TIDAK JADI PRESIDEN, KETUA UMUM PMI 2009-2014 PUN JADI

advert

JAKARTA – Sebagai puncak Musyawarah Nasional XIX Palang Merah Indonesia adalah pemilihan ketua umuPMI-Jussuf Kallam. Mantan Wakil Presiden ini menjadi calon tunggal karena hanya dalam beberapa menit, Ida Bagus Udiana, salah satu calon Ketua Umum PMI periode 2009-2014 dari PMI Daerah Bali menyatakan mengundurkan diri.
Maka dengan calon tunggal ini, maka sidang pun memutuskan bahwa Jusuf Kalla sah menjadi Ketua Umum PMI periode 2009-2014 menggantikan Mar’ie Muhammad yang telah menjabat selama 2 periode. Setelah pengesahan oleh pimpinan sidang, peserta sidang menyambut dengan bangga dan gembira dari para peserta Munas dengan saling bersalaman dan mengucap syukur karena kini telah terpilih pemimpin PMI yang diharapkan mampu membawa PMI pada masa depan yang lebih cerah.
Jusuf Kalla, Ketua Umum PMI periode 2009-2014 menyatakan, “Terimakasih atas amanah yang telah diberikan kepada saya untuk memimpin Palang Merah Indonesa dalam periode berikutnya. Saya berjanji untuk bekerja sebaik-baiknya bersama-sama dengan saudara-saudara sekalian. Insya allah kita bekerja untuk kejayaan Palang Merah Indonesia.”

Jusuf Kalla juga mengatakan akan berupaya meningkatkan kesetiakawanan masyarakat, melibatkan partisipasi perusahaan dan orang-orang mampu untuk dapat membantu PMI melaksanakan tugas-tugasnya. “Saya akan berupaya meningkatkan solidaritas nasional untuk menguatkan PMI,” tegas Ketua Umum PMI Jusuf Kalla.

Dalam sambutan resminya di depan para peserta Munas Ketua Umum Jusuf Kalla mengatakan bahwa semua bisa berhasil bila bekerjasama dan melakukan networking demi memajukan palang merah. Ke depan, Jusuf Kalla juga akan melanjutkan upaya-upaya yang telah dilakukan mantan Ketua Umum PMI Mar’ie Muhammad dan para pengurusnya, dan menyusun hal-hal yang penting untuk dilakukan.

H. Thobari HR, Ketua bidang PB PMI Jawa Tengah saat mengikuti Munas menyatakan,” 2 periode cukup, supaya ada pengkaderan.” Munas kali ini berjalan dengan sangat demokratis dan demi kemajuan PMI ke depan.
Dengan terpilihnya Jusuf Kalla sebagai Ketua Umum PMI Periode 2009-2014, maka berakhir pula ajang Munas ke-19 PMI. Menteri Kesehatan dr. Endang Rahayu Sedyaningsih hadir untuk menutup secara resmi ajang Munas PMI kali ini. * (M. Nashir Jamaludin/Staf Humas PMI Jateng)

Share

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Share

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010