PEMANDIAN CIPANAS SEHAT DAN SEGAR

advert

Ali-Cipanas gerbangLEBAK – Selain mimpi jadi kota pelajar, Lebak yang belum lama berusia 181 tahun ini juga rupanya menyimpan banyak keindahan alam. Saya belum lama ini sempat coba-coba menelisik, mengunjungi dan menikmati bahkan tadinya ingin menjamah semua tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Lebak, baru sebagian saja sih, mengingat beberapa tujuan wisata masih cukup jauh dan butuh ongkos lebih.

AIR PANAS

Satu tujuan wisata yang cukup menarik dan banyak diminati pendatang adalah Kolam pemandian Air Panas atau lebih dikenal pemandian Cipanas, karena lokasinya berada di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak di Banten Selatan. Dan sejak dikelola Pemkab Lebak pemandian air panas ini memiliki nama Tirta Lebak Buana. Meski begitu, tetap saja pengunjung dari Tangerang, Pandeglang, Bogor dan Jakarta banyak mengenalnya dengan sebutan pemandian Cipanas saja.

Tepat berada sekitar 100 meter dari Pasar Gajrug (kalau berangkat dari arah Serang, tetapi kalau dari arah Bogor ketemunya dari pasar Jasinga). Kalau mau tahu jarak dari kota Rangkasbitung, ibukota Kabupaten Lebak,_yaitu sekitar 40 kilometer, dan lurus saja maka Cipanas akan berada di tepi Jalan Raya Cipanas.

Dulu, pemandian ini masih kumuh, masih banyak tanah di sekitar kolam-kolamnya, penataan kamar ganti dan toilet-nya masih kurang tepat, kadang licin, becek dan_nggak ada ojek. Tapi anugerah bagi Lebak ini adalah, bahwa lokasinya yang dekat dengan sumber mata air panas sulfur, terus-menerus muncul tanpa ada habis-habisnya. Bahkan, belum lama muncul lagi sumber air panas baru di dekatnya.

TERAPI

Beberapa orang asing, seperti dari Swiss, Perancis dan turis lain yang kerap datang ke pemandian ini berkomentar, tempat ini adalah salah satu pemandian air panas terbaik di dunia lho. Kolam air panas dengan suhu antara 45 derajat dan 80 derajat Celsius ini memang tempat yang cocok untuk berendam, makanya jumlah pengunjung setiap tahunnya terus meningkat. Sebab pemandian air panas ini tidak hanya dijadikan tempat wisata, melainkan sebagai tempat terapi kesehatan.

Dan bagi warga sekitar, berendam di Cipanas juga sesuai dengan kondisi cuaca Lebak yang lumayan agak sejuk udaranya jika di pagi dan malam hari, dan terkadang juga sering datang hujan, mungkin karena dekat sekali dengan perbatasan Bogor, jadi berendam bikin tubuh segar dan sehat dari penyakit kulit.

Saya tidak menyesal sudah datang untuk kali ketiganya ini. Meski perjalanan cukup jauh ditempuh dari Serang (hampir 3 jam) ditambah dengan terpaan angin dan bintik-bintik badai gerimis di bulan November, akhirnya terobati juga. Puas, sebab semua rasa pegal dan capek-capek hilang seketika usai tubuh ini berendam di kolam utama pemandian Cipanas.

Cukup dengan membayar tiket masuk Rp.7.000,- bagi dewasa, dan Rp. 5.000,- bagi usia anak-anak, air panas di Cipanas Lebak ini siap merelaksasi tubuh kita. siapkan juga seribu dan dua ribu rupiah untuk ruang bilas dan parkir kendaraan bermotor bagi yang membawa alat transport. Tenang, lahan parkir di halaman mampu menampung sampai 500 motor dan 25 mobil. Bagi yang tidak membawa, jadikanlah saung bambu di sekeliling kolam utama sebagai tempat istirahat yang nyaman.

Kolam yang tersedia ada enam, dua kolam utama dengan temperatur tinggi dan sedang, dan empat  kolam kecil tertutup dengan panas beragam, 1, 2, 3 dan 4 yang semakin rendah suhunya.

Ali-Berendam di cipanasBELANDA

Menurut cerita, pemandian air panas itu dulunya digunakan pejabat kolonial Belanda sejak tahun 1927. Orang Belanda membangun dua kamar pemandian air panas, selain rumah peristirahatan.

“Menurut cerita kakek, pejabat kolonial Belanda itu biasanya Sabtu datang ke Cipanas, bermalam di sini, berendam air panas, lalu Minggu pergi memancing,” kata Rahmat, pengelola senior pemandian tersebut.

Tahun 2003, Pemerintah Kabupaten Lebak membantu membangun kolam air panas yang dapat menampung 300 orang sekaligus. Jumlah pengunjung meningkat dan target pajak Rp 18 juta per tahun selalu terpenuhi. Pantas, saya mau lagi berendam di sana tahun depan. 2010 pasti segar. (akhelbri)

Caption:

Foto 1: Penulis di depan pintu masuk pemandian air panas Tirta Lebak Buana atau lebih dikenal pemandian Cipanas.

Foto 2: Penulis berendam, hiiih, seger, tapi puaannnaaasss

  • Share/Bookmark

13 Responses to “PEMANDIAN CIPANAS SEHAT DAN SEGAR”

  1. jiyan sabil Says:

    ckkkkk aDA unsur pornoaKSI Ttak itu?

  2. hendra pratama Says:

    Bisa kasih info perjalanan detailnya dari arah serang?
    Kemaren ke Pandeglang, mandi di cikoromoy, walaupun terhitung mahal untuk fasilitas yang ada tapi lumayan segar dan nyaman saungnya.

