MAHASISWA DIMINTA AWASI PEMBANGUNAN
rumahdunia | Warta Banten | September 6th, 2010 | No Comments »
CIPANAS—Ahmad Arif ketua Ikatan Keluarga Mahasiswa Cipanas (IKMC) mengajak kepada pengurus dan kader-kader IKMC untuk mendukung dan memberikan loyalitasnya dalam melaksanakan program kerja IKMC. “Kami harapkan pada rekan-rekan baik anggota lama atau baru untuk bergabung aktif di IKMC,” kata Arif dalam sambutannya di acara buka bersama di Kafe Rindu Alam, Minggu (5/9). Tampak hadir, Camat Cipanas Sukandi Mangkualam, Oki Sukiana pengawas TK/SD pada UPTD Pendidikan Cipanas, Pimpinan Ponpes Al Marjan Kiyai Syaepudin Asy Syidzili, Dirut Ponpes Al Farhan Deden Zaenul Farhan, ketua KNPI Cipanas Ustad Nazmudin, pengurus beserta kader-kader IKMC.
Diterangkan, jumlah mahasiswa IKMC sekitar 400-an yang tersebar diberbagai daerah. Jumlah itu diharapkan dapat membantu percepatan pembangunan di Kecamatan Cipanas. “Dengan jumlah sebanyak itu kami juga mengajak untuk mengawasi pembangunan baik sufrastruktur ataupun infrastruktur,” kata Arif seraya mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini.
Sukandi Mangkualam mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan IKMC. Menurutnya, IKMC dapat berperan aktif dalam percepatan pembangunan di Cipanas. Salah satunya dengan turut serta mengawal program pemerintah seperti PNPM Mandiri dan PPIP (Program Pengembangan Infrastruktur Perdesaan). Sebab, Cipanas dalam kurun waktu 3 tahun sempat diblack-list tak mendapat program tersebut. “Alhasil, perkembangan pembangunan di Cipanas sempat terbengkalai,” ujarnya.
Diungkapkan Oki Sukiana, pendidikan di Cipanas tahun 2010 ini mengalami kemajuan dengan pesat. Hal itu terlihat dengan banyaknya mahasiswa di Cipanas. “Dulu sekitar tahun 1976 pendidikan masyarakat Cipanas hanya lulusan SD dan amat sedikit yang melanjutkan ketingkat SMP,” kata Oki seraya mengatakan, Masyarakat Cipanas harus lebih baik dari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini.
Sementara itu, Syaepudin Asy Syadzili berpesan, IKMC agar mengimplementasikan basic kultural yang agamis. Dengan begitu, akan terlahir kader-kader pemimpin yang beriman dan takwa. “Ada tiga hal yang mesti dimiliki oleh seorang pemimpin. Yang pertama agama, dengan agama hidup akan selamat dunia akhirat. Kedua ilmu, dengan ilmu hidup bisa terarah. Dan yang terakhir Seni, dengan seni hidup bisa menjadi indah,” bebernya.(Harir Baldan)




Leave a Reply