DAPAT PINJAMAN MODAL

advert

PINJAMAN MODAL

Oleh: Harir Baldan

Untuk meraih kesuksesan dalam dunia usaha, selain butuh modal tentunya, pengorbanan, dan kerja keras juga harus memperhatikan mutu dari produk tersebut. Dengan begitu kepuasan pelanggan akan tetap terjaga. Hal inilah yang diterapkan oleh H. Oman Rohman (47) pemilik toko ”Aneka Pakasaban” yang khusus menjual ban, yang berada di Jalan Raya Cipanas Km 38 dari arah Kota Rangkasbitung. Usaha ban ini sebelumnya dikelolah oleh kakaknya, H. Ubud. Tapi karena bangkrut, pada tahun 1992 H. Oman meneruskan usaha ban bekas tersebut. Ketika lelaki beranak tiga ini menjalan usaha ban bekas ini juga sempat mengalami kendala, lagi-lagi soal dana. ”Terutama untuk pembelian bannya,” kata Oman.

Namun secercah harapan itu datang ketika suami Ema Darmayani ini ditawarkan kerja sama dengan perusahaan ban ternama yang terkenal di Bandung, yakni PT.Sinar Jaya Rubber (SJR).”Melalui salesnya saya dapat modal. Kerja sama itu dalam bentuk pengolahan ban. Saya hanya mencarikan ban-ban bekas saja,” kata Lelaki asli Cipanas ini. ”Lalu ban yang sudah di vulkanisir dikirim lagi kesini,” tambahnya.

Kini dalam Seminggu toko H. Oman mampu mengirimkan 100 sampai150 ban bekas. Ban- ban yang tersedia di bengelnya hanya ban Colt Diesel saja. Harganya berkisar Rp. 750 ribu,- yang sudah di vulkanisir. Namun selain menjual juga menerima memvukanisirkan cukup membayar jasanya Rp. 390 ribu.  Kerja sama itu ternyata berbuah manis, kini roda usaha yang dijalankan Oman telah memiliki cabang di Pasar Gajrug, mesin congkel, 4 mesin cetak, kompresor. Ternyata keberadaan toko ban ini berdampak bagi warga setempat.“Dulu saya pernah tawarkan pada warga sekitar tapi mereka tak tahan karena terlalu berat. Tapi ada salah satu warga dari sini yaitu, Farid,” beber Oman Rohman. Rohman salah satu dari empat karyawannya mengatakan,”Bagi saya sendiri sangat membantu begitu juga dengan anak-istri saya.” Tak pelak harapan dan cita-citapun keluar dari bibir Oman. ”Harapan saya kalo ada modal ingin membeli mesin cetak ban yang lebih modern,” harapnya.

Share

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Share

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010