CAMAT WARINGIN KURUNG DAN BAHASA JAWA
Gola Gong | Warta Banten | December 18th, 2009 | 1 Comment »
WARINGINKURUNG- Kegiatan Perayaan Tahun Baru Islam (PTBI) di Kecamatan Waringinkurung mulai digelar hari Jum’at dan Sabtu ( 18-19/12), pukul 13.00 WIB. Acara yag berlangsung Jum’at (18/12) terdiri dari beberapa rangkaian acara; lomba Pildacil PAUD, TK, dan SD Sederajat. Sabtu besok (19/12), akan digelar lomba Yalil dan Marhaban, serta kegiatan bakti social lainnya. Sekaligus tabligh akbar yang akan dihadiri Bupati Serang, HM Taufik Nuriman.
Dalam kegiatan yang cukup meriah itu, hadir Camat Waringkurung Drs. H. Timan, serta unsur Muspika. Dalam sambutannya Timan mengajak agar kegiatan ini ini terus di tingkatkan dan ia juga meminta agar bahasa jawa (bebasan) dilestarikan “Sebelum sambutan pihak panitia meminta saya agar menyampaikan sambutan ini menggunakan bahasa jawa (bebasan),” katanya ketika tampil di atas panggug. Lebih lanjut Timan meminta pada dewan juri agar jujur, karena para pemenag lomba nantinya akan disalurkan pada tingkat kabupaten. “Dewan juri napik pilih-pilih tebu, ilari sing terbaik kangge juara, dede napa-napa lamun wenten Porkab sing diajukaken wong asli Waringinkurung, Dede sing luar,” pintanya.
Memang harus diakui bahasa jawa (bebasan) sudah mulai bergeser dan hampir ditinggalkan, “Wong Waringinkurung lamun boten bangkit bahasa jawa, salah!,” tegasnya. Menurut Timan ternyata bukan hanya persolan bahasa jawa saja (bebasan) yang mulai ditinggalkan ternyata banyak juga warga Serang yang tidak bisa ngaji (baca Al Qur’an). “Sebab katah wong Serang boten bangkit ngaji, napik sampe wong Waringinkurung dewek boten bangkit ngaji,” imbuhnya
Dewan juri lomba Pildacil bahasa jawa (bebasan) tersebut, diantaranya; 1. Ustd. Syafe’I (Perwakilan guru SD). 2.. Tuflihah (PLKB Kecamatan Waringinkurung) 3. Nadiroh (Guru TK-TPA Darul Fikri). Dan Pada kegiatan lomba tersebut terjaring TK 13 peserta dan SD Sederajat sebanyak 22 peserta. Untuk dewan juri tingkat SD sederajat di antaranya; 1. Jahidi S.Pd.I (UPTD Kec. Waringinkurung) 2. Asep Saepudin (Kepala Desa Melati) 3. Baedhowi (Guru MTS Miftahul Hayat). Dalam penilian dewan juri dari masing-masing tingkatan sama, yaitu, 1. Kesesuian isi/tema 2. Gaya/Seni Berpidato 3. Adab/ Cara Berpakaian.
Dalam kegiatan yang berlangsug sampai pukul 5 sore, tak lepas dari upaya ketua KNPI Kecamatan Waringinkurung, Muhammad Toha, untuk menjalankan program-programnya. Ketika ditanya, apakah kegiatan ini akan terus berlanjut setiap tahun? “Kegiatan ini akan terus berlanjut, kalau saya masih menjabat,” jawab Toha. “Dan hasil dari lomba ini, kalau diperlukan bisa digunakan untuk dikirim ke tingkat kabupaten lewat FKMD,” tegasnya. Dan dalam waktu yang terbatas itu, ia juga menginformasikan “Agenda kedepan KNPI pada bulan Februari 2010 akan menggelar acara dialog pemuda tentang Waringinkurung berkaitan dengan hari kasih sayang (Valentin Day), dengan pihak kecamatan, dan salah seorang pembicaranya juga adalah penyair Waringinkurung,” katanya. (Rahel)
Salah satu tradisi di Rumah Dunia adalah gonjlengan nasi dan makan bareng.