  3. rama rachmat Says:

    kagak ngajak2

  4. Tiara Pradita Says:

    waaaah….sewruuu…..
    ati-ati kelelep ka gayuh….
    ali,dimanapun…kapanpun…tetep…senyuuuuum….
    bahkan mungkin ketika tenggelam…^^

  5. Harir Baldan Says:

    Waduh, nampaknya menantang! buat tahun baruan asik, kayanya,tuh!

  6. hendra pratama Says:

    ralat comment posting 28-12-09, bukan Cikoromoy, tapi Cikole. Maaf.

  7. Harir Baldan Says:

    Untuk Rama kalo ingin ke sana kamu bisa ikut bareng mas Gol A Gong hari Senin/Selasa (17/18)

  8. Harir Baldan Says:

    Konon menurut pitutur warga dan pengunjung khasiat air panas dapat menyembuhkan berbagai penyakit gatal-gatal, remathik, saraf, stroke, dan lain-lain.

  9. Harir Baldan Says:

    Jika khuatir kemalaman di jalan, atau ingin menikmati suasana alam dan Arung Jeram di Ciberang, di Cipanas tersedia penginapan warga atau losmen seperti Losmen H. Dudi, Ibu Mamah, dan Akang Eki. Harganya relatif murah ada yang Rp. 35.000,-perkamar,Rp.25.000, dan Rp. 20.000. Kenyamanan dan keamanan cukup terjamin. Coba deh.

  10. Pipit Fiharsi Says:

    atau bisa datangi hotel muslim terdekat (a.k.a masjid) hehehe….

  11. EDEN BHASKARA MAKARIM Says:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    “KANGEN MANDI DI PEMANDIAN CIPANAS BANTEN”

    Aku kangen banget sama PEMANDIAN CIPANAS BANTEN, aku ada rencana mau datang dan mau mandi lagi di sana seperti dulu.
    Waktu aku masih kanak-kanak dan libur sekolah sering mampir mandi di PEMANDIAN CIPANAS BANTEN ini bersama NENEK aku, karena NENEK aku asli PANDEGLANG lalu pindah ke GAJRUG, tepatnya di kampung LUEWISEMA. Aku juga kangen NAIK GETEK menyebrang kali CIBERANG menuju arah sebrang kampung
    NUNGGUL lokasi PESANTREN.
    Ohh….aku KENGEN BANGET, besok ada waktu aku PASTI ke tempat PEMANDIAN CIPANAS BANTEN ini.

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb

    EDEN BHASKARA MAKARIM

  12. EDEN BHASKARA MAKARIM Says:

    Ass. Wr. Wb

    “KISAH PENCARI JODOH”

    Beberapa waktu yang lalu ada PENCARI JODOH yang konsult ke aku, setelah aku Spirit lalu aku anjurkan dia mandi di Pemandian Cipanas Banten. Dan hasilnya, dia dalam waktu singkat mendapatkan JODOH yang IDEAL dan mereka sekarang hidup sebagai pasangan perkawinan yang bahagia dan SUKSES dalam KARIER dan BISNIS.

    Wass. Wr. Wb

    EDEN BHASKARA MAKARIM

    Founder of Balance Power Spirit
    in The Law of Attraction
    Spiritual Consulting:
    Life Love Career & Business

  13. EDEN BHASKARA MAKARIM Says:

    ” SEX & LOVE NOT BALANCE STROKE”

    Jika tidak ada KESEIMBANGAN “SEX & LOVE” dalam perkawinan SANGAT BERBAHAYA. Salah satu penyebab “STROKE” adalah tidak ada KESEIMBANGAN “SEX & LOVE” dalam PERKAWINAN. Ciri tidak ada KESIMBANGAN “SEX & LOVE” adalah terjadi PENOLAKAN “SEX” oleh salah satu pasangan dalam perkawinan.

    EDEN BHASKARA MAKARIM
    Konsultan SEX, LOVE & COUPLE
    Founder of Balance Power Spirit
    in The LAW of Attraction

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

BE A WRITER: DARI YANG REGULER HINGGA EXCLUSIVE”

Pingin jadi pengarang? Penuli skenario? Jangan pusing-pusing. Untuk mengisi liburan pelajar/mahasiswa, yuk, kita isi dengan kegiatan bermanfaat.
REGULER
Ada paket murah-meriah di Taman Bacaan Masyarakat “Rumah Dunia”. Paket Kelas Menulis “Be a Writer” reguler di Rumah Dunia. Kalo mau jadi novelist dan penulis skenario, gabung di sini. Biaya Rp. 150.000,-. Gratis buku “Be a Writer” karya Gol [...]

  • Share/Bookmark

Full Story | May 20th, 2010

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

  • Share/Bookmark

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

  • Share/Bookmark

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa*
Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari tabung [...]

  • Share/Bookmark

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong
MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak mengganggu [...]

  • Share/Bookmark

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK
I.
“ora et labora”
di pertigaan jalan menuju rumah
beberapa tukang becak menyemadikan nasib
: bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha
- memejam di tempat duduk
masingmasing-
II.
“nrimo ing pandum”
kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan
begitu saja kepada puingan matahari dan purnama
mereka mengabadikannya sebagai penanda becak
yang telah menerima dan menemukan kesadaran bahwa
lapar dan haus adalah
foto-doa
III.
“kerja adalah ibadah”
di sisi adzan,
kretek [...]

  • Share/Bookmark

Full Story | July 18th, 2010