“LUKISAN AINI”, NOVEL TERBARU GOLA GONG – TIAS TATANKA

advert

LUKISAN AINI (Penerbit Zikrul Hakim, 2010), ini terinspirasi dari seorang anak bernama Aini, yang rajin datang ke Rumah Dunia untuk membaca dan melukis.  Dari royalti novel ini, Aini akan kami beri beasiswa untuk masuk ke sekolah setingkat SLP. Tertimakasih ya, Allah, yansg telah memberikan kesehatan pada kami. Juga pada orang tua kami;  pada Drs. H. Haris Sumantapura dan Hj. Atisah, HMA. Agus Sutanto, BcHk  dan Ibu Sugiharsih, yang selalu mendoakan dan merestui langkah-langkah kami.

Kepada anak-anak Rumah Dunia yang selalu tertawa bahagia dan para volunteer yagn tak pernah lelah memakmurkan Rumah Dunia. Terima kasih juga bagi Pembaca Budiman, yang membeli novel ini, karena dengan begitu Anda sudah membantu pengembangan RUMAH DUNIA. Mereka menyampaikan terima kasih untuk itu. Selamat membaca novel ini dan berbahagia! Jika ingin mendapatkan info lebih banyak, silahkan klik www.rumahdunia.net

Novel ini menceritakan Aini, gadis kecil yang menemukan indahnya warna-warni dunia melukis. Ketekunannya berlatih membuatnya memiliki cita-cita menjadi seorang pelukis. Di tengah kondisi keluarga tak mampu, ia beruntung bergabung dengan Rumah Dunia, sebuah pusat belajar yang menyediakan media belajar membaca, menulis, melukis dan berpuisi. Di sanalah bakat dan kemampuan melukis Aini terasah, sehingga ia berkesempatan memamerkan lukisannya di depan para pejabat.

Jika mau pesan langsung ke Rumah Dunia, bisa langsung transfer ke Heri Hendrayana Harris, BCA Serang, norek 245 1790 121. Harga rp. 50.000,-, ongkos kirim gratis, tanda tangan pengarang, dan tentu infaq untuk Rumah Dunia. Confirmasi ke 0815 13310 132. Ayo, beramal lewat membeli buku. Jangan lewatkan!

Share

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Share

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010