LAUNCHING TBM KSB KOTA SERANG

SERANG- Pasangan suami-istri, Deni Abrianto dan Junita Bahari Nonci, mengaku mempunyai keinginan untuk membuat TBM itu berawal dari mimpi. Setelah sekian tahun, akhirnya mimpi itu baru sekarang terlaksana. “Dari kecil, memang sudah mempunyai mimpi ingin buka TMB.” Ujar Junita Bahari Nonci.  Dengan berdirinya Taman Baca Masyarakat Kreatifitas Seni dan Baca (TBM KSB) yang berada di Jl. Higland Park, Kota Serang Baru (KSB), Kawasan Permata Hijau Blok P No.7, Minggu (7/2) baru saja diresmikan—dengan simbol pemotongan pita—Pukul 08.00 WIB, oleh sekretaris Rukun Warga (RW) Sukarji. Dalam sambutannya, Sukarji berharap TBM KSB semoga bisa bermanfaat dan menjadi hunian yang berkualitas.

Kenapa nama TBM-nya di berani nama KSB, itu karena supaya sama dengan nama komplek Kota Serang Baru. Diakui Deni dan Junita, keberadaan KSB yang bertempat di rumah ber-type 21 Studio itu hasil sumbangan warga sekitar. “Rumah ini (TBM KSB) awlanya tidak dipakai oleh pemiliknya, ibu Tomy. Saat kami nego, Ibu Tomy mengiklaskan rumah miliknya untuk dijadikan TBM. Namun, kami merasa tidak enak. Jalan keluarnya, rumah ini kami sewa dengan harga yang sangat murah sekali,” kata Juanita selaku pengelola TBK KSB tidak mau menyebut nominal harga untuk sewa rumah itu. Rumah Ibu Tomy, lalu direnovasi secara gotong royong, dari sumbangan warga. “Ada yang menyumbang cat tembok, paku, dan uang,” terang Junita yang mengenakan kerudung puitih ini.

Untuk koleksi buku yang ada sekarang, mencapai 7000 buku dari yang ditargetkan 1000 buku. Yang terdiri dari buku anak, keterampilan memasak, dan bigrafi. Untuk kedepannya, TBM KSB juga sudah merencanakan agenda tiap tahunnya, seperti cerita/dongeng, seni marawis, gambar, menari dan menyanyi. “Juga kami akan megajarkan hidup sehat pada anak-anak lewat lewat mendongeng nanti, misalnya bagaimana pentingnya cuci tangan sebelum makan,” tutur Deni, yang mengatakan TBM KSB mempunyai visi: Meningkatkan minat baca pada anak dan warga, khususnya orang tua.  “Untuk itu, perlu adanya balanced terhadap anak-anak agar tidak terlalu sering bermain, tanpa belajar atau membaca buku,” kata Deni yang prihatin dengan kebiasaan anak-anak komplek yang lebih banyak bermain, ketimbang baca.

Dalam peresmian TBM KSB juga diisi dengan lomba menggambar tingkat TK dan SD, serta bazar makanan, baju, dan kaligrafi. “Ya, ini untuk memeriaahkan saja. Yang buka bazar ini, seuanya ibu-ibu komplek Kota Serang Baru,” kata Junita disela-sela istirahatnya.

Junita juga tak lupa turut berterimakasih kepada Rumah Dunia, yang telah menyumbang satu dus buku serta para penymbang yang lainnya dalam bentuk barang, buku, maupun dalam bentuk do’a.  Saat ditanya oleh wartawan www.rumahdunia.com perihal langkah ke depan TBM KSB, Juanita berkata. “Yang penting, bahwa harta yang paling berharga itu adalah dapat membina generasi muda dengan ilmu yang bermanfaat,” tandasnya. Siapa yang ingin menyusul untuk menyumbang di TBM Kreatif Seni dan Baca? [Ahmad Wayang]

