MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

advert

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise yang sedang dirintis oleh Yusifa (35).

My Bakso memang berbeda dari bakso-bakso biasanya. Selain tidak menggunakan MSG atau Monosodium Glutamate. My Bakso di buat sendiri dan di kemas secara higienis  serta tempatnya bersih dan rapih, membuat My Bakso menjadi alasan wajib sebagai tempat santai sambil menikmati My Bakso yang maknyus.

My Bakso mempunyai banyak variasi, diantaranya ada bakso urat halus, bakso kotak rawit campur, bakso urat jumbo campur, bakso isi keju dan bakso mie mangkuk keriuk. Harga yang ditawarkan My Bakso relatif murah, antara tujuh ribu sampai delapan ribu rupiah per porsinya. Sesuai dengan slogan My Bakso: ‘Rasa bintang lima, harga kaki lima’. “Selain murah meriah, bakso di sini juga di jamin sehat, karena My Bakso tidak menggunakan bahan pengawet,” kata Ysifah, ibu  beranak tiga menuturkan.

Cara pembuatan My Bakso, diakui Yusifa sebenarnya sama saja seperti pembuatan bakso-bakso yang lain. Namun tetap ada perbedaan. Dalam pemilihan bahan-bahannya pun harus dijaga ke segarannya serta kualitasnya. Seperti 1 kg daging sapi segar, 150 gram tepung tapioka, bumbu-bumbu (yang dibeli dari Surabaya), serta ditambah dengan sari tumbuhan Mahoni. “Sari Mahoni ini selain mengandung banyak manfaat, juga sebagai penyeimbang rasa dan pengganti MSG,” terang Yusifa.

My Bakso buka setiap Senin sampai Sabtu dari pukul 09.30 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Khusus untuk hari Minggu pertama dan keempat, My Bakso libur. Di My Bakso juga menerima jasa catering atau pemesanan.

Saat di tanya mengenai penghasilan yang di dapat tiap harinya, Yusifa enggan menjawab secara rinci. “Ya, pokonya Alhamdullilah…,untuk biaya hidup bersama ketiga anak saya, saya rasa sudah lebih dari cukup,” kata Yusifa sambil mengatakan dalam waktu dekat ini dirinya akan menambah menu sebagai pelengkap My Bakso, seperti Juice, Cofee, dan Bou-Bee Crepes.

Wina, salah satu pembeli My Bakso, warga Ciracas-Serang, mengaku sering mampir ke Restro My Bakso ini. “Baksonya enak. Selain itu tempatnya juga bersih,” kata Wina yang mengaku suka dengan bakso isi keju.***(Ahmad Wayang, relawan dan wartawan www.rumahdunia.com)

Share

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Share

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010