KUMANDANG GELAR MIMBAR BEBAS
rumahdunia | Warta Banten | March 31st, 2010 | No Comments »
PANDEGLANG—Menjelang Hari Ulang Tahun Kabupaten Pandeglang ke-136, yang jatuh pada tanggal 1 April 2010 besok. Rekan-rekan mahasiswa asal Pandeglang yang tersebar di perguruan tinggi negeri dan pereguruan tinggi swasta baik di Banten maupun di luar Banten, berkumpul di Pendopo Alun-alun Pandeglang, Rabu (31/3/10) sore.
Perkumpulan mahasiswa asal Pandeglang itu mengatasnamakan Keluarga Mahasiswa Pandeglang (Kumandang), yang saat itu menggelar kegiatan bernama Mimbar Bebas bertema; 136 Tahun Pandeglang di Mata Kita! Acara Mimbar Bebas di mulai sejak pukul 13.30 WIB, dengan menampilkan beberapa perwakilan dari tokoh pemuda, organisasi masyarakat/LSM, mahasiswa dan siswa, untuk menyampaikan kritik atau pandangannya terhadap kinerja pemerintah Kabupaten Pandeglang selama ini.
“Di mimbar bebas ini, saya akan memberikan kritik auto kritik untuk kinerja pemerintahan. Sebab apa? Masih banyak kemiskinan dan kebodohan di Pandeglang ini, sehingga kesejahteraan rakyat masih dipertanyakan. Sumber daya alam yang melimpah tapi tidak diikuti dengan sumber daya manusia yang kompeten, percuma saja. Karena, ini hal penting yang harus diperhatikan. Wilayah Utara yang dijadikan pusat kota tapi di wilayah Selatan terbengkalai. Banjir di Panimbang, Pagelaran dan sekitarnya. Butuh perhatian banyak,” kata salah satu perwakilan dari O! (organisasi fans Iwan Fals) cabang Pandeglang dengan penuh semangat saat orasi.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Kang Uday, salah satu tokoh pemuda Pandeglang. “30% PAD yang selama ini ditarik oleh pemerintah Pandeglang adalah, dari kemiskinan rakyat yang sakit,” katanya dengan nada keras dan berapi-api di hadapan 30an orang yang hadir pada acara tersebut.
Diakui oleh ketua pelaksana Irwan Hermawan, bahwa acara Mimbar Bebas ini sengaja digelar sebagai tempat aspirasi masyarakat untuk member pandangan tentang pemerintahan Kabupaten Pandeglang. “Acara ini, sebagai refleksi dari kami rekan-rekan mahasiswa khususnya dan umumnya masyarakat Pandeglang, untuk menyampaikan uneg-unegnya tentang kekurang puasnya atas kinerja pemerintahan,” ujar Irwan.
Acara Mimbar Bebas tidak hanya menggelar orasi saja, tetapi pentas musikalisasi juga. Dari Kelompok Pengamen Jalanan Rangkasbitung, yang dimotori oleh Kang Ugas juga ikut berpartisipasi meramaikan acara. Selain itu juga, dari perwakilan-perwakilan ormas, tokoh pemuda dan pelajar juga boleh menyampaikan kritiknya lewat lagu.
“Acara Mimbar Bebas pertama kali diselenggarakan tahun ini. Tahun-tahun sebelumnya kegiatan ini tidak pernah ada. Terus, Mimbar Bebas ini juga, digelar dalam rangka memperingati HUT pemerintah Kabupaten Pandeglang,” tutur Irwan, “harapannya, pemkab Pandeglang banyak perubahan dari tahun ke tahun. Dan kesejahteraan rakyat kian merata,” tambahnya.[De2n]



