Palm Hill Foof Arcede Cilegon

advert

CILEGON – Palm Hill Food Arcede merupakan area pusat jajanan outdoor yang dibangun di lereng bukit yang terletak di kawasan Perumahan Palm Hill Cilegon. Suguhan yang paling menarik dari tempat ini adalah pengunjung dapat menikmati suasan yang berbeda, yaitu selain menikmati sajian aneka makanan Nusantara, pengunjung juga dapat melihat panorama indah Kota Cilegon dari bukit.

Letak Palm Food Arcede (pondok palem) sangat strategis. Jika anda keluar dari pintu Tol Cilegon Barat, anda bisa mengambil jalan kampung Kubang Wates ke kiri, terus hingga sampai ke pintu gerbang Perumahan Palm Hill, jarak yang ditempu sekitar 800 meter. Sedangkan jika anda dari arah Kota Cilegon atau Merak, sesampainya di Pusdiklat atau Kampus Untirta Cilegon, anda bisa memasuki kawasan Komplek KS dengan mengambil Jln. Semang Raya (melewati kampus SMAN2 KS dan RS KS), jarak yang ditempuh sekitar 1 km.

Palm Hill Food Arcede merupakan satu-satunya tempat makan yang berada di perbukitan kota Cilegon dan menawarkan pemandangan indah kota Cilegon secara langsung. Jika anda datang pada siang atau pun sore hari, anda bisa mendapatkan pemandangan kota cilegon yang terlihat hijau, rentetan atap-atap rumah, kawasan pabrik industri, pusat perbelanjaan seperti mal, bahkan masjid terbesar di kota cilegon, yaitu Masjid Agung Nurul Ikhlas. Jika berpaling ke arah barat, anda bisa melihat laut selat sunda. Tak kalah indahnya jika anda datang pada malam hari, Kota Cilegon seolah berubah dengan gemerlapnya lampu-lampu. Terutama jika anda melirik ke kawasan Industri, pemandangan lampu-lampu memang indah untuk selalu dinikmati. Kapal-kapal yang berada di perairan selat sunda pun seolah tak mau kalah dengan memamerkan gemerlap lampunya.

Berbagai fasilitas pendukung dibangun dikawasan ini. Seperti adanya 30 kios yang dibangun dengan nuansa back to nature, menyajikan makanan khas nusantara dengan ditunjang deretan tempat makan yang luas. Dilengkapi pula dengan aula yang bisa digunakan untuk live musik. Sebuah areal hall seluas 100m2 dengan atap light steel. Pengunjung juga jangan merasa khawatir dengan kendaraan, karena areal parkir yang cukup luas itu dijaga ketat oleh petugas dan dibebaskan dari biaya parkir alias gratis. Fasilitas umamnya pun tersedia seperti toilet dan musolah. Pihak pengelola berencana dalam waktu dekat ingin memasang hot spot internet yang bisa di akses oleh pengunjung.

Palm Hill Food Arced dibuka sejak bulan mei 2008. Langsung mendapatkan sambutan yang bagus dengan banyaknya pengunjung. Bahkan menurut Marketing Exekutive Palm Hill, Agnes Dewi mengatakan, pengunjung bukan hanya berasal dari masyarakat Cilegon saja, melainkan dari luar kota seperti Serang dan Tangerang. Bahkan tempat ini biasanya dijadikan persinggahan para wisatawan dari Jakarta ataupun daerah lainnya dalam perjalanan wisata kawasan Pantai Anyer dan Carita.

Palm Hill Food Arcede memang cocok di kunjungi oleh berbagai kalangan. “Kami disini mengkonsep tempat yang memang cocok untuk tempat berkumpul, baik tempat nongkrong para pemuda, berkumpul dengan keluarga, bahkan golongan pekerja eksekutive yang biasanya berkumpul seusai jam kerja,” kata Agnes saat di kunjungi wartawan rumahdunia.com di kantor pemasaran Palm Hill.

Prospek pedagang cukup bagus. Terutama pada malam minggu yang biasanya rame. Namun saat di singgung masalah pendapatan, Jaka sala satu pemilik kios mengatakan, “Masalah pendapatan tidak bisa tetap, namanya juga dagang, kadang ada kurang dan ada lebihnya. Tapi setidaknya untuk menutup modal bisalah.”

Hal serupa di katakan Ibu Tomas, sala satu pemiliki kios, jika suasana rame kadang dagangannya bisa habis. “Kalo hari malam minggu selalu ramai oleh para pemuda yang berkumpul, komunitas motor, atau siapa punlah. Sampai-sampai meja kadang penuh dan gak muat,” kata Ibu Tomas yang mumbuka usahanya sejak awal dibukanya pondok makan ini. Ibu Tomas menambahkan, “Pelanggan biasanya sepi kalau siang hari, atau saat cuaca buruk seperti hujan terus-terusan.”

