bagian tubuh sebelah kiri.

Kejadian ini berawal dari 3 bulan lalu saat Rana Miranti diserang demam dan panas tinggi, yang memunculkan bintik merah di tubuhnya. Namun hingga bayi mulai masuk usia tujuh bulan, bintik tersebut menghilang. Namun bintik yang berada di dada sebelah kiri jutru tidak hilang dan justru semakin tebal. Dan yang membuatnya kaget kaget kedua orangtua Rana adalah, bintik merah tersebut menyerupai tulisan allah yang terbalik. Khawatir dengan adanya penyakit, Rana pun diperiksakan ke dokter. Namun ternyata kondisi Rana tetap sehat dan tidak ada tanda kelainan. Termasuk bintik merah yang ada di dadanya bukanlah sebuah penyakit yang harus dikhawatirkan.

Sang Ibu bayi, Surneti, mengatakan, sebelum muncul tanda di bayinya dirinya pernah mendapatkan mimpi melihat sinar yang sangat terang datang padanya. Kerana itu hanya mimpi maka ia tak pernah menghiraukannya. Barulah saat bayinya lahir dan ditubuhnya muncul tulisan Allah ini, ia tersadar untuk lebih introspeksi diri.

Adanya kejadian ini, justru membuat orang tua termotivasi lebih bertaqwa dan mempertebal keimanannya. Bisa juga hadirnya bayi ini mungkin merupakan teguran dari Allah kepada keluarga dan warga setempat untuk mempercayai kebesaran Allah. [ahmadi]

IBU LEBAK MELAHIRKAN BAYI KEMBAR SIAM

foto:www.kabarindonesia.com/beritaprint.php?id=200...

foto:www.kabarindonesia.com/beritaprint.php?id=200...

LEBAK-Siapapun tidak akan pernah menyangka kalau bayi yang  dilahirkannya akan mengalami kelainan. Hal inilah yang dialami seorang ibu muda dari kampung Caruluk desa Bojong Leles kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak. Beliau melahirkan bayi kembar siam berjenis kelamin perempuan Selasa (17/11) pagi pukul 06.45 WIB di Rumah Sakit Dr. Adjidarmo Lebak. Bayi seberat 6.45 Kilogram tersebut memiliki dua kepala, dua tangan dan empat kaki.

Dikatakan Rohiah, nenek sang bayi, bahwa mereka tidak menyangka kalau anaknya akan melahirkan kembar siam. “ Dengan adanya peristiwa ini tentu saja keluarga sangat sedih. Tapi kami berusaha untuk menerima takdir ini dengan ikhlas,” ujarnya.

Sebelum neghembuskan nafas terakhir, bayi kembar siam dari pasangan Rosi Setiawati dan Jeni ini sempat menghirup udara selama dua jam. Bahkan seperti bayi biasa pada umunya sempat menangis ketika dilahirkan. Setelah itu dua jam kemudian, tangisan bayi tersebut berhenti hingga akhrinya meninggal dunia.

Sedangkan Rosi, ibu muda yang melahirka bayi tersebut, ketika akan dimintai konfirmasinya masih terbaring lemah dan dalam perawatan tim medis.

RUMAH KITA DI BANTEN

Rumah Idaman Keluarga

Rumah Idaman Keluarga

http://lydiarachman.multiply.com/reviews/item/2

Aku taburkan rumput di halaman belakang
di antara pohon lengkeng dan mangga
sudah tumbuhkah bunganya?
Aku ingin menaburkan sajak di jalan setapak
di seberang istana merpati yang tak pernah terkurung
karena aku dan kamu selalu ingin melayang jauh
melihat angkasa dan bintang-bintang
dari atap rumah kita

Aku akan ceritakan kelak
pada anak-anak tentang matahari, bulan, laut,
gunung, pelangi, sawah, bau embun, dan tanah.
Aku ajari anak-anak mengerti hijau rumput
Warna bunga dan suara.

*** lanjutkan membaca »

advert

Tags Kata

Gonjlengan

MENGOPTIMALKAN POTENSI TAMAN BACAAN MASYARAKAT

Oleh Gol A Gong
Beberapa kali saya kedatangan tamu yang selalu minta diajari membuat proposal pembuatan taman bacaan masyarakat. Mereka adalah para mahasiswa. Mereka menduga, bahwa saya mendirikan taman bacaan masyarakat bernama Rumah Dunia dengan membuat proposal. Saya katakan kepada mereka, bahwa Rumah Dunia tidak dibangun dengan proposal, tapi dengan kata-kata. Juga Rumah Dunia tidak dibangun [...]

Full Story | February 21st, 2010

Banten Kuliner

MAKANAN TRADISIONAL SERABI GURIH DAN ALAMI

SERABI GURIH DAN ALAMI

Oleh: Rama
Di pinggir jalan Bayangkara Sumampir Cilegon, atau tepatnya di depan Lapangan Bola Sumampir,

Full Story | February 8th, 2010

advert

Wisata Banten

PEMANDIAN CIPANAS SEHAT DAN SEGAR

LEBAK – Selain mimpi jadi kota pelajar, Lebak yang belum lama berusia 181 tahun ini juga rupanya menyimpan banyak keindahan alam. Saya belum lama ini sempat coba-coba menelisik, mengunjungi dan menikmati bahkan tadinya ingin menjamah semua tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Lebak, baru sebagian saja sih, mengingat beberapa tujuan wisata masih cukup jauh dan [...]

Full Story | December 27th, 2009

advert

Cerpen

BABI NGEPET BUKU

Cerpen Langlang Randhawa*
Alkisah, Banten punya taman budaya yang megah. Gedung berlantai lima yang berdiri di atas tanah bekas gedung kegubernuran Banten itu ramai dengan diskusi mengalahkan hiruk-pikuk mall-mall. Selain berada di jantung kota dan mewah, fasilitasnya pun mengalahkan Gedung Putih Amerika; kenyamanan, keamanan, pelayanan, dan kebersihan sangatlah terjaga dan tertata. [...]

Full Story | March 9th, 2010

Novel

SEGERA “TEMBANG KAMPUNG HALAMAN” KARYA GOL A GONG

Nantikan di bulan Februari 2010, cerita bersambung “Tembang Kampung Halaman”  karya Gol A Gong – dulu Gola Gong. Cerita ini pernah dimuat di majalah HAI  tahun 1990-an dan diterbitkan jadi buku mungil oleh Gramedia. Menceritakan anak-anak kampung dari kampung yang agraris di wilayah pesisir utara, lalu mengalami perubahan sosial.  Mimpi-mimpi dilontarkan setinggi bintang dan ada [...]

Full Story | January 21st, 2010

Puisi

PUISI-PUISI DEA ANUGRAH

KEPADA PISAU

airmatamu mengalir
sampai jauh
pelan pelan menghampir kesunyianku.
***

BLUES BUAT PEREMPUAN R
di kotaku. di kotaku yang jauh ini
selalu kutemukan kilau senyummu
pada lampu lampu jalan, pada bau malam yang khas
juga pada dingin angin pelabuhan.
padahal hidup
hanya menunda kekalahan
seperti payung
yang perlahan lahan sobek
dikoyak moyak angin kencang jelek.
di kotaku.
di kotaku yang jauh ini
aku selalu mengingat senyummu
meski hidup hanya serupa
payung [...]

Full Story | March 9th, 2010