STABILITAS KEAMANAN RI DIRAGUKAN

advert

SERANG- Wacana yang beredar di masyarakat perihal alat tempur militer Indonesia yang nyaris tak terawat dan memakan korban putra-putra terbaik Indonesia serta anggaran Militer yang kurang memadai, disebut-sebut sebagai ancaman keamanan di Indonesia.

Stabilitas Keamanan RI diragukan, Benarkah? Itulah tema yang diangkat pada diskusi bulanan Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) DPW Partai Keadilan Sejahtera pada Sabtu (16/1) pukul 19.30 WIB di Es Rizky Serang.

Dalam sambutannya, Sudarman, Lc., selaku Kabid Polhukam DPW PKS mengatakan, diskusi bulanan sengaja digelar sebagai salah satu agenda dari Mukerwil PKS belum lama ini. “Selain sebagai ajang silaturahim, diskusi ini pun lintas partai,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Irfan Maulidi selaku ketua DPW PKS. “Mudah-mudahan diskusi kecil ini terus kontinyu, dan Insya Allah tak ada hidden agenda apapun dari PKS. Kita semua hendak belajar dari sini,” Ujarnya.

Diskusi yang dimoderatori Fitron Nur Ikhsan ini, menghadirkan pembicara tunggal DR. Andi Widjajanto, M.Sc., selaku pengamat militer dan dosen Universitas Indonesia.

Menurut Andi, persentasi ancaman keamanan militer di Indonesia saat ini adalah 33 persen berasal dari External semilas Malaysia, dan lain-lain, dan 67 persen dari Internal bangsa ini sendiri. “Sebagaimana diketahui sejak 1989 hingga  2009 masih saja ditemui konflik-konflik internal. Kasus Poso, Ambon, dan lain-lain adalah contoh nyata.

Dalam acara yang dihadiri sekitar 70 peserta dari berbagai kalangan itu, Andi juga membahas bagaimana konflik militer dan civil hingga saat ini masih saja kerap terjadi. Persoalan intervensi militer kepada masalah pemerintahan bukanlah sesuatu yang aneh di Indonesia. Hal ini tentunya mengancam stabilitas keamanan Indonesia sendiri. “Kondisinya adalah jika civil tidak becus mengurus negara dan terjadi krisis, maka militerlah yang paling siap. Hal ini ditandai, dari kurang dari 400 kasus korupsi di masa SBY, nyaris tidak ada militer yang terlibat,” ujarnya. Namun Andi menjelaskan, bukan persoalan ada atau tidak adanya korupsi itu melainkan sulitnya KPK dan Polri menembus Mabes Militer.

Hal inilah yang kemudian membuat Andi menyodorkan konsep scenario pesimis pada stabilitas keamanan di Indonesia. Skenario itu adalah, jika pada 2014 Indonesia gagal melakukan konsolidari demokrasi maka diperkirakan pada 2014 s/d 2024 rezim otoriter kembali berkuasa. Maka pada 2024 s/d 2049 China menjadi great power dalam kompetisi global AS dan China, dan pada 2050 Indonesia akan collaps dan punah. “Jika hal itu tidak ingin terjadi dan anak-anak kita tetap bersekolah menggunakan bahasa Indonesia tidak bahasa Mandarin, maka kita harus mengikuti skenario optimisnya,” ujar Andi. “Teori skenario optimisnya adalah kebalikan dari teori scenario pesimis,” imbuhnya  tegas. [Langlang]

Share

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Share

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010