JADI JUARA CERPEN DAPAT DUKUNGAN DARI WABUP
rumahdunia | Banten Star | March 25th, 2010 | No Comments »
LEBAK, CIPANAS—Gerakkan literasi lokal “Cipanas Iqro” yang dicanangkan Ikatan Keluarga Mahasiswa Cipanas (IKMC), Sabtu (27/2) di sekretariat IKMC, ternyata sudah dilakukan sebelumnya oleh Nunu Fauzan Helwah. Remaja yang mengadopsi filosofi: Banyak baca pasti banyak tahu dan jarang baca sudah tentu tidak tahu, ini yang jadi kunci sukses Nunu Fauzan Helwah meraih juara ke-1 lomba menulis cerpen tingkat Provinsi Banten, yang digelar di Anyer pada Mei 2009 lalu. “Sejak dari SD sudah hobi baca buku seperti cerita atau dongeng,” tuturnya.
Hobi baca anak ke-6 dari 7 saudara ini berbuah manis ketika mengikuti ekstrakurikuler yakni; klab bahasa di sekolahnya, SMPN 1 Cipanas. Alhasil, bermula dari sanalah bakat menulis Nunu berkembang. “Menulis cerpen sangat menarik, tidak menyita waktu dan bebas mengekpresikan diri,” urai Nunu.
Selain menulis cerpen bakat yang di miliki oleh siswi yang duduk di kelas IX ini adalah membaca puisi. Untuk kedua kali Nunu berhasil meraih peringkat pertama se-Kecamatan Cipanas dan Kecamatan Lebak Gedong. Tak cukup sampai di situ, pelajar yang suka dengan novel Laskar Pelangi ini, ternyata jago bercerita. Bakat ceritanya dihadiahi juara kesatu tingkat Kabupaten Lebak.
Nah, amat beralasan jika guru-gurunya bangga dan menyambut baik hasil postif ini. Salah satunya, guru pembimbing klab bahasa Indonesia, Drs. Sastra, menurutnya, prestasi tidak melulu ditentukan oleh status. “Yang pasti bangga dengan keberhasilan yang digapai Nunu. Sangat luar biasa ternyata anak daerah mampu bersaing dengan pelajar dari kota yang ada di Banten,” jelas Sastra.
Ternyata pujian dan dukungan tak hanya mengalir dari pihak sekolah saja. Orang sekelas Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah pun turut memberikan apresiasi atas keberhasilan anak dari pasangan KH. Cece Assasudin dan Hj. Oong Aulia ini. Dijelaskan Nunu, Wabup pun pernah berkata demikian, ”Lanjutkan terus belajar menulisnya. Nanti kamu kuliah jurusan Informasi dan Komunikasi biar jadi wartawan.” [Harir Baldan]





Leave a Reply