ANDAKAH SERIBU PEMESAN BUKU BALADA SI ROY EDISI KHUSUS BUNDEL 1 BUKU?

advert

‘Lelaki harus pergi, tetapi juga harus pulang, karena ada yang mengasihi dan dikasihi.” (Roy, 17 tahun, Balada Si Roy)

***

Begitulah remaja Roy pernah merasuki pembaca negeri ini di era 80-an. Pernyataan atau pendapatnya tentang bagaimana seharusnya mnejadi lelaki; jujur, berani, mencintai lingkungaan, sayang kepada ibu, menghargai perempuan, ternyata menjadi ideology berseberangan dengan remaja mapan pada umumnya di Jakarta. Roy menjadi representasi remaja Indonesia kebanyakan pada masa itu. Farhan, presenter “Tatap Muka” di TV One menyatakan, “Roy itu antitesa dari ‘Catatan Si Boy’. Roy melabrak kemapanan yang diwakili tokoh Boy!”

PEMBACA DILIBATKAN

Kalau kamu termasuk pembaca novel serial “Balada Si Roy” karya Gol A Gong dan ingin kembali mengoleksi atau untuk diwariskan ke anak, adik, dan orang yang dikasihi, “Balada Si Roy” yang awalnya muncul bersambung di majalah pria HAI dan diterbitkan sepuluh buku oleh Gramedia Pustaka Utama (1988 – 94), kini akan dibukukan dalam bentuk bundel 1 buku seperti Musashi. Tebal (estimasi) 450 hlm, ukuran buku : 15 x 23 cm, Kertas : HVS 70 gram, hard cover dan warna cetak isi hitam-putih.

Apakah ada yang baru di buku “Balada Si Roy” edisi bundel ini? “Ya,” kata Gol A Gong. Yaitu, tentang bagaimana proses kreatif “Balada Si Roy” tercipta. Gong menceritakan bagaimana ide awal muncul, juga siapa sebetulnya para tokoh di “Balada Si Roy” seperti Andi, Dewi Venus, Toni, dan Dullah. Juga ada bonus stiker dan pin.

Selain itu Gong juga akan memuat 10 essay atau tulisan terbaik dari para pembaca “Balada Si Roy”.  Siapa saja boleh mengirimkan pendapatnya tentang tokoh “Si Roy” ke email balada.siroy@yahoo.com. Juga untuk cover, jika ada pembaca yang ingin menyumbangkan kepiawaiannya melukis, silahkan saja. “Dulu Mas Wedha. Tapi, saya mau mencoba mengajak pembaca terlibat, karena ini atas desakan pembaca juga.” Maka, silahkan kirim gambar/ilustrasinya. Sedangkan gambar-gambar Mas Wedha akan disertakan di dalam untuk cover masing-masing episode, sebagai pembatas. Tapi, jika tidak ada yang bagus, cover ttap diisi Mas Wedha.

HARGA TERJANGKAU

Kalau dulu harga satuan “Balada Si Roy” berkisar dari Rp. 3500,- (1988) hingga Rp. 15.000,- (1994), kini harga bundelnya Rp. 115.000,- sudah termasuk ongkos kirim untuk Jawa. Untuk luar Jawa Rp. 125.000,- sudah termasuk ongkos kirim. Keuntungan 25% akan disumbangkan ke Rumah Dunia, komunitas baca yang didikan Gol A Gong (www.rumhadunia.com dan www.rumahdunia.net). Buku akan dicetak (print on demand) setelah minimal terkumpul 1000 pemesan. Gong merasa kurang yakin, apakah akan ada minimal 1000 pemesan.

Tapi Noval Y. Ramsis, web master www.rumahdunia.com dan www.rumahdunia.net menyemangati, “Bismillah, Mas! Banyak yang bisa diambil manfaatnya dari buku ‘Balada Si Roy’.” Noval termsuk pembaca berat “Balada Si Roy”. Setelah 2 hari digulirkan sudah ada 10 pemesan yang transfer. Beberapa lagi menyatakan siap memesan dan dan mntransfer. Rata-rata menyambut baik ggasan membundel “Balada Si Roy” ini. Di facebook juga sudah banyak yang menanti edisi khusus ini. Mereka semua menginginkan mengkoleksi buku “Balada Si Roy” dalam bundel 1 buku, karena koleksi mereka sudah berceceran.

Apakah mahal harga tersebut di atas? Beberapa pembaca menyatakan tidak. Anggit Wicaksono dari Karanganyar Solo berpendapat, “Siap, Mas! Nggak rugi!” Begitu juga Ochan dari Makasar, “Saya pesen, Mas! Harga segitu kejangkau!” Anggit yang berumur 19 tahun membaca “Balada Si Roy” pada tahun 2007. “BSR cocok untuk remaja di luar Jakarta! Membumi! Sampai kapan pun BSR ttap relevan dengan sikon remaja Indonesia pada umumnya!” bahkan Anggit pada Desember 2009 nekat datng ke Rumah dunia menemui Gol A Gong.

Bagi yang berminat langsung transfer ke BCA  Serang, norek 245 1790 121 atas nama Heri Hendrayana Harris. Jawa Rp. 115.000,- dan luar Jawa Rp. 125.000,-, sudah termasuk ongkos kirim. Confirm setelah transfer ke email balada.siroy@yahoo.com . Tulis nama lengkap, alamat, no hp. Terima kasih atas supportnya. Tetap semangat membeli buku sambil menyumbang ke Rumah Dunia! (Jang RuDun)

Share

3 Responses to “ANDAKAH SERIBU PEMESAN BUKU BALADA SI ROY EDISI KHUSUS BUNDEL 1 BUKU?”

  1. aber Says:

    Mas, Balada Si Roy edisi bundel 1 buku-nya masih bisa dipesan kan? Saya mau pesan..

  2. Erick Faisal Says:

    kang heri apakah masih tersedia atau saya harus ke toko buku ?

  3. Fajar Pamuji Says:

    untuk mesen masih bisa gak kang? klo bisa sya mw pesan…tks.

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Share

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010