JADIKAN ALQURAN SEBAGAI PEDOMAN HIDUP
rumahdunia | Warta Banten | September 3rd, 2010 | No Comments »
CIPANAS—Kita sepakat bahwa alquran turun ke bumi pada tanggal 17 Ramadhan. Salah satu mukjizat Allah yang ditujukan pada Nabi Muhammad SAW Sebagai kalifah di muka bumi ini untuk membimbing umatnya. Maka sudah semestinya kita sebagai umatnya memanfaatkan momen yang amat istimewah itu dengan memperbanyak pahala.
CIPANAS-Ratusan santri memadati masjid Al Jumhuri Ponpes Al Farhan, Selasa (31/8). Kegiatan itu dalam rangka refleksi nuzulul quran atau turunnya alquran yakni, tiap pada 17 Ramadhan. Santri yang terdiri dari SMA dan SMP itu tampak khusyu mendengarkan lantunan ayat-ayat suci alquran dan sholawat Nabi Muhammad SAW yang dikumandangkan oleh beberapa rekannya.
Pimpinan Ponpes Al Farhan KH. Holil Abdul Kholik dalam ceramahnya mengajak kepada kaum muslim untuk memperbanyak baca alquran di bulan Ramadhan. Karena, lanjutnya, alquran salah satu mukjizat Allah SWT yang hanya ada di bulan Ramadhan selain malam lailatul qadar. “Kalau amal ibadah dilipat gandakan itu sudah pasti. Tetapi yang utamanya adalah barokah bagi muslim yang rajin membaca alquran di bulan Ramadhan,” kata Holil.
Sebaliknya, tambah Holil, bagi muslim yang tidak pernah membaca alquran akan mendapat dosanya tiap waktu dan dilaknat Allah SWT. “Maka tak ada alasan apapun untuk tidak membaca alquran terlebih di bulan Ramadhan,” tambahnya.
Kendati begitu, Holil mengakui, untuk membaca alquran itu tidak mudah. Harus mengikuti sesuai aturan dan ketentuannya. “Solusinya ya mesti belajar. Karena, kalau tidak bisa membaca alquran sholat seseorang tidak akan diterima. Sedangkan sholat adalah salah satu rukun islam dan membaca alquran merupakan bagian rukun iman,” tegas Holil.
Pada kesempatan yang istimewah itu tampak hadir, Dirut Ponpes Al Farhan Deden Zaenul Farhan, Ketua DPRD Lebak Ade Sumardi, anggota DPRD Kota Serang Abdurohman, guru, ustad, toko masaryarakat, dan wali santri.
Ade Sumardi mengatakan, Ponpes Al Farhan terbilang muda tetapi soal kualitas, santri Al Farhan mampu bersaing dengan ponpes yang ada di Kabupaten Lebak. “Al Farhan satu-satunya Ponpes yang tidak diberi dan menerima sumbangan dari Pemda Lebak. Akan tetapi, potensi santrinya luar biasa berbagai turnamen yang sering diikuti selalu mendapatkan prestasi,” ungkap Ade seraya mengatakan, semoga lulusan Al Farhan menjadi penerus bangsa dan negara ini. (Harir Baldan)




Leave a Reply