SANTRI GELAR DO’A BUAT GUS DUR
langlang | Warta Banten | January 1st, 2010 | 1 Comment »
TANGERANG- Satu lagi ulama dan negarawan Indonesia berpulang. KH. Abdurrahman Wahid atau yang biasa kita kenal dengan sebutan Gus Dur meninggal dunia pada Rabu (30/12) di RSCM. Sebagai bentuk berkabung sejumlah santri pondok pesantren Darul Hikmah, Cimone, Kota Tangerang menggelar dzikir dan doa bersama pada Kamis (31/12). Mereka mengaku merasa kehilangan sosok guru bangsa yang dapat menyatukan kemajemukan suku bangsa Indonesia.
Kepergian almarhum Gus Dur menemui sang pencipta, membawa kesedihan mendalam bagi para santri pondok pesantren Darul Hikmah. Mereka merasa kehilangan guru bangsa sekaligus penjunjung tinggi demokrasi di Indonesia.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi mantan presiden RI keempat tersebut, puluhan santri membacakan do’a dan dzikir bagi cucu pendiri Nahdatul Ulama itu. Dengan khusyuk, puluhan santri membacakan do’a bagi keselamatan almarhum Gus Dur.
Menurut keterangan Khairudin, pengasuh Ponpes, mengatakan bahwa di mata para santri, Gus Dur merupakan sosok seorang ulama yang menjunjung tinggi pluralisme dan mampu menyatukan seluruh etnis bangsa lintas agama.
Meskipun Gus Dur terbilang tokoh nasional yang penuh kontroversi, namun bagi para santri ajaran yang telah diamanatkannya akan terus digunakan demi kemajuan Islam dan bangsa. [ahmadi]




January 2nd, 2010 at 1:26 pm
wah banyak juga orang banten yang berziarahh…???