PANJANG MULUD BERMUATAN POLITIK

advert

Foto: www.disdukcapil-serang.com

CILEGON- Memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW Pemkot Cilegon menggelar Festival Ngarak Panjang Mulud pada jumat siang (19/2). Dikuti oleh seluruh kecamatan, berbagai badan, dinas, dan intani sekota Cilegon. Panjang mulud merupakan satu budaya yang sudah lama berkembang dalam masyarakat kota Cilegon dalam memperingati hari besar maulid Nabi Muhammad SAW.

“Ini kali pertama kita mengadakan lomba panjang mulud yang insya Allah akan berlanjut ke tahun-tahun berikutnya,” kata Sabit, ketua Risma Masjid Agung Nurul Ikhlas kepada Wartawan www.rumahdunia.com. Sebelumnya Festival Dzikir Mulud dan Syair Asmaul Husnah sudah dilaksanakan pada hari kamis kemaren bertempat di Masjid Agung Nurul Ikhlas. Sabit menjelaskan bahwa Festival berlangsung berkat kerjasama dari berbagai pihak, yaitu DKM, Risma Masjid Agung Nurul Ikhlas, Majelis Ulama, dan bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Cilegon.

PANJANG MULUD

Para khafilah peserta Festival membawa berbagai bentuk panjang mulud yang dihias sedemikian rupa. Pada umumnya panjang mulud yang dihias di atas mobil itu berbentuk replika Masjid, rumah, kapal, dan binatang berupa onta.

Setiap panjang mulud pasti memiliki daya tarik tersendiri, baik bentuk maupun isi di dalamnya. Yang tidak boleh tertinggal adalah warna-warni hiasan telor yang terbuat dari kertas warna membentuk berbagai bunga, atau yang lebih praktis sekarang menggunakan sebuah wadah untuk meletakan telor yang terbuat dari plastik berwarna ke-emasan membuat panjang mulud semakin ramai. Berbagai kain, pakain, dan sajadah, makanan, serta lembaran uang kertas digunakan untuk menghiasi replika panjang mulud. Bahan makanan yang digunakan semuanya bahan menta berupa beras, mie instan, berbagai buah, dll.

Iringan pawai panjang mulud dimulai dari depan kantor walikota Cilegon di Jalan Jendral Sudirman yang dilepas oleh kepala dinas pariwisata dan budaya kota Cilegon. Pawai yang dimulai pukul satu siang itu diramaikan oleh berbagai jenis musik seperti Drumband, rebana, marawis, kasidah, dan kendang. Hingga kemudian iring-iringan pawai keagamaan berakhir di depan rumah dinas Kota Cilegon yang disambut oleh Walikota dan para pejabat kota Cilegon disebuah panggung kehormatan.

MUATAN POLITIK

Diantara sekian banyak panjang mulud yang ikut serta, ada dua kendaraan panjang mulud yang menarik perhatian. Dimana terdapat dua jenis panjang mulud terdapat gambar pasangan bakal calon walikota Cilegon, Iman dan Edi. Seperti dibagian samping mobil hias Dispora, tepatnya di pintu mobil terdapat sebuah gambar Iman dan Edi. Kendaraan lainnya yaitu milik kafilah asal kecamatan Grogol yang memasang tulisan pernyataan dukungan atas Iman dan Edi.

Setelah acara berakhir, para peserta kemudian membawa pulang kembali panjang mulud untuk dibagikan sendiri kepada warga, terutama kaum fakir, miskin dan yatim piatu. Para peserta tinggal menunggu pengumuman pemenang oleh panitia dan akan mendapatkan uang pembinaan bagi pemenang. [Rama]

Share

One Response to “PANJANG MULUD BERMUATAN POLITIK”

  1. azam Says:

    kang rama, kapan muludan di tempatmu…..

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Share

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010