CAMAT WARINGIN KURUNG DAN BAHASA JAWA

Warkur jawaWARINGINKURUNG- Kegiatan Perayaan Tahun Baru Islam (PTBI) di Kecamatan Waringinkurung mulai digelar hari  Jum’at dan Sabtu ( 18-19/12), pukul 13.00 WIB. Acara yag berlangsung Jum’at (18/12) terdiri dari beberapa rangkaian acara; lomba Pildacil PAUD, TK, dan SD Sederajat. Sabtu besok (19/12), akan digelar lomba Yalil dan Marhaban, serta kegiatan bakti social lainnya. Sekaligus tabligh akbar yang  akan dihadiri Bupati Serang, HM Taufik Nuriman.

Dalam kegiatan yang cukup meriah itu, hadir Camat Waringkurung Drs. H. Timan, serta unsur Muspika. Dalam sambutannya Timan mengajak agar kegiatan ini ini terus di tingkatkan dan ia juga meminta agar bahasa jawa (bebasan) dilestarikan “Sebelum sambutan pihak panitia meminta saya agar menyampaikan  sambutan ini menggunakan bahasa jawa (bebasan),” katanya ketika tampil di atas panggug. Lebih lanjut Timan meminta pada dewan juri agar jujur, karena para pemenag lomba nantinya akan disalurkan pada tingkat kabupaten.  “Dewan juri napik pilih-pilih tebu, ilari sing terbaik kangge juara, dede napa-napa lamun wenten Porkab sing diajukaken wong asli Waringinkurung, Dede sing luar,” pintanya.

Memang harus diakui bahasa jawa (bebasan) sudah mulai bergeser dan hampir ditinggalkan, “Wong Waringinkurung lamun boten bangkit bahasa jawa, salah!,” tegasnya.  Menurut Timan ternyata bukan hanya persolan bahasa jawa saja (bebasan) yang mulai ditinggalkan ternyata banyak juga warga Serang yang tidak bisa ngaji (baca Al Qur’an). “Sebab katah wong Serang boten bangkit ngaji, napik sampe wong Waringinkurung dewek boten bangkit ngaji,” imbuhnya

Warkur camatDewan juri lomba Pildacil bahasa jawa (bebasan) tersebut, diantaranya; 1. Ustd. Syafe’I (Perwakilan guru SD). 2.. Tuflihah (PLKB Kecamatan Waringinkurung) 3. Nadiroh (Guru TK-TPA Darul Fikri).  Dan Pada kegiatan  lomba tersebut terjaring TK 13 peserta dan SD Sederajat sebanyak 22 peserta. Untuk dewan juri tingkat SD sederajat di antaranya; 1. Jahidi S.Pd.I (UPTD Kec. Waringinkurung) 2. Asep Saepudin (Kepala Desa Melati) 3. Baedhowi (Guru MTS Miftahul Hayat). Dalam penilian dewan juri dari masing-masing tingkatan sama, yaitu, 1. Kesesuian isi/tema 2. Gaya/Seni Berpidato 3. Adab/ Cara Berpakaian.

Dalam kegiatan yang berlangsug sampai pukul 5 sore, tak lepas dari upaya ketua KNPI Kecamatan Waringinkurung,  Muhammad Toha, untuk menjalankan program-programnya. Ketika ditanya, apakah kegiatan ini akan terus berlanjut setiap tahun? “Kegiatan ini akan terus berlanjut, kalau saya masih menjabat,” jawab Toha. “Dan hasil dari lomba ini, kalau diperlukan bisa digunakan untuk dikirim ke tingkat kabupaten lewat FKMD,” tegasnya. Dan dalam waktu yang terbatas itu, ia juga menginformasikan “Agenda kedepan KNPI pada bulan Februari 2010 akan menggelar acara dialog pemuda tentang Waringinkurung berkaitan dengan hari kasih sayang (Valentin Day), dengan pihak kecamatan, dan salah seorang pembicaranya juga adalah penyair Waringinkurung,” katanya. (Rahel)

GONJLENGAN ALA RUMAH DUNIA

BANTEN FOTOSalah satu tradisi di Rumah Dunia adalah gonjlengan nasi dan makan bareng.

PULUHAN KUDA RAMAIKAN TAHUN BARU ISLAM

Foto: http://www.pikiran-rakyat.com

Foto: http://www.pikiran-rakyat.com

TANGERANG- Indonesia yang mayoritas beragama Islam kerap melakukan salah kaprah dalam merayakan tahun baru. Sebagaimana diketahui, perayaan tahun baru Islam kerap dilupakan dan tidak dirayakan dibanding pergantian tahun masehi. Namun tidak begitu dengan warga Tangerang.

