langlang | Album | January 17th, 2010 | No Comments »
Membaca makalan dan menguasai apa yang didiskusikan adalah hal yang lumrah di Rumah Dunia agar diskusi hidup dan semarak. Hal ini juga berlaku saat diskusi Lebak Membara di Rumah Dunia pada Sabtu (11/1/10). Nampak peserta khusyuk membaca makalah milik Rahmat Heldy, HS., sang pembedah buku Lebak 181 Tahun Bara Menjadi Daya. [Teks: Langlang/ Foto: Muhzen]
langlang | Album | January 17th, 2010 | No Comments »
Adalah sebuah kelaziman, Rumah Dunia selalu menyediakan hidangan kampung khas ala Rumah Dunia dalam setia diskusi. Tak ketinggalan pada diksusi Lebak Membara pada Sabtu (16/1/10) kali ini juga, hangat Bajigur menambah antusias peserta berdiskusi. Sebelum diskusi dimulai, Rumah Dunia juga menyebarkan lieflet agenda atau program semisal Majlis Puisi Rumah Dunia. [Teks: Langlang/ Foto: Muhzen]
langlang | Album | January 17th, 2010 | No Comments »
Guna meriahkan acara Lebak Membara, Rumah Dunia juga menggelar stand yang menjajakan Buku-buku karya Gol A Gong dan relawan Rumah Dunia, serta pernak-pernik, tentunya dengan harga terjangkau. Jika masih ada yang berminat, silahkan datang saja langsung ke Rumah Dunia. Soalnya limited Edition! Iklan dikit, ya. [Teks: Langlang/Foto: Muhzen]
langlang | Album | January 17th, 2010 Comments Off
Peserta dikusi Lebak Membara membludak, dihadiri komunitas-komuntas pemuda di Baten. Ada Kumala (Kumpulan Mahasiswa Lebak), Kubah Budaya Serang, Forum Lingkar Pena Banten, para duta Change with Reading, peserta Kelas Menulis Rumah Dunia angkatan ke-15, mahasiswa Untirta dan IAIN Serang. Mereka mengajukan kesepakatan kolektif, agar Baten maju denga cara tidak saling cakar mencakar.
langlang | Album | January 17th, 2010 | No Comments »
Beberapa pembicara pada diskusi Lebak Membara yang digelar Rumah Dunia pada Sabtu (16/1/10) dihadiri beberapa pembicara. Dari kiri ke kanan, Fitron Nur Ikhsan (Editor Buku Lebak 181 Tahun Bara Menjadi Daya), Rahmat Heldy, HS (Penyair dan guru di Waringin Kurung, Serang), Amir Hamzah (Wakil Bupati Lebak), Agus Iryana (Ketua Kubah Budaya), Aminudin Hidayat (Pemuda Lebak), Beben Soemantri (Moderator).