BERKUNJUNG SAMBIL SUMBANG BUKU

advert

SERANG-Sebayak 25 orang, mulai dari pelajar, mahasiswa, pegawai PLN, sampai ibu rumah tangga yang tergabung dalam Komunitas Blogger Benteng Cisadane (KBBC) Tanggerang, Minggu (27/6) pagi tadi, berkunjung sambil sumbang buku sebanyak dua dus ke Rumah Dunia. Dalam kunjungan KBBC, mereka tidak akan mengajarkan bagaimana cara membuat blog atau memberikan donor darah gratis seperti halnya kegiatan sosial yang biasa dilakukan bloger KBBC setiap tiga bulan sekali, melainkan mencari pengetahuan untuk memperluas  wawasan. “Tujuan kami ingin memperluas wawasan, sekaligus menimba pengalaman dari Rumah Dunia.” kata Moh. Arif Hidayanto sesepuh KBBC.

Muhzen Den, salah satu relawan Rumah Dunia menyambut kedatangan KBBC, sekaligus memperkenalkan sejarah Rumah Dunia. Bersama relawan yang lain: Gading Tirta, Harir Baldan, Alun Senja, Abdul Salam serta saya sendiri, saling berkenalan dengan Komunitas Tanggerang ini, lalu berbincang-bincang ringan. Tias Tatanka juga ikut memperkenalkan diri. “Selamat datang di Rumah Dunia.” Sambut Tias istri dari Gol A Gong pada KBBC. Kami juga saling tanya jawab. Santai saja, memang. Tak lama kemudian Gol A Gong pun datang dan memperkenalkan diri.

KBBC yang dibentuk Maret 2008 dan baru diresmikan pada Mei 2008 ini mempunyai visi ingin memberikan kontribusi pada masyarakat Tanggerang khususnya Banten dengan cara menulis atau lewat tulisan. Begitu kata ketua bloger, Ahmad Faisal Hadi (23). “Komunitas KBBC ini anggotanya ada 128 orang. Tapi yang aktif haya sekitar 25 sampai 30 orang saja.” Kata Ahmad Faisal Hadi, atau Paijo, begitu panggilan akrab dalam komunitas blogernya.

Saat ditanya wartawan www.rumahdunia.com, mengenai apakah setiap anggota yang bergabung dalam KBBC hanya khusus bagi warga Tanggerang saja? Paijo lalu tersenyum  penuh arti menaggapi pertanyaan ini. “Dalam KBBC ini anggotanya boleh siapa saja. Saya memasang pengumuman di blog saya, begini, bagi siapa saja warga Tanggerang, atau pernah tingal di Tanggerang, pernah lewat, atau punya saudara di Tanggerang, pernah jalan-jalan di Tanggrang, tahu tentang Tangerang, pernah membaca peta Tangerang, boleh gabung dengan komunitas Bloger Benteng Tanggerang ini.” Paparnya. “Jadi intinya sipa saja, silahkan. Boleh gabung.” Kata Paijo yang masih kuliah di ITB Tanggerang. “Kalau mau gabung tinggal daftar saja di blogerbenteng.com.” ajak Paijo pada semua.

Sebentar saja KBBC berkunjung ke Rumah Dunia. “Rencannya, kami juga mau lihat-lihat Banten Lama, Mas Gong.” Kata Paijo sambil pamit pada semua relawan. RG Kedung Kaban, salah satu relan Rumah Dunia, siap mengantarkan KBBC keliling Banten Lama sambil mencicipi makanan khas Banten, seperti nasi sum-sum atau sate bandeng.

Tak lupa, Gol A Gong selaku pendiri Rumah Dunia serta relawan mengucapkan terimakasih atas sumbanguan buku yang diberikan KBBC. “Weh… dasyat Boy, bukunya bagus-bagus.” Kata Abdul Salam usai membongkar sumbangan buku dari KBBC.[Ahmad Wayang/Roy Goozly]

Share

9 Responses to “BERKUNJUNG SAMBIL SUMBANG BUKU”

  1. #50: Catatan Kunjungan KBBC Juni 2010 part 1 « Personal Daily Says:

    [...] Liputan singkat dari rumah dunia bisa baca di website rumah dunia: http://rumahdunia.com/isi/2010/06/28/berkunjung-sambil-sumbang-buku/ [...]

  2. si Suro Says:

    Terimakasih atas sambutan yang hangat dari Rumah Dunia, Senang bisa berbagi pengalaman bersama kalian :D

  3. uzanc Says:

    ach rese nih…
    ninggalin orang yang lagi kesepian.,,,
    huh… awas yach kang paijo…
    huft seru kya a tuh,,

  4. Kombor Says:

    Terimakasih atas sambutan yang hangat dan luar biasa dari Rumah Dunia. Kami semua merasa bahwa perjalanan kami ke Rumah Dunia dan Banten Lama kemarin merupakan perjalanan yang produktif dan mengesankan.

  5. Dari Rumah Dunia Ke Banten Lama | Tapak Asta Says:

    [...] Liputan di RumahDunia.com: Berkunjung Sambil Sumbang Buku [...]

  6. KBBC Berkunjung Rumah Dunia & Situs Banten Lama | siSuro Journey Says:

    [...] lainnya ; Rumah Dunia – Berkunjung sambil sumbang buku Andi Sakab – Catatan Kunjungan KBBC Juni 2010 part [...]

  7. antown Says:

    terima kasih atas sambutan yg hangat dari rumah dunia, saya pribadi sangat senang bisa bertemu dengan kawan-kawan, palagi setelah mendapat kisah dan prestasi dari kalian.

    semoga kunjungan dari KBBC bisa menambah semangat silaturahim dan persaudaraan.

    Salam,
    antown

  8. pericantik Says:

    wow dah di pulblish nih.. jadi senang ..
    makasih ya Rumah Dunia.. semua teman teman merasa puas. puas bertemu dengan suhu Gol A Gong. disambut dengan senyuman mbak Tyas.. dan keramahan teman teman realwan. juga dapat insprasi mendalam dari sharing yang cukup singkat. semua kata kata teman realawan mengenai tips dan trik menulis itu sepertinya terpatri betul di otak kami. tinggal kami olah dan ledakkan dalam tulisan.
    doakan kami ya .(hehehehe)

    apalagi dipandu oleh mas Kaban. kalo gak ada dia.. nyasar tiga hari kita nyari sate bandeng…

    tempat yang satu ini emang recomended degh..

  9. #27. Laporan Kopdar ke Rumah Dunia « Payjo Says:

    [...] soal perjalanan kemarin bisa dibaca di sini, sini, sini dan banyak lagi yang [...]

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Share

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010