Iring-iringan puluhan kuda ikut meramaikan pawai ribuan obor dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1 muharam 1431 Hijriyah pada Jum’at (18/12).  Pawai tersebut menggambarkan proses hijrahnya Nabi Muhammad SAW saat melakukan hijrah dari Mekkah menuju Madinah, yang menjadi titik awal perhitungan tahun hijriyah.

Pawai ini adalah gambaran sukacita umat muslim di Kota Tangerang dalam menyambut datangnya tahun baru Islam 1431 hijriyah. Dipusatkan di Masjid Jami Darussallam, Batu Ceper. Kota Tangerang, berbagai kegiatan digelar, dalam menyambut detik detik bergantinya tahun.  Selain pawai ribuan obor yang dibawa ribuan anak anak dari pondok
pesantren setempat, peringatan ini diikuti iring-iringan puluhan kuda. Sementara rute pawai tersebut mengelilingi pemukiman warga.  Kemeriahan ini digelar sebagai bentuk kemenangan Umat Islam dalam sejumlah peperangan saat zaman Nabi Muhammad.

Menurit Ubay Permana selaku ketua panitia, pawai ini dimaksudkan untuk mendidik ilmu agama sejak dini kepada anak anak yang kini prilakunya mulai menyimpang dari ajaran agama Islam. Hal ini diakuinya salah satunya akibat gencarnya budaya barat di sekeliling kita.  [ahmadi]

JEMBATAN RUSAK, DUA KECAMATAN TERPUTUS

Foto: http://taqim.files.wordpress.com

Foto: http://taqim.files.wordpress.com

LEBAK- Inilah jika pejabat tidak begitu memperhatikan warganya. Pada akhirnya rakyat juga yang menjadi korban. Banyak sekali bantuan dari pemerintah, namun sayangnya bantun tersebut hanya jadi simbol kepedulian semata. Tak peduli pada kualitas dan manfaat bantuan tersebut. Seperti yang terjadi di daerah Lebak berikut.

Akibat terputusnya tali pengikat sebuah jembatan gantung, akses menuju dua kecamatan yakni Kecamatan Kalanganyar dan kecamatan Rangkasbitung terputus.  Karena jembatan tak tidak dapat digunakan, para pelajar yang hendak ke sekolah maupun warga yang hendak pergi bekerja terpaksa menggunakan rakit.

Seperti yan dilakukan Khoriah, warga Desa Sangiang Tanjung, ia mesti menggunakan rakit setiap pergi dan pulang kerja. Khoriah mengaku kerepotan dengan kondisi jembatan yang tidak dapat digunakan karena jika menggunkan rakit tidak jarang celananya basah di saat air sungai sedang banjir.

Menurut keterangan warga, rusaknya jembatan ini dikarenakan banjir yang melanda sungai Ciberang beberapa waktu lalu. Meski begitu, hingga saat ini tidak ada satupun pejabat desa yang datang untuk melihat kondisi jembatan.

Sperti yang dituturkan Dani, salah seorang warga, rusaknya jembatan bukan semata karena banjir melainkan kondisi jembatan yang dibangun pada tahun 2005 tersebut memang sudah tidak layak digunakan.  Hal ini dikarenakan bahan untuk pembangunan jembatan tersebut ialah bahan bekas. Bahkan, beberapa hari sebelum peristiwa terputusnya tali jembatan, salah seorang warga ada yang terjatuh dari jembatan lantaran kayu jembatan yang diinjaknya bergeser letak. Karena musibah tersebut, warga bernasib malang ini mengalami patah tulang di kakinya.

Dengan kondisi seperti ini, Dani berharap pemerintah dapat segera kembali membangun jembatan dan membuat dan di sisi sungai untuk mencegah melebarnya longsor. Namun, Dani berharap, pemerintah tidak mengucurkan dana pembangunan tersebut melauli desa karena berdasarkan pengalaman pembangunan jembatan tahun 2005 yang memakan biaya cukup besar, hanya menghasilkan jembatan yang bertahan hingga tiga bulan saja. [rudi gunawan]

Al-Ikhlas: Masjid Ala Timur Tengah

sy1

MASJID ALA TIMUR TENGAH

Bagi sebagian orang, menunaikan shalat di masjid merupakan suatu keharusan. lanjutkan membaca »

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Full Story | July 18th, 2010