MAULIDAN BERNUANSA KAMPANYE

advert

CILEGON—Mendekati Pilkada Cilegon 2010 ada saja pihak yang memanfaatkan momen peringatan hari besar Maulid Nabi Muhammad SAW dengan berkampanye. Seperti halnya pasangan calon Walikota Cilegon Iman dan Edi yang langsung diwakili Walikota Cilegon Aat Safaat pada Selasa (2/2) bertempat di halaman Masjid Al-Iman, Link. Kaligandu Kulon, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon.

Nuansa kampanye jelas terasa ketimbang perayaan Maulidnya. Terdapat puluhan bendera dan poster yang dipasang di pinggir jalan serta pernyataan dukungan atas Iman dan Edi dengan spanduk yang dibentangkan diatas jalan.

”Ini namanya muludan sekaligus kampanye,” kata Jahiri saat mengobrol bersama wartawan www.rumahdunia.com yang sedang menyaksikan jalannya acara tersebut. Jahiri menambahkan bahwa untuk mengadakan acara tersebut tiap kepala keluarga Link Kaligandu Kulon, khususnya RT 11/RW 10 diharuskan membayar iuran sebesar Rp.120.000.

Acara yang berlangsung sejak pukul20.00 WIB ini dihadiri oleh anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi Parta Golkar yaitu Rahmatullah dan Supriyanto, Camat Purwakarta, Lurah Purwakarta, para tim sukses Iman-Edi, tokoh masyarakat dan warga sekitar.

Dalam kesempatan sambutan tokoh masyarakat Link. Kaligandu Kulon, H. Sadeli  jelas menghimbau warga untuk mendukung Iman selaku putra Walikota Cilegon untuk meneruskan kekuasaan nomor satu di Cilegon menggantikan ayahnya. Begitupun juga pada sambutan selanjutnya yang disampaikan oleh tokoh pemuda Kecamatan Purwakarta dan sekaligus Anggota DPRD Kota Cilegon, Rahmatullah yang terpilih dari partai Golkar wilayah Kecamatan Purwakarta dan Kecamatan Jombang, mengungkapkan rasa terima kasih kepada warga serta menghimbau kepada warga untuk mendukung partai Golkar dalam Pilkada Cilegon nanti.

Sayangnya acara tersebut sebenarnya berniat untuk mendatangkan Iman Ariadi, namun anggota DPR RI dari Faksi Partai Golkar tersebut berhalangan hadir. Menurut Aat, putranya tidak bisa hadir karena sedang menghadiri sidang Paripurna di Senayan Jakarta, membahas mengenai kasus Bank Century.

Ditengah kesempatan untuk naik ke atas panggung, Walikota Cilegon yang jabatannya akan berkahir pada tahun ini sesekali menyelipkan kata-kata himbauan untuk mendukung putranya dalam sambutan yang membahas pembangunan kota Cilegon saat ini. ”Para ulama mendatangi saya dan mengaharapkan anak saya untuk meneruskan perjuangan dalam pembangunan Kota Cilegon ke depan,” kata Aat di hadapan Warga. Aat pula menyerukan kepada warga untuk beristiqharoh dan berdoa saat Pilkada nanti, supaya pasangan calon walikota yang terpilih nanti adalah orang yang mampu membawa perubahan pembangunan Kota Cilegon ke yang lebih baik.

Pada akhir sambutannya, Aat menyerahkan sumbangan berupa uang sebesar 20 juta rupiah untuk pembangunan Masjid Al-Iman. ”Sepuluh juta sumbangan dari Pemda. Sedangkan sepuluh juta lagi dari pribadi saya,” kata Aat yang kemudian memberikan uang tersebut kepada tokoh masyarakat Link. Kaligandu Kulon.

PRO-KONTRA

Penyelenggaraan acara Maulid Nabi Muhammad SAW justru menuai pro-kontra dalam masyarakat Link. Kaligandu Kulon. Pasalnya sebagian warga masih menghendaki acara Maulidan digelar seperti biasanya dengan mengadakan panjang Maulid.

Jahiri selaku warga menilai, Maulidan kali ini sama saja ingin menghapus tradisi panjang Maulid. Padahal jika menggelar acara panjang Maulid lebih ramai dan tidak akan memutus silaturahmi kepada keluarga untuk mengantarkan berkat ke mesjid.

Banyak pihak yang menilai acara tersebut tidak ubahnya seperti memancing, yaitu mengharapkan mendapat uang dari calon Walikota dalam masa kampanye untuk biaya pembangunan Masjid Al-Iman, tidak pada hakekat perayaan Maulid sebenarnya. (RAMA)

Share

One Response to “MAULIDAN BERNUANSA KAMPANYE”

  1. azzam Says:

    kalo pak wali bagi2 duit di masjid itu biasa. biasanya saat sholat jumat keliling. atribut partai gilkar pasti rame, dari bendera sampe spanduk. saking biasanya warga cilegon kayanya lupa, kalo uang pemda cilegon ditumpangi kepentingan partai.

    masa kampanye kaya gini-ni duit bertebaran….
    ambil aja duitnya, halal kok,
    jangan pilih orangnya.
    taulah maksudnya, ngasi tapi ngarep yang lain gimana?

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Share

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010