IBUNDA CERPENIS BANTEN WAFAT
langlang | Warta Banten | February 16th, 2010 | 1 Comment »
TANGERANG- Najwa Fadia, salah satu relawan Rumah Dunia dan cerpenis Banten yang sudah lama tak terdengar kiprahnya dalam kegiatan literasi dan tulis menulis beberapa tahun belakangan lantaran disibukkan membantu dan berjuang bersama Abdul Fatah, sang suami tercinta, di Kresek, Tangerang, kini sedang berduka cita. Pasalnya, pada Selasa (16/2) pukul 02.00 WIB, sang ibunda tercinta Awed Sukeanah Surachman Binti Dawa’in yang berada di Cigeulis, Pandeglang, Banten, meninggal dunia pada usianya yang ke 56 tahun.
Almarhumah dimakamkan di kampung halamannya di Cigeulis pada Pukul 10.00 WIB. Najwa yang juga ketua dan perintis FLP (Forum Lingkar Pena) Cabang Serang pada periodenya, tentu merasa sangat berduka, pasalnya Najwa saat ini sedang dalam masa hamil tua anak pertamanya. Meski sang ibunda tidak bisa menyaksikan kelahiran sang cucu, Najwa tetap berusaha tegar. Via SMS yang dikirim ke sesama relawan Rumah Dunia dan rekan-rekan di Forum Lingkar Pena se-Banten, Najwa mengaku dirinya memang sedang diuji oleh Allah. ”Aku tahu ya Allah, Kau tidak akan menguji hamba-Mu di luar kemampuannya. Selamat jalan Emak sayang, semoga Allah menempatkanmu di jannah-Nya. Amin,” ujar Najwa yang sudah menulis buku antologi cerpen duet bersama Ibnu Adam Aviciena berjudul Panggil Aku Bunga (Gema Insani Press), antologi cerpen Rumah Dunia Padi Memerah (pro3), antologi cerpen Rumah Dunia Kacamata Sidik (Senayan Abadi), antologi cerpen Rumah Dunia Harga Sebuah Hati, serta antologi cerpen Milad 8 tahun FLP bersama Helvy Tiana Rosa dan kawan-kawan berjudul Ketika Cinta Cinta Menemukanmu (Gema Insani Press).
Akhirnya segenap relawan Rumah Dunia dan aktivis Forum Lingkar Pena se-Banten mengucapkan, selamat jalan buat ibunda. Semoga Allah memberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan. Mudah-mudahan amal ibadahnya diterima Allah SWT. Amin. [Langlang]





May 9th, 2010 at 2:40 am
I’m sorry to hear that.