INGIN JADI PENULIS

advert

Pribahasa mengatakan, bisa karena terbiasa. Itu kiranya tepat dilayangkan pada Pipit Fiharsi (26) salah satu penulis kumpulan cerpen FLP (Forum Lingkar Pena) Banten asal Cipanas, Lebak, yang berjudul GilaLova; Segila-gilanya Cinta. Kumcer ini murni ditulis oleh penulis asal Banten yang menceritakan tentang remaja dengan seting berbalut masalah sosial budaya di Banten. Meski terbilang pemula, gadis yang akrab disapa Pipit ini mampu membuat cerita pendek berjudul ‘Nyanyian Ciberang’ hanya dalam tempo sehari semalam. “Itu asli cerpen baru saya. Dari mulai judul, proses pengerjaan, dan editing,” ujar Pipit. “Pikiran saya terfokus pada tulisan dan untungnya tidak ada jadwal ngajar di malam hari,” imbuh Pipit yang dihubungi via telepon pada Kamis (13/5).

Dikatakan Pipit, keterlibatannya dalam pembuatan kumcer (kumpulan Cerpen) ini merupakan cita-citanya sejak SMA. Selain itu sekaligus ia ingin memberikan motivasi pada masyarakat di Kabupaten Lebak khususnya, agar bagi mereka yang minat bacanya tinggi bisa menyalurkan lewat karya tulis berupa cerita pendek. Apalagi Pipit adalah seorang guru Bahasa Indonesia. “Ini adalah wawasan khusus dan sangat diperlukan, mengingat status saya sebagai guru bahasa indonesia,” terang Pipit yang kini mengajar di Ponpes Nurul Madaany di Kampung Babakanpedes, Cipanas.

Pipit juga menambahkan, buku kumcer GilaLova ini diterbitkan, Gong Publishing, sebuah penerbit baru di Banten, yang merupakan lini usaha dari Rumah Dunia. Rencananya kumcer tersebut akan dilaunching pada Hari Kebangkitan Buku#3 di Banten pada Sabtu (15/5) besok. “Selain GilaLova, ada empat buku penulis Banten lainnya seperti bundel Balada Si Roy karya Gol A Gong, Membaca Banten Membaca Indonesia karya Iwan K Hamdan, Melihat Tanpa Mata karya Abdul Latief, Gadis Bukan Perawan karya Jeni Ervina, dan serangkaian buku penulis relawan Rumah Dunia yang diterbitkan secara Indie di Lumbung Banten, yang juga merupakan lumbung arsip literatur tentang atau ditulis oleh wong Banten,” jelas pengurus FLP Lebak ini. [Harir Baldan]

Share

One Response to “INGIN JADI PENULIS”

  1. bang bens ti Labak Says:

    Salam sejahtra Ustadzah maju truss semangaT ……… from beny sampleun hee.e.e.ee.e.e…

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Share

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010