Karena berdekatan dengan tempat tinggalnya, Sinta seorang ibu muda warga Kompleks KS menuturkan alasanya sering mengunjungi Palm Hill Food Arcede karena lebih senang makan diluar bersama suami dan seorang putrinya. “Kadang kita pengen santai saja setelah beraktifitas. Apalagi suami capek seharian kerja dan saya juga kerja. Di rumah malah tambah jenuh. Jadi apa salahnya melepas lelah dengan bersantai disini,” kata Sinta, seorang karyawati di perusahaan suasta di Cilegon.

Berada di lereng Bukit pada malam hari, jelas saja menyiratkan suasana sejuk dan romantis bagi pasangan yang kasmaran. Seperti Edo dan Stela yang baru menjalin kasih tiga minggu yang lalu. Dengan malu-malu Edo mengaku kalau ini sebenarnya moment kencan pertamanya. “Gue tahu dari temen aja, kalau tempat ini asik. Ya udah kita kesini. Lagian kalau ke mol kayanya udah biasa ya,” kata Edo, mahasiwa Untirta.

Palm Hill Food Arcede sering menggelar berbagai event. Seperti pernah mengadakan pertunjukan magician ternama yaitu Master Sutarno, promosi album band indie, serta promosi berbagai produk makanan. {Rama Rahmat)

Share

Leave a Reply

advert

Gonjlengan

Kerja Literasi Anyer – Panarukan

“Indonesia adalah negeri budak. Budak di antara bangsa dan budak bagi bangsa-bangsa lain,” kata Pramoedya Ananta Toer. Pada 1809 dimulailah pembangunan Jalan Raya Pos, atau Jalan Anyer-Panarukan yang berjarak sekitar 1.000 kilometer yang digagas oleh Daendels. Sebuah jalan yang pada masanya menjadi rekor dunia sebab setara dengan jalan antara Amsterdam-Paris (Pramoedya, Jalan Raya Pos, Jalan […]

Share

Full Story | October 14th, 2014

Kuliner

Kuliner Banten Berbumbu Kacang

Serang–Yang paling menarik dari Restoran H. Nasir adalah letaknya yang kurang lebih hanya 100 meter dari stasiun kereta api Kota Serang. Bagi teman-teman yang berasal dari luar kota Serang dan menempuh perjalanan menggunakan kereta api, keluar saja dari gerbang stasiun lalu belok ke arah kanan, selusuri sepanjang jalan Kitapa dan di nomor 118 itulah restoran […]

Share

Full Story | August 27th, 2014

advert

Traveling

Backpackeran di Kota Sendiri

Serang–Weekend ini saya habiskan untuk jalan bersama Yehan Minara. Jalan ala backpacker meski tempat yang dituju tidak jauh dan tidak menggondol tas backpack seperti para backpacker pada umumnya. Saya dan Yehan hanya mengelilingi tempat di dalam kota. Wisata Seni Rupa Sabtu (11/10/2014), saya janjian dengan Yehan untuk mengunjungi Pameran Seni Rupa yang diadakan di eks […]

Share

Full Story | October 14th, 2014

advert

Cerpen

Bebaritan

Oleh Ardian Je   Mata Rizal terus bergerak ke kanan-kiri, mengekori tubuh Mak yang mondar-mandir antara dapur dan pendaringan, tempat bersemayamnya gentong penampung beras dan membakar kemenyan di setiap Ahad dan Kamis malam, bakda salat magrib. Beribu pertanyaan berkelebatan di kepala kecilnya, seperti pendar kekunang di halaman belakang rumahnya saat gelap menjadi teman bumi. Namun […]

Share

Full Story | August 15th, 2014

Novel

Tembang Kampung Halaman [9]

BAB lll — DI KAMAR NOMOR SEMBILAN — IPULtergopoh-gopohturun dari becak sambil membopong tubuh perempuan. Dia disambut oleh Mardi dan Ramli dengan beribu pertanyaan. Antara keheranan dan menyudutkan. Tanpa menjawab dulu Ipul langsung membawa Maisaroh ke kamarnya, kamar nomor sembilan. “Cepat ambil air hangat!” Mardi memerintah Ramli. “kamu apakan dia, heh?!” bentaknya gusar pada Ipul. […]

Share

Full Story | July 20th, 2014

Puisi

Tiga Puisi Relijius Ahmad Solihin

Ahmad Solihin lahir 20 tahun yang lalu di kota kecil selatan Tangerang, tepatnya Ds.Ketapang, 4 Oktober 1993, dari pasangan Khotibul Umam dan Suhaeroh. Menempuh pendidikannya di SDN Ketapang ; MTs Darul Amal, Sumur Daon Rajeg; SMK N 5 Kab. Tangerang; dan Universitas Muhammadiyah Tangerang. Pernah di ponpes selama 2 tahun ketika di MTs. Serius menekuni […]

Share

Full Story | July 27th, 2014