STAND RUMAH DUNIA JAJAKAN BUKU

Guna meriahkan acara Lebak Membara, Rumah Dunia juga menggelar stand yang menjajakan Buku-buku karya Gol A Gong dan relawan Rumah Dunia, serta pernak-pernik, tentunya dengan harga terjangkau. Jika masih ada yang berminat, silahkan datang saja langsung ke Rumah Dunia. Soalnya limited Edition! Iklan dikit, ya. [Teks: Langlang/Foto: Muhzen]

PARA PEJABAT NGUMPUL DI RUMAH DUNIA

Selain Wagub Banten, hadir pula di pencangan Change with Reading Endang Eko Koswara (Kadisdik Banten), Sudiyti (Kepala Perpusda Banten), Ahmad Mukhlis Yusuf (Direktur Antara), Hafidzi (Kadisdik Kota Serang), Amriti (Perpusda Kota Serang), Eneng Nurcahyati (Kepala Ketahanan Pangan Banten),  Nenny Sri Utami (Sekretaris Umum Lembaga Kesetiakawanan dan Kepedulian Sosial Jakarta), Ella Yulaelawati, M.A., Ph.D (Direktur Penmas Depdiknas), dan Wien Muldian (forum Indonesia Membaca).

DUTA CHANGE WITH READING

Change with Reading (CwR) ini bertujuan supaya masyarakat sadar betapa pentingnya membaca. Di acara ini juga diadakan lomba menggambar untuk SD, lomba poster untuk SMP se-Banten. Lalu ada pemilihan Duta CwR. Di pemilihan Duta CwR ini di ikuti oleh sejumlah perwakilan pelajar dari SMA se-Banten dan mahasiswa perguruan tinggi se-Banten.

PEMERINTAH GELAR BAZAR BUKU

Bazar BukuKOTA TANGERANG, Muhzen Den—Dari dulu sampai sekarang yang menghambat minat baca masyarakat adalah, 1) Kurangnya bahan bacaan, 2) Kurangnya akses informasi tentang bacaan, 3) Kurangnya perhatian khusus dari pihak pemerintah dan swasta, 4) Masih banyaknya masyarakat yang tidak paham tentang pentingnya melek aksara. Dari keempat butir yang dipaparkan butir ke ketiga dan keempat yang perlu dikaji dan diperbaiki kinerjanya.

Dari butir tiga dan empat sepertinya pemerintah masih ragu-ragu dalam menindak hal tersebut, sehingga wajar bila masyarakat terancam kebodohan karena perhatian dari pemerintah pun masih setengah-setangah. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan dan membudayakan minat baca dikalangan masyarakat. Pemerintah Kota Tangerang melalui kantor Perpusatakaan Kota Tengerang mengadakan semacam bazaar buku atau menggelar Book Fair 2009 selama empat hari dari hari Senin (30/11) sampai Kamis depan, bertempat di gedung Plaza Puspem Kota Tangerang.

Acara Book Fair 2009 ini di isi oleh 21 stand yang menjual puluhan ribu buku dari berbagai jenis ditawarkan dengan potongan harga yang relatif murah dari 10-70 persen. Selain ada bazaar buku juga kantor Perpustakaan Kota Tangerang akan mengadakan lomba pidato, lomba mewarnai, dan bedah buku. Sengaja hal seperti ini digelar guna menarik minat masyarakat kota agar membeli dan membaca.

Salah satu pengunjung bazaar, Ita mengaku antusias dengan digelarnya Book Fair ini. Pasalanya di acara ini pengunjung dapat mencari buku yang diinginkan dengan harga murah, dan berharap bazaar buku ini akan terus  digelar rutin setiap tahun. Supaya masyarakat memiliki budaya dan minat baca yang tinggi sejak dini.

Sedangkan menurut Kepala Kantor Perpustakaan Kota Tangerang, Erna Herningsih saat di wawancara oleh crew www.rumahdunia.com pada Selasa (1/12) mengatakan, “Acara Book Fair 2009 ini bertujuan untuk menarik minat pengunjung terutama masyarakat kota agar gemar membaca.” Diharapkan juga digelarnya Book Fair ini untuk meningkatkan minat baca, sehingga masyarakat sadar akan kebutuhan membeli buku dan memiliki budaya baca yang tinggi.

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Full Story | July 18th, 2010