RUMAH DUNIA SERBU MARKAS KUTUKUTUBUKU.COM

advert

JAKARTA- Bagi para pecinta belanja buku via online, siapa yang tak kenal dengan situs www.kutukutubuku.com. Sementara bagi para pembaca buku, khusunya novel teenlit dan buku-buku yang bersifat how to, rasanya nama Ollie sudah tak asing lagi. Maka adalah sebuah kesempatan berharga manakala kita bisa bisa langsung bertemu dengan kru www.kutukutubuku.com di kantornya, sekaligus juga bertemu dengan salah satu penggagasnya; Mbak Ollie.

Pengalaman penuh ilmu ini dirasakan tujuh relawan Rumah Dunia; Langlang Randhawa, Muhzen Den, Roy Gozly, Abdul Salam, Sauni, Aini serta saya sendiri, pada Rabu (28/7). Para relawan Rumah Dunia ini difasilitasi Yudhistira Juwono, pengelola Yayasan Tunas Cendekia yang selama ini sudah membantu Rumah Dunia, untuk menyerbu lalu berbagi pengalaman serta menimba ilmu pada Mbak Ollie dan rekan-rekan di www.kutukutubuku.com yang bermarkas di lantai tiga gedung International Language Program (ILP) di jalan raya Pasar Minggu, Pancoran, nomor 39A Jakarta Selatan. “Ada satu spirit yang sama antara Rumah Dunia dan kutukutubuku.com yang dikelola oleh Ollie, yaitu sama-sama bergerak di bidang buku meski cara kerjanya berbeda,” Ujar Yudis, begitu ia akrab disapa. “Kalau Rumah Dunia selama ini lebih cenderung ke arah pengelolaan taman baca dan buku yang sifatnya sosial, Ollie mahir dalam mengemas buku dalam sebuah bisnis yang menjanjikan,” Imbuh pemilik toko perlengkapan bayi Nenen ini.

Ketiga dari kiri; Ollie sedang berfoto bersama relawan.

Setelah menyambangi kantor Mbak Ollie dan masing-masing relawan dihadiahi buku dengan cara memilih sendiri, akhirnya para relawan diajak berbincang-bincang dengan Mbak Ollie untuk sharing ide dan gagasan, baik dia sebagai penulis atau juga penggiat toko buku online di Restoran Sate Pancoran 44 yang terletak tak jauh di samping ILP.

Dalam obrolan santai dan dipenuhi jamuan makan itu, Ollie mengungkapkan bahwa kutukutubuku.com berdiri pada 2006 bersama dengan partner timnya. Seperti perusahaan lainnya, kutukutubuku.com pun berproses dari sebuah tim kecil menjadi tim besar. “Menjalankan kutukutubuku.com saya tidak bisa sendiri. Harus ada tim sekecil apa pun,” ujar pemilik nama asli Aulia Halimatussadiyah yang sudah menulis 15 buku ini. Sementara itu Langlang selaku Wakil Presiden Rumah Dunia mengungkapkan rasa terimkasihnya kepada Yudis yang sudah mempertemukan dengan Mbak Ollie dan kru kutukutubuku.com. “Pengalaman ini sangatlah bermanfaat bagi Rumah Dunia ke depan,” ujar penulis novel komedi Slonong Boy Millionire ini. “Insya Allah kami akan undang Mbak Ollie ke Rumah Dunia untuk berbagi dengan para remaja di Banten,” imbuh Langlang yang sedang menunggu novel keduanya berjudul Merah Putih di Old Trafford (Kaifa Mizan Group) yang sedang dalam proses terbit. [Ahmad Wayang]

Share

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Share

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010