PILKADES SIPAYUNG 2010 BAWA BERKAH

CIPANAS—Pergelaran pemilihan kepala desa (pilkades) Sipayung 2010, Rabu (28/4) kemarin, memang telah mengesahkan Jasimin atau akrab dipanggil Alex asal Kampung Lurah sebagai kepala desa Sipayung Kecamatan Cipanas, yang telah menyisihkan 3 calon pilihan kepala desa lainnya seperti Drs. Dedi Fariwazdi, Agus Supriyatna, dan Didi Mulyadi dengan tempo kurang lebih 10 jam.

Namun kemenangan yang diraih oleh Jasimin ternyata juga turut dirasakan oleh warga sekitar dan pedagang-pedagang lain dari luar Cipanas. Salah satunya H. Suriah (50), wanita yang sehari-hari jualan nasi uduk dan gorengan ini, memanfaatkan acara pilkades untuk jualan pecel. “Pokoknya tiap ada acara pemilihan seperti caleg, presiden, atau yang lainnya saya pengennya jualan aja, lumayan buat nambah-nambah bumbu dapur,” tutur Suriah asal kampung Babakanpedes seraya mengatakan semoga caleg terpilih nanti yang jujur, adil, dan membantu masyarakat Sipayung.

Hal senada pun diuraikan oleh Mukti (43), lelaki berkulit sawo matang ini mengatakan, jualan di pilkades Sipayung 2010 dapat informasi dari sopir bus angkot jurusan Gajrug-Rangkasbitung. “Alhamdulillah baru setengah hari aja sudah laku sepuluh biji,” kata lelaki yang ngaku asal Rangkasbitung ini.

Masih katanya, harga perkaca mata Rp. 15.000,- dan sehari Mukti terkadang berhasil menjual 1lusin kaca mata. “Modal awal saya Rp. 500.000,” jelas Mukti.

Pantauan www.rumahdunia.com di lapangan, beragam pedagang memadati sisi jalan raya Rangkasbitung-Bogor, kilometer 37, Babakanpedes tempat berlangsungnya pilkades Sipayung 2010. Bahkan anggota polisi dibantu warga setempat yang hadir untuk pengamanan juga ikut mengatur laju kendaraan yang melintas. (Harir Baldan)

JASIMIN KADES SIPAYUNG 2010-2016

CIPANAS—Sebanyak 2.425 warga berasal dari 2 kampung yaitu, Kampung Lurah dan Kampung Babakanpedes menggunakan hak pilihnya di pemilihan kepala desa (Pilkades) Sipayung 2010 yang diselenggarakan di Kampung Babakanpedes Cipanas, Rabu (28/4).

Ada 4 calon pilkades dalam pemilihan itu diantaranya, Jasimin asal Kampung Lurah dengan no pilihan 1 yang menggunakan warna biru, no pilihan 2 Drs. Dedi Fariwazdi asal Kampung Babakanpedes dengan warna merah, Agus Supriyatna asal Kampung Babakanpedes no pilihan 3 dengan warna bendera kuning, dan di no pilihan 4 Didi Mulyadi asal Kampung Lurah dengan warna hijau.

Pantauan Baraya Post, ribuan warga dari dua kampung tersebut terlihat antusias menggunakan hak pilihnya. Bahkan hingga penghitungan suara pun warga dari dua kampung tersebut turut menjadi saksi penghitungan suara. Tampak 26 personil dari Polsek Cipanas, 15 anggota Koramil Cipanas, dan 4 anggota Linmas panitia setempat turut mengamankan jalannya pilkades Sipayung 2010 ini.

Wakil Ketua Panitia pilkades Mansyur menyatakan, dari 2.425 daftar pemilih tetap (DPT) jumlah DPT laki-laki sebanyak 1.219 orang dan DPT perempuan tercatat 1.206 jiwa. Namun yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 2.076 orang. “Hasil penghitungan suara mencatat calon pilkades dengan no pilihan 1 atas nama Jasimin meraih 951 suara, diurutan kedua bercokol nama capilkades Drs. Dedi Fariwazdi dengan raihan 559 suara, diposisi ketiga bertengger capilkades Agus Supriyatna dengan perolehan 420 suara, dan urutan terakhir dihuni oleh capilkades Didi Mulyadi torehan 113 suara,” terang Mansyur usai acara seraya mengatakan ada 33 surat suara yang rusak dan tidak dicoblos.

Ditambahkan Mansyur, berjumlah 216 DPT yang tidak menggunakan hak pilihnya dan ada 33 surat suara yang rusak. “Karena warga dari kedua kampung ini banyak yang bekerja di luar negeri sebagai TKI dan mahasiswa yang berada di luar daerah,” kata Mansyur.

Pemenang pilkades Sipayung 2010 Jasimin menyampaikan ucapan terima kasih banyak kepada warga yang sudah memilihnya menjadi kepala desa untuk masa jabatan 2010-2016. “Ingin membantu warga Desa Sipayung lewat program kegiatan seperti pendidikan, olah raga, jalan, dan irigasi,” kata Jasimin seraya mengatakan ingin mengikuti jejak almarhum Lurah Jamsuna yang notabene bapaknya sendiri.

Sementara itu warga desa Sipayung berharap semoga kepala desa yang terpilih membawa perubahan baik itu dari segi infrastrutur maupun sufrainstruktur. “Siapa pun nanti yang terpilih yang penting bisa membantu rakyat Sipayung, karena di Desa itu banyak program seperti beras orang miskin, PNPM Mandiri, dan Fresh Money,” ujar Neneng Siti Laya Fakriah warga Babakanpedes.

Hal senada pun dilontarkan Yazid Fuadi warga Kampung Lurah, ia berpesan agar pemimpin yang terpilih nanti bisa amanah, jujur, adil, dan diharapkan membawa perubahan buat Desa Sipayung. “Kepala Desa sebelumnya adalah Wirtasado,” kata Yazid. (Harir Baldan).

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Full Story | July 18th, 2010