PESTA PENULIS BANTEN DI PESTA BUKU JAKARTA

advert

Ki Amuk mengamuk

Oleh Gading Tirta – Banten Raya Post

Para penulis Banten menggebrak Jakarta di Panggung Utama ”Pesta Buku Jakarta 2010”pada Kamis 8 Juli. Tidak hanya jadi pengunjung, para penulis dari Banten juga launching sejumlah buku yang diterbitkan oleh Gong Publishing. Mereka berpesta.
Acara yang dinamakan ”Kebangkitan Tradisi Menulis di Banten” dimulai dengan woro-woro dua pembawa acara yaitu Ali Sobri alias Akhelbri dan Fatihatunnajihah alias Sabrina Mumtaz di Panggung Utama Pesta Buku Jakarta 2010 atau Jakarta Book Fair, yang berlangsung di Istoran Senayan, Jakarta. Kemudian diusul penampilan Ciwasiat Pandeglang, yang memamerkan seni tradisional Banten, rampak beduk. Dengan tabuhan beduk yang kompak dan keras membuat penonton terpesona dan berkumpul

Dua pembawa acara bertanya kepada 3 pengunjung dan menanyakan apa yang terlintas di benak mereka ketika mendengar kata Banten? Gadis, penngujung yang berasal dari Yogyakarta, mengatakan yang terlintas pertama kali adalah kisah heriok Sultan Banten yang dengan gagah berani mengusir penjajah. “Pokoknya, yang saya tahu, dari sejarah, sultannya keren banget, karena sudah bisa mengusir penjajah,” katanya. Namun, Gadis juga tidak memungkiri kalau dirinya juga merasa ngeri setiap kali mendengar kata Banten.”Saya ngeri dengan tenaga-tenaga dalam yang ada di Banten,” jelasnya. Yang ia maksud adalah debus.

Bedah buku Banten Bangkit

Sedangkan Anis, pengunjung dari Sulawesi. “Yang terlintas adalah Baduy, syaikh Maulana Yusuf,” katanya. Berbeda dengan keduanya, adalah Dedi, dari Jakarta. “Kalau kita dengar Banten, yang terbayang adalah pantai-pantai. Anyer, Carita,” akunya.
Ketiga pengunjung yang dimintai statementnya ini kemudian diberikan “berkat buku” yang diwadahi keranjang.

Ada juga penampilan musikalisasi puisi dari Ki Amuk pimpinan Firman Venayaksa. Perang tanding pembacaan puisi yang dilakukan Toto ST Radik dan Rahmat Heldy HS. launching buku ”Banten Bangkit:Saatnya Otak, Bukan Otot”, sebagai kado ulang tahun Banten kesepeluh. Bedah buku ”Banten Bangkit” dihadiri Ahmad Mukhlis Yusuf, Direktur Umum BKBN Antara, Muhtar Mandala, tokoh masyarakat Banten, Ali Yahya, anggota DPR, dan dimoderatori oleh Bonie Triana.
Kata Mukhlis, “Kita memerlukan pemuda yang cerdas dan berani. Saya juga berharap ada generasi penerus di Banten, yang bisa menulis. Menulis dengan harapan.”
Muhtar Mandala menambahi,  ”Ilmu harus diamalkan. Saya membuat buku . Sekecil apa pun, berikan sesuatu kepada Banten. Tidak usah menunggu jadi Gubernur, atau menunggu bantuan dari pemerintah. Berbuatlah. Dengan berbuat sendiri berarti sebagai kritikan untuk pemerintah, karena itu sebetulnya adalah tugas mereka. Bisakah Banten maju? Banten akan maju kalau pemimpinnya amanah. Kita butuh leader atau
pemimpin, bukan pejabat. Yang banyak sekarang adalah pejabat. Kita krisis pemimpin.
Memimipn, mengutamakan orang yang dipimpin, memberikan waktunya seluruh kepada rakyat.”
Ali Yahya mendapat giliran terakir, “Kita harus menatap ke depan. Banten berdiri karena perjuangan. Bukan hadiah. Saya sudah menulis ’Banten Bangkit’, hanya belum dibukukan.  Dalam konteks sejarah, Banten mestinya menjadi bandar atau daerah kepelabuhan. Karenanya, Bojonegara sedang diperjuangkan menjadi pelabuhan internasional. Itu harus jadi. Hal lainnnya, pola kepemimpinan di Banten tidak hanya amanah, tapi juga sidik, fatonah. Sistem blocking dalam sistem tata ruang yang dipakai di Cina. Itu mestinya yang dipakai oleh Banten. Banyak tokoh Banten di luar yang sukses. Tap pemerintah provinsi belum menarik para anak Banten itu. Padahal saya sudah berkali-kali menggemborkan kepada pemerintah provinsi, agar menyuruh mereka pulang. (*)

?

Share

4 Responses to “PESTA PENULIS BANTEN DI PESTA BUKU JAKARTA”

  1. himpunan mahasiswa banten Says:

    sangat hebat yah….

    akan ada Golagong-golagong muda dari Banten…

  2. Jurjani Says:

    it’s really great, and i do like this information……..

  3. taufiq hidayat Says:

    hal yang wajar bagi seorang penulis ketika dia menjadi terkenal dan berjasa akan tuahan sebuah fikiran yang mereka inspirasikan dalam sebuah tulisan. Tapi aku belum mengetahui seorang penulis yang menjadi orang yang tak berarti di lingkungan sekitar dan orang lain, tapi mungkinkan itu.. he2* imposible….!!!(^’,'^)

  4. Ahmad sholihin gerilyawan Says:

    Penulis adalah orang2 yang imajinatif dan kratif ide2 dan cerita2nya dalam buku yang dia tulis bisa jadi membuat banyak orang terinspirasi dari tulisan yang buat, oleh karenanya penulis adalah profesi yang mulia selama sang penulis membuat cerita2 yang mendidik, menasehati, pok0knya hal2 yang positif,
    Brav0 anak muda Banten,
    “Hamasah”

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

PESONA PULAU BURUNG

Oleh Nurul Noe (Peserta KMRD angkatan ke-21 dan Pendiri Komunitas Backpacker Koprol) Hari terakhir di tahun 2012, tepatnya pada Senin tanggal 31 Desember, saya dan teman-teman backpacker koprol memutuskan untuk berlibur bersama. Masih di daerah Banten yang sebenarnya memiliki berjuta pesona alam nan indah. Setelah mengeksplor Pulau Lima di Karangantu pada tanggal 30 Desember 2012, kali [...]

Share

Full Story | January 20th, 2013

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010