BACA PUISI WONG CILIK #3 DI RUMAH DUNIA

advert

Inilah aksi tukang ojek saat baca puisi

RUMAH DUNIA – Siapa pun bisa berpuisi. Mengekspresikan segala unek-unek dalam hati dalam curah kata-kata. Puisi tak hanya milik para penyair, karena puisi adalah milik manusia. Tak terkecuali adalah wong cilik; tukang ojek, tukang cendol, tukang dodol, tukang somay, pemulung, tukang gali sumur, atau profesi sejenisnya. Yah. Kini tiba lagi saatnya wong cilik di Serang dan sekitarnya berpuisi.

Nah. Setelah sukses pada tahun-tahun sebelumnya, untuk ketiga kalinya, Rumah Dunia yang identik dengan taman bacaan masyarakat, akan menggelar kegiatan bertajuk Lomba Tulis Dan Baca Puisi Wong Cilik Jilid#3 yang akan digelar pada Minggu (14/2) pukul 08:00 WIB s/d selesai. Ada pun terkait syarat apa saja bagi peserta yang akan ikut, Lanang Sejagat, ketua pelaksana mengatakan, syaratnya cukup mudah. “Sama seperti tahun lalu, syarat mengikuti lomba tersebut adalah tentunya mereka yang berporfesi sebagai petani, tukang becak, pedagang asongan, tukang parkir, tukang kuli panggul, dan sejenis profesi lainnya. Dan ini gratis!” ujar Lanang penuh semangat.  “Terkecuali tukang mencuri, atau tukang rampok dan tukang-tukang korupsi. Mereka tidak boleh ikut,” imbuh mahasiswa IAIN Banten ini.

Ada pun syarat lainnya adalah membuat atau menulis satu buah puisi karya sendiri yang akan dibacakan, menyertakan foto kopi KTP. Selain itu juga menurut Lanang, peserta dibatasi hanya 100 orang. Bagi mereka yang bisa memenangkan lomba ini, maka panitia akan menyiapkan hadiah total sebesar Rp 1.300.000 plus sekeranjang buku. “Nah, jika ada rekan-rekan yang mau daftar silahkan datang saja ke Rumah Dunia dengan alamat Komplek Hegar Alam No. 40, Ciloang. Atau telpon langsung ke panitia di 0254-224955,” jelas Lanang.

Selain pembacaan puisi, acara juga akan menghadirkan para pemenang dan finalis Wong Cilik Baca Puisi tahun-tahun sebelumnya. “Mereka akan melakukan mementaskan bagaimana cara baca puisi yang menarik,” ujar Lanang. Selain sebagai pengisi acara, mereka juga akan dilibatkan sebagai dewan juri.

Selanjutnya, bagi rekan-rekan yang ingin berpartisipasi baik menyumbang moril dan materil demi kelancaran acara ini, silakan saja kirim ke alamat Rumah Dunia ke transfer ke rekening Rumah Dunia. Bank BCA Cab. Serang. No. 245-118-5733 atas nama Asih Purwaningtyas Chasanah. Atau juga Bank Muamalat Cab. Serang No. 9085999799 atas nama Asih Purwaningtyas Chasanah. Ditunggu kehadirannya, ya! [Jang Rudun]

  • Share/Bookmark

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

MENGOPTIMALKAN POTENSI TAMAN BACAAN MASYARAKAT

Oleh Gol A Gong
Beberapa kali saya kedatangan tamu yang selalu minta diajari membuat proposal pembuatan taman bacaan masyarakat. Mereka adalah para mahasiswa. Mereka menduga, bahwa saya mendirikan taman bacaan masyarakat bernama Rumah Dunia dengan membuat proposal. Saya katakan kepada mereka, bahwa Rumah Dunia tidak dibangun dengan proposal, tapi dengan kata-kata. Juga Rumah Dunia tidak dibangun [...]

Full Story | February 21st, 2010

Banten Kuliner

MAKANAN TRADISIONAL SERABI GURIH DAN ALAMI

SERABI GURIH DAN ALAMI

Oleh: Rama

Di pinggir jalan Bayangkara Sumampir Cilegon, atau tepatnya di depan Lapangan Bola Sumampir, Husen (50thn) tengah mendirikan sebuah tenda dagangannya dengan menggunakan terespal yang disangga oleh 4 batang kayu. Tenda sederhana berwarna biru itu cukup sederhana, hanya cukup melindungi dari sinar matahari ataupun air hujan yang tiba-tiba turun. Sementara Elia, istri [...]

Full Story | February 8th, 2010

advert

Wisata Banten

PEMANDIAN CIPANAS SEHAT DAN SEGAR

LEBAK – Selain mimpi jadi kota pelajar, Lebak yang belum lama berusia 181 tahun ini juga rupanya menyimpan banyak keindahan alam. Saya belum lama ini sempat coba-coba menelisik, mengunjungi dan menikmati bahkan tadinya ingin menjamah semua tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Lebak, baru sebagian saja sih, mengingat beberapa tujuan wisata masih cukup jauh dan [...]

Full Story | December 27th, 2009

advert

Cerpen

BABI NGEPET BUKU

Cerpen Langlang Randhawa*
Alkisah, Banten punya taman budaya yang megah. Gedung berlantai lima yang berdiri di atas tanah bekas gedung kegubernuran Banten itu ramai dengan diskusi mengalahkan hiruk-pikuk mall-mall. Selain berada di jantung kota dan mewah, fasilitasnya pun mengalahkan Gedung Putih Amerika; kenyamanan, keamanan, pelayanan, dan kebersihan sangatlah terjaga dan tertata. [...]

Full Story | March 9th, 2010

Novel

SEGERA “TEMBANG KAMPUNG HALAMAN” KARYA GOL A GONG

Nantikan di bulan Februari 2010, cerita bersambung “Tembang Kampung Halaman”  karya Gol A Gong – dulu Gola Gong. Cerita ini pernah dimuat di majalah HAI  tahun 1990-an dan diterbitkan jadi buku mungil oleh Gramedia. Menceritakan anak-anak kampung dari kampung yang agraris di wilayah pesisir utara, lalu mengalami perubahan sosial.  Mimpi-mimpi dilontarkan setinggi bintang dan ada [...]

Full Story | January 21st, 2010

Puisi

PUISI-PUISI DEA ANUGRAH

KEPADA PISAU

airmatamu mengalir
sampai jauh
pelan pelan menghampir kesunyianku.
***

BLUES BUAT PEREMPUAN R
di kotaku. di kotaku yang jauh ini
selalu kutemukan kilau senyummu
pada lampu lampu jalan, pada bau malam yang khas
juga pada dingin angin pelabuhan.
padahal hidup
hanya menunda kekalahan
seperti payung
yang perlahan lahan sobek
dikoyak moyak angin kencang jelek.
di kotaku.
di kotaku yang jauh ini
aku selalu mengingat senyummu
meski hidup hanya serupa
payung [...]

Full Story | March 9th, 2010