PUISI-PUISI DEA ANUGRAH
langlang | Puisi | March 9th, 2010 | No Comments »
KEPADA PISAU
airmatamu mengalir
sampai jauh
pelan pelan menghampir kesunyianku.
***
BLUES BUAT PEREMPUAN R
di kotaku. di kotaku yang jauh ini
selalu kutemukan kilau senyummu
pada lampu lampu jalan, pada bau malam yang khas
juga pada dingin angin pelabuhan.
padahal hidup
hanya menunda kekalahan
seperti payung
yang perlahan lahan sobek
dikoyak moyak angin kencang jelek.
di kotaku.
di kotaku yang jauh ini
aku selalu mengingat senyummu
meski hidup hanya serupa
payung sobek!
(2008-2009)
***
NYANYIAN DIRI SENDIRI
di antara bulan sekarat
dan tiang tiang penuh ukiran
seorang penyair sedang birahi
memandangi malam
dibayangkannya malam itu
dibayangkannya bintang bintang pengecut itu
sebagai wajah kekasih
yang pergi meninggalkannya
o penyair yang sejenak lupa akan sajak sajak!
perlahan dihitung hitungnya kenangan
diketuk ketuknya lagi boks ingatan
tentang kulit pipi
dan nafas kekasih yang harum
serupa asap gaharu
di pemakaman.
(2009-2010)
***
SERIBU TAHUN CHAIRIL ANWAR
seribu tahun, chairil. seribu tahun
adalah revolver verlaine dan tangisan rimbaud
yang meriuh seperti cip cip cip
dalam meditasi ginsberg di pegunungan rocky
atau jemari jilan yang mungil
belajar menggenggam dalam kepala afrizal.
seribu tahun, chairil.
seribu tahun angin lalu menghela deru dingin
seperti puisi dalam rangkulan euphrosyne
dan cintanya yang ganjil kepada penyair
seribu tahunmu, chairil
seribu tahunmu itulah
yang membuatku betah menemui malam
dan berteriak teriak
menantang rembulan
–terus menuliskan sajak sajak
dari dunia yang tak kupahami sedikitpun
lalu membikin sekerat janji
untuk hidup abadi.
Desember 2009
***
Dea Anugrah lahir di Pangkalpinang, Bangka Belitung, 27 Juni 1991. Aktif menulis puisi, sesekali menulis cerpen dan artikel. Karya-karyanya dipublikasikan di berbagai media lokal dan nasional serta beberapa antologi bersama. Kuliah di Fakultas Filsafat UGM. Penyair (itu) Bodoh (Greentea Publishing, 2009) adalah buku kumpulan puisi tunggalnya yang pertama. Menghabiskan waktunya untuk membaca, menulis, naik bis Trans Jogja, bersepeda dan menemani ikan-ikan hias di kamar kosnya yang kecil dan berdebu. Email: sorrow_still_sad@yahoo.co.id, HP: 085273131839.
***
REDAKSI menerima kiriman puisi 5-6 judul disertai biodata, alamat, foto diri, dan nomor rekening bank dalam satu file attachment ke puisi@rumahdunia.com. Puisi yang dimuat akan diberi honorarium sebesar Rp. 50.000,- per-edisi.





