Gola Gong | Album | December 11th, 2010 | 1 Comment »
Usai lebaran Oktober 2010, alhamdulillah, Kafe Baca (KB) Rumah Dunia, Ciloang, Sumur Pecung, Serang, atau Keaksaraan Usaha Mandiri, yaitu salah satu kegiatan di program RB3 2010 berhasil diluncurkan pada H plus 3 setelah lebaran. Dari hari ke hari mulai ramai dikunjungi warga sekitar. Seperti yang terlihat pada Minggu (19/9) pagi. Gol A Gong pendiri Rumah Dunia dan juga Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Indonesia mengatakan, “Program Keaksaraan Usaha Mandiri itu melibatkan warga sekitar Ciloang. Ada 4 warga belajar dari kampung Ciloang yang diberi modal usaha. Asman dan Mas’ud sebesar Rp. 1.250.000,-. Mereka membayar dengan mencicil selama 1 tahun, tanpa bunga. Kalau sudah lunas, modal itu akan digulirkanh ke warga lain. Dua warga lainnya dimodali Rp. 500.000,- adalah Risin dan Leli”
Para pengunjung mulai dari warga Ciloang, Komplek Hegar Alam, Kubil, hingga Kesuren berdatangan untuk jajan, bermain, atau membaca buku yang tersaji di gerobag perpustakaan hasil sumbangan dari XL Care dan Yayasan Nurani Dunia. Sebut saja Fira (16). Remaja asal Kesuren ini mengaku, baru kali pertama berkunjung ke KB. Menurutnya, KB tempat yang nyaman dan cocok untuk kumpul. “Tempatnya enak dan bisa ajak teman-teman,” kata Fira yang sekolah di Ponpes Daarul Qolam, Gintung, Tangerang ini.
Gola Gong | Album | December 11th, 2010 | No Comments »
Pada 2010 Rumah Dunia mendapatkan block grant sebesar Rp. 200 juta dari Direktorat Pendidikan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal, Kementerian Pendidikan Nasional untuk Program Rintisan Balai Belajar Bersama (RB3) 2010. Dana itu diperuntukan untuk keorganisasian, gedung sekretariat dan kegiatan AKRAB (Aksara Agar Berdaya) bagi warga di sekitar Rumah Dunia, Keaksaraan Usaha Mandiri (wirausaha), pelatihan, diskusi, kelengkapan Taman Bacaan Masyarakat, pengembangan minat baca, pendidikan karakter, publikasi dan dokumentasi. Dari uang itu bisa membangun gedung Balai belajar Bersama di areal Taman Budaya Rumah Dunia, tanah seluas 970 m2, sumbangan dari para facebooker di akun Gol A Gong
Gola Gong | Album | December 7th, 2010 | No Comments »
Saat peresmian Rintisan Balai Belajar Bersama, program dari Direktorat Pendidikan Masyarakat, Direktorat Jenderal PNFI, Kementrian Pendidikan Nasional RI, di Taman Budaya Rumah Dunia, Kampung Ciloang, Serang, Banten pada 16 Oktober 2010. Nursalim, Kabid Subdit Baca, perwakilan dari Dindik Kota Serang, memberi sambutan.
Gola Gong | Album | May 1st, 2010 | No Comments »
GONG PUBLISHING mempersembahkan
”MELIHAT TANPA MATA: Penghargaan Pada Inspirasi” karya Abdul Latief
Kata Gol A Gong tentang buku ini, “Hidup bagaikan jus; berisi segala macam rasa. Kekuatan buku ini terletak pada aneka rasanya!”
Melihat Tanpa Mata” adalah penghargaan atas inspirasi yang diberikan oleh Dudu Hafidz, seorang pejuang hidup sejati. Dudu kehilangan penglihatan matanya saat berumur 22 tahun. Dudu sempat putus asa, namun kegigihannya mampu membuatnya bangkit dan memiliki semangat berbagi yang luar biasa. Dudu kini tak dapat lagi menggunakan matanya, namun penglihatannya jauh melampaui kita, Melihat tanpa Mata!
Buku harian yang ditulis Abdul Latief, buruh entelek sebagai Sales Training Instructure di PT. Astra International TBk – Honda, memuat tema yang sangat beragam bahkan seringkali teramat liar. Untuk itu Abdul laief berusaha merangkum dan membaginya dalam beberapa tema: Catatan tentang Seni berkehidupaun, Catatan tentang Realitas Sosial, Catatan tentang Keluarga, Catatan tentang Sahabat, Catatan tentang Entrepeuner, dan Catatan tentang Cinta.
Penulis adalah mantan Presiden Mahasiswa Universitas Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang, Banten, yang selalu tergerak hatinya untuk menuliskan banyak peristiwa yang dapat menginspirasi lingkungan di sekitarnya. Dan tentu saja bagi kita semua.
Gola Gong | Album | May 1st, 2010 | 2 Comments »
GONG PUBLISHING mempersembahkan Buku seri #1: BE A WRITER: LEDAKKN IDEMU, AGAR KEPALAMUNGGAK MELEDAK” karya Gol A Gong akn trbit Juni 2010.
Hanya dengan 5 jari tangan, sekitar 70 buku berhasil ditulisnya. Proses kreatifnya dituangkan dengan cara bercerita, sehingga menghanyutkan. Buku ini berisi panduan ringan berdasarkan pengalaman penulisnya, nggak teoritis, otak dijamin nggak usah mikir berat, dan selesai baca dijamin semangat kepingin nulis. Nggak percaya? Buktikan saja!
Pelatihan “Be a Writer” diluncurkan pada 5-26 Maret di Pondok Pesantren La Tansa, Parakan Santri, Lebak Gedong, Lebak. Sekitar 200-an peserta mengikuti “Be Writer!” Menyusul Ponpes Nurul Madaany dan Kosala Library di Cipanas, Lebak!
“Be a Writer” pada April 2010 di Ponpes Daar El-Qolam Gintung, Tangerang. Pada 29 Mei di Islamic Centre, Kota Seni, Cikupa-Tangerang. Pada 7 – 13 Juni, “Be a Writer” menyeberang ke Palangkaraya, Kalteng.
Anda tertarik? Ayo, siapa mau? Kontak ke 081513310132 dan 081906311007!