MONYET AJA BISA CARI DUIT
Gola Gong | Resensi | February 20th, 2010 | No Comments »
SERANG – Saat saya pertama kali ditawari untuk membaca sebuah buku oleh GOl A Gong, saya langsung tertarik dan penasaran dengan buku tersebut. Kenapa? Dari judulnya saja; ‘Monyet Aja Bisa Cari Dunit’— kita, khususnya bagi yang belum bekerja dan tidak mempunyai penghasilan tetap, sudah merasa dipermalukan dengan judul bukunya. Apalagi sampai membaca isinya.
Membaca judulnya saja, secara jujur, saya merasa tersinggung, dan setelah berpikir sejenak sambil mengeja lagi judul buku bersampul kuning itu, ternyata ada benarnya juga. “Monyet aja bisa cari duit, masa saya yang manusia, yang punya pikiran, dan kemampuan bekerja, kalah dengan monyet?” begitulah kiranya yang ada dalam pikiran saya. Anehnya, saya langsung termotivasi dan berpikir dalam lagi. Buku bersampul kuning itu ternyata karya Zainal ‘Teroris” Abidin, atau akrab dipanggil Jay.
Itu awal saya mulai tertarik dengan buku dengan tebal 145 halaman. Gol A Gong tidak hanya sekedar menyuruh saya untuk membaca buku itu, melainkan harus meresensinya—setelah saya tamat membacannya. Saya yang memang tercatat sebagai lulusan SMK 2007 dan pernah menjadi penjual Roti (dari SMP sampai lulus SMK), merasa ‘malu’ dengan monyet. Terlebih saat Kamis lalu, tiga orang lelaki terlihat membawa peralatan topeng monyet lengkap dengan alat musiknya.
Ucil itulah nama grup topeng monyet yang juga diambil dari nama si monyet yang baru berumur sekitar 2 tahunnan. Dengan tarif Rp. 20.000, grup ucil bersedia menghibur anak-anak sekitar Kampung Ciloang, di Rumah Dunia. Terlebih saat saya mewawancarai Kasta, ketua grup Ucil. Kadang dalam sehari, kata Kasta, Ucil bisa mengantongi uang/untung dari penyawer antara 150 ribu sampai 200 ribu. “Jika ada milik sampe dapet 300 ribuan,” tutur Kasta, yang sudah 2 tahun berpropesi sebagai topeng monyet.
Setelah saya hatam membaca buku itu, isinya sangat bermanfaat sekali bagi kita yang ingin belajar wirausaha kecil-kecilan. Jay benar-benar dengan lugas dan komunikatif mengemas buku terbitan “de britz” (2008) dengan cara ceplas-ceplos dan terasa tidak menggurui. Saya masih ingat kata-kata yang ditulis Jay dalam buku dengan tebal 145 halaman, yang selain bisa bikin pembaca tersenyum dan tertawa sendiri, juga penuh dengan motivasi dan langkah-langkah yang kongkrit untuk menjadi pengusahaa yang sukses.
Jay menulis, “Jika Anda ingin sukses, mulailah berfikir sesuatu yang tidak mungkin di kepala orang lain. Biarkan orang lain menganggap tidak mungkin atas ide Anda. Sampai kemudian Anda mewujudkannya”. Dan masih banyak lagi motivasi-moivasi yang lain ditulis Jay.
Banyak langkah-langkah yang dikupas secara detai oleh Jay, mulai dari mengenai cara berbisnis kecil (menjual minuman mineral) hingga pengembangannya, sampai kemudian bertahap menuju usaha yang sukses. Jika anda ingin belajar tentang cara berbisnis yang baik dan cara mengmbangkan modal kecil menjadi besar, sepertinya buku “Monyet Aja Bisa Cari Duit’ bisa jadi referensi untuk anda yang baru memulai usaha atau belajar dari apa yang ditulis Jay, seorang Mental Suregon Specislis adalm bukunya. Selamat membaca! (Ahmad Wayang)
*) Disampaikan dalam bedah buku “Monyet Aja Bisa Cari Duit” di Rumah Dunia, Sabtu, 20 Februari 2010. Pukul 08.00 WIB.
Judul Buku : Misionarisme di Banten
Judul Buku : Perahu Kertas
Judul Buku: Lebak 181 Tahun Bara Menjadi Daya
Oleh: Rama Rachmat

