PUISI-PUISI DITO ANUROGO
langlang | Puisi | February 15th, 2010 | 1 Comment »
Mungkinkah
akulah merpati
Engkaulah mentari
mungkinkah merpati
merengkuh mentari
akulah embun
Engkaulah daun
mungkinkah embun
memeluk daun
akulah karang
Engkaulah gelombang
mungkinkah karang
mengenang gelombang
akulah raga
Engkaulah jiwa
mungkinkah raga
membelai jiwa
akulah telaga
Engkaulah teratai
mungkinkah telaga
merangkai teratai
akulah airmata
Engkaulah mataair
mungkinkah airmata
menjelma mataair
akulah tiada
Engkaulah ada
mungkinkah tiada
menyatu ada
***
Menjelma Cahaya
Bukan bahagia
yang membuat
bibirmu tersenyum
Bukan bintang
yang membuat
malammu benderang
Bukan diriku
yang membuat
hidupmu bermakna
Bukan dirinya
yang membuatmu
menemukan jatidirimu
Bukan doa
yang membuatmu
dimuliakan Allah
Bukan duri
yang membuatmu
terluka perih
Bukan harmoni
yang membuat
harimu harmonis
Bukan harta
yang membuatmu
menjadi kaya
Bukan jurang
yang membuat
jalanmu terhalang
Bukan kemesraan
yang membuat
kisahmu romantis
Bukan matahari
yang membuat
matahatimu bercahaya
Bukan melati
yang membuat
mimpimu harum
Bukan melodi
yang membuat
misterimu bermelodi
Bukan mendung
yang membuat
cakrawalamu kelam
Bukan ombak
yang membuat
perahumu karam
Bukan pelangi
yang membuat
langitmu berwarna
Bukan penderitaan
yang membuat
airmatamu mengalir
Bukan permata
yang membuatmu
penuh pesona
Bukan perpisahan
yang membuat
jiwamu gelisah
Bukan pertemuan
yang membuat
hatimu tergetar
Bukan tahta
yang membuatmu
menjadi berkuasa
melainkan Cinta
yang membuatmu
seperti ini
Cinta membuatmu
menjelma Cahaya
abadi senantiasa
***
Mata Sejatimu
Mata rindumu
mata rindang
Mata manjamu
mata manis
Mata mesramu
mata mestika
Mata kasihmu
mata kata
Mata sejatimu
mata sehati
Mata tulusmu
mata tulis
Mata abadimu
mata abad
***
Dito Anurogo lulusan Fakultas Kedokteran UNISSULA Semarang, aktif sebagai anggota FLP (Forum Lingkar Pena) Semarang. Peraih gelar Reporter of the Month pada bulan Desember 2007 dari Kabar Indonesia ini juga pernah menjadi juara II HOKI Online Literary Awards 2008
(HOLY 2008). Ia juga pernah menjadi Nominator Lomba Penulisan Esai Ilmiah Populer Harun Yahya International Award 2003, Juara I Lomba Menulis Surat Cinta di HOKI (Harian Online Kabar Indonesia), Pelangi Jiwa merupakan salah satu ebook karyanya, yang ditulis bersama dengan Flacheya. Penulis tinggal di JL. Cinde Barat No. 4 Semarang 50256 Jawa Tengah, dapat dihubungi di +62-856-41-288-711 atau ditoanurogo@gmail.com
***
REDAKSI menerima kiriman puisi 5-6 judul disertai biodata, alamat, foto diri, dan nomor rekening bank dalam satu file attachment ke puisi@rumahdunia.com. Puisi yang dimuat akan diberi honorarium sebesar Rp. 50.000,- per-edisi.




February 19th, 2010 at 4:13 pm
bener2 puisi yg buat nyes di hati….2 thumbs up buat pak dokter dito…