GOSIP ITU ASIK, TAPI HARAM

advert

detik 4GOSIP ITU ASIK, TAPI HARAM

Oleh: Rama Rachmat

Siapa yang tak suka gosip? Meski hanya sekedar bisik-bisik antara dua orang atau oknum dalam sebuah perkumpulan ibu-ibu arisan atau bahkan dalam majelis pengajian. Masalah yang diungkap jelas saja urusan orang. Baik buruknya berita dalam gosip jelas saja lebih seru dan asik jika ada penambahan argumen yang bisa memanaskan berita tersebut.

LARIS

Dalam media, baik cetak maupun elektronik terbukti bahwa gosip merupakan topik yang menarik dan laris manis di pasaran. Terbukti dalam stasiun televisi saja, setiap hari menayangkan 2-3 program acara gosip yang dikemas dalam Infotaiment. Mulai disiarkan dari pagi hingga malam. Sehingga publik yang menonton pun tak pernah habis mendapatkan bahan gosip disetiap pertemuan dengan rekannya. Ditambah lagi media cetak; baik koran, tablid, maupun majalah. Tak mau ketinggalan pencinta dunia maya pun dapat bebas mengakses website yang menawarkan berita-berita gosip terup-date.

Keberadaan infotaiment memang sangat erat hubungannya dengan gosip. Pencari berita masalah artis ini pun kini menjadi sorotan berbagai pihak, terutama dalam kalangan ormas islam, sebut saja Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang mengeluarkan fatwa haram terhadap tayangan infotainment ghibah atau gossip berdasarkan hasil Musyawarah Alim Ulama NU di Surabaya, pada bulan Juli 2006 lalu.

Kini PBNU kembali mempermasalahkan Infotaiment yang mereka nilai itu adalah haram sejak terjadinya perseteruan antara artis cantik Luna Maya dengan pihak Infotaiment. Berawal dari Luna Maya yang mencaci tnfotaiment di Twitter. Pihak Infotaiment pun melaporkan ke polisi dan menuntut Luna Maya untuk meminta maaf.

Penulis bingung dengan sikap PBNU. Bukankah sejak pertengahan tahun 2006 menyatakan bahwa Infotaiment gosip itu diharamkan? Lantas kenapa hingga saat ini tidak ada sikap kongkrit dalam langkah selanjutnya. Hanya bisa bicara tanpa bisa bertindak. Padahal selama perkembangan Infotaiment semakin menjamur di media. Sudah jelas-jelas penggiat Infotaiment tidak menawarkan acara yang bermutu dan mendidik, permasalahan yang diangkat justru lebih banyak borok dan mengobok-obok sekandal pribadi selebritis yang tak patut dipublikasikan dan dikonsumsi oleh pihak yang tak berkepentingan.

Memang PBNU tidak memiliki hak untuk menutup semua kegiatan Infotaiment meski mengeluarkan fatwa haram. Karena pihak yang berwenang adalah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sebangai pengawas dan memberi peringatakan kepada pekerja Infotaiment yang telah melanggar kode etik. Serta harus ada garis besar batasan-batasan tertentu yang jelas mengatur baik atau tidaknya. Sehingga dalam proses kerja Infotaiment dan hasil tayangannya tak merugikan siapapun.

KESADARAN

Solusi yang bisa penulis tawarkan dengan kesadaran dua sisi, yakni pihak Infotaiment dan masyarakat. Reformasi pemberitaan dalam kontek program yang ditawarkan pihak infotaiment harusnya yang positif dan mendidik. Alangkah baiknya jika topik permasalahan yang diangkat adalah suatu proses perjuangan artis dalam meraih cita-citanya, keindahan keluarga harmonis, keberhasilan artis dalam segi apapun. Dengan konten yang ditawarkan tidak menyalahi kode etik, sesuai fakta yang ada, dan asal tidak merugikan siapapun, bagi penulis itu sah-sah saja. Mungkin ini adalah tantangan bagi tim kreatif Infotaiment untuk merancang dan mendapatkan inovasi baru dalam penyampaian berita yang baik dan kerja dengan hallal.

Selanjutnya kesadaran Masyarakat sebagai konsumen yang harus bisa melek informasi yang didapat dan bisa mengolah informasi dengan logika yang baik. Tidak langsung mempercayai pemberitaan infotaiment yang menjurus terhadap pemojokan masalah pribadi selebritis yang terkena masalah. Jika masyarakat sadar bahwa infotaiment itu kurang baik dan tidak lagi mau menontonnya, secara otomatis Infotaiment pun akan mati sendiri.

Dalam Al-Quran pun telah di jelaskan, bahwa gosip diibaratkan sebagai seorang yang tega memakan daging bangkai saudaranya sendiri dalam mencari rezeki. Inilah yang harus menjadi kesadaran semua pihak, perlu kematangan dan kecerdasan berpikir dan berprilaku dalam menyikapi sesuatu. (*)

*) Wartawan www.rumahdunia.com dan pengurus FLP Cilegon

Share

One Response to “GOSIP ITU ASIK, TAPI HARAM”

  1. basrah nasution Says:

    jadi pengen nulis essay

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Share

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010