PAGELARAN SENI DAN PASAR TRADISIONAL

advert

SERANG – Komunitas Mahasiswa Mancak (Komma) yang tergabung dari berbagai perguruan tinggi menggelar kegiatan Pagelaran Seni dan Pasar Tradisional, Sabtu (13/2) kemarin di lapangan Lewibadak, Kec. Mancak, Kab. Serang. Ketua Panitia Iswahyudi Pratama menjelaskan, kegiatan ini dalam usaha memanggil para pemuda Mancak untuk tetap semangat dan mempertahankan budaya tradisional yang ada di wilayah Mancak agar tidak punah. “Budaya tradisional di sini seperti pencak silat, tarian tradisional, rampak bedug, kasidah, nasyid,  rampak lesung, marawis, angklung, marhaban, yalil,  dan al-kiron. Semua itu akan kami mempertahankan agar tidak cepat punah.” jelasnya.

Adapun pasar tradisional menyediakan berbagai makanan dan minuman tradisional seperti lepet, jejorong, kue unti, tape, getuk, dan hasil kebun seperti dukuh, jagung, gula aren, emping dan air dugan (kelapa –red). Pagelaran Seni dan Pasar Tradisional merupakan program tahunan jangka panjang Komma. Ida Laela, salah satu panitia menambahkan, Komma yang diambil dari bahasa Arab memiliki arti penting yakni bangkit. Bangkit bagi para pemuda warga Mancak untuk kreatif di tengah arus global. “Acara ini adalah kreatifitas muda Mancak untuk Mancak.” ucapnya.[roy goozly]

Pada pagelaran seni juga terdapat hiburan musik band, dangdut, dan teater, yang juga diisi oleh warga Mancak. Miftahudin, ketua Komma, mengatakan ini memang moment tepat bagi mereka untuk berekspresi dan menujukan potensinya. Terlihat peserta band membludak hingga 36 peserta dan 17 peserta tari. Hal itu disadari Egi, peserta band, “Iya banyak tapi bagus, kreatif dan bisa mengeluarkan semangat kreatifitas anak Mancak. Kami akan tampil bentar lagi,” katanya kepada rumahdunia.com. Eli Awaliyah, salah satu pengunjung mendukung kegiatan tersebut. “Untuk membangkitkan semangat anak muda karena ini bagian dari proses mental. Seperti anak saya yang sejak dulu menginginkan karya dipamerkan.” katanya kepada rumahdunia.com.[]

Share

One Response to “PAGELARAN SENI DAN PASAR TRADISIONAL”

  1. Ade saputra Says:

    Tlong dong bgi kalian yg knal ma yg nm’y ida yuzniar. Tlong sampaikan ade mnanti khdran’y

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Share

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010