CAFE BACA

Usai lebaran Oktober 2010, alhamdulillah, Kafe Baca (KB) Rumah Dunia, Ciloang, Sumur Pecung, Serang, atau Keaksaraan Usaha Mandiri, yaitu salah satu kegiatan di program  RB3  2010 berhasil diluncurkan pada H plus 3 setelah lebaran. Dari hari ke hari mulai ramai dikunjungi warga sekitar. Seperti yang terlihat pada Minggu (19/9) pagi. Gol A Gong pendiri Rumah Dunia dan juga Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Indonesia mengatakan, “Program Keaksaraan Usaha Mandiri itu melibatkan warga sekitar Ciloang. Ada 4 warga belajar dari kampung Ciloang yang diberi modal usaha. Asman dan Mas’ud sebesar Rp. 1.250.000,-. Mereka membayar dengan mencicil selama 1 tahun, tanpa bunga. Kalau sudah lunas, modal itu akan digulirkanh ke warga lain. Dua warga lainnya dimodali Rp. 500.000,- adalah Risin dan Leli”

Para pengunjung mulai dari warga Ciloang, Komplek Hegar Alam, Kubil, hingga Kesuren  berdatangan untuk jajan, bermain, atau membaca buku yang tersaji di gerobag perpustakaan hasil sumbangan dari XL Care dan Yayasan Nurani Dunia. Sebut saja Fira (16). Remaja asal Kesuren ini mengaku, baru kali pertama berkunjung ke KB. Menurutnya, KB tempat yang nyaman dan cocok untuk kumpul. “Tempatnya enak dan bisa ajak teman-teman,” kata Fira yang sekolah di Ponpes Daarul Qolam, Gintung, Tangerang ini.

BALAI BELAJAR BERSAMA RUMAH DUNIA

Pada 2010 Rumah Dunia mendapatkan block grant sebesar Rp. 200 juta dari Direktorat Pendidikan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal, Kementerian Pendidikan Nasional untuk Program Rintisan Balai Belajar Bersama (RB3) 2010. Dana itu diperuntukan untuk keorganisasian, gedung sekretariat dan kegiatan AKRAB (Aksara Agar Berdaya) bagi warga di sekitar Rumah Dunia, Keaksaraan Usaha Mandiri (wirausaha), pelatihan, diskusi, kelengkapan Taman Bacaan Masyarakat, pengembangan minat baca, pendidikan karakter, publikasi dan dokumentasi. Dari uang itu bisa membangun gedung Balai belajar Bersama di areal Taman Budaya Rumah Dunia, tanah seluas 970 m2, sumbangan dari para facebooker di akun Gol A Gong

NURSALIM MEWAKILI DINDIK KOTA SERANG

Saat peresmian Rintisan Balai Belajar Bersama, program dari Direktorat Pendidikan Masyarakat, Direktorat Jenderal PNFI, Kementrian Pendidikan Nasional RI, di Taman Budaya Rumah Dunia, Kampung Ciloang, Serang, Banten pada 16 Oktober 2010. Nursalim, Kabid Subdit Baca, perwakilan dari Dindik Kota Serang, memberi sambutan.

MELIHAT TANPA MATA KARYA ABDUL LATIEF

Cover karya Andi SuhudGONG PUBLISHING mempersembahkan

”MELIHAT TANPA MATA: Penghargaan Pada Inspirasi” karya Abdul Latief

Kata Gol A Gong tentang buku ini, “Hidup bagaikan jus; berisi segala macam rasa. Kekuatan buku ini terletak pada aneka rasanya!”

Melihat Tanpa Mata” adalah penghargaan atas inspirasi yang diberikan oleh Dudu Hafidz, seorang pejuang hidup sejati. Dudu kehilangan penglihatan matanya saat berumur 22 tahun. Dudu sempat putus asa, namun kegigihannya mampu membuatnya bangkit dan memiliki semangat berbagi yang luar biasa. Dudu kini tak dapat lagi menggunakan matanya, namun penglihatannya jauh melampaui kita, Melihat tanpa Mata!

Buku harian yang ditulis Abdul Latief, buruh entelek sebagai Sales Training Instructure di PT. Astra International TBk – Honda, memuat tema yang sangat beragam bahkan seringkali teramat liar. Untuk itu Abdul laief berusaha merangkum dan membaginya dalam beberapa tema: Catatan tentang Seni berkehidupaun, Catatan tentang Realitas Sosial, Catatan tentang Keluarga, Catatan tentang Sahabat, Catatan tentang Entrepeuner, dan Catatan tentang Cinta.

Penulis adalah mantan Presiden Mahasiswa Universitas Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang, Banten, yang selalu tergerak hatinya untuk menuliskan banyak peristiwa yang dapat menginspirasi lingkungan di sekitarnya. Dan tentu saja bagi kita semua.

WORKSHOP “BE A WRITER” GOL A GONG

Be a writer Gol A GongGONG PUBLISHING mempersembahkan Buku seri #1: BE A WRITER: LEDAKKN IDEMU, AGAR KEPALAMUNGGAK MELEDAK” karya Gol A Gong akn trbit Juni 2010.

Hanya dengan 5 jari tangan, sekitar 70 buku berhasil ditulisnya. Proses kreatifnya dituangkan dengan cara bercerita, sehingga menghanyutkan. Buku ini berisi panduan ringan berdasarkan pengalaman penulisnya, nggak teoritis, otak dijamin nggak usah mikir berat,  dan selesai baca dijamin semangat kepingin nulis. Nggak percaya? Buktikan saja!

Pelatihan “Be a Writer” diluncurkan pada 5-26 Maret di Pondok Pesantren La Tansa, Parakan Santri, Lebak Gedong, Lebak. Sekitar 200-an peserta mengikuti “Be Writer!” Menyusul Ponpes Nurul Madaany dan Kosala Library di Cipanas, Lebak!

“Be a Writer” pada April 2010 di Ponpes Daar El-Qolam Gintung, Tangerang. Pada 29 Mei di Islamic Centre, Kota Seni, Cikupa-Tangerang. Pada 7 – 13 Juni, “Be a Writer” menyeberang ke Palangkaraya, Kalteng.

Anda tertarik? Ayo, siapa mau? Kontak  ke 081513310132 dan 081906311007!

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Full Story | July 18th, 2010