SENJA DI SELAT SUNDA [16]

aam ggOleh Gol A Gong

Nana menarik napas kuat-kuat ketika mengakhiri ceritanya tentang Eri. Dilontarkan napasnya ibarat membuang segala himpitan di dadanya. Tanpa terasa mataku menjadi hangat oleh air mata. lanjutkan membaca »

OMNI AKUI JUMLAH PASIEN KEMBALI NORMAL

Foto: www.republika.co.id

Foto: www.republika.co.id

TANGERANG- Bagaimana kelanjutan David yang diwakili Prita versus Goliath yang diwakili RS Omni Tangerang? Siapa pemenangnya?

Pihak Rumah Sakit Omni Internasional mengaku sempat mengalami penurunan jumlah pasien sejak kasus Prita Mulyasari mencuat. Namun kini jumlah pasien mulai berangsur normal kembali.

Menyusul mencuatnya kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan Prita Mulyasari terhadap RS.Omni Internasional, Dr. Bina Ratna, selaku Direktur RS. Omni mengaku sempat mengalami penurunan jumlah pasien. Namun dirinya berharap dengan tanda-tanda mulai berakhirnya kasus hukum tersebut, jumlah pasien mulai kembali berangsur angsur normal kembali.

Bina Ratna juga mengaku jumlah pasien yang berobat di RS. Omni mulai normal kembali dan banyak pasien yang menjadi pelanggan tetap rumah sakit bertitel internaional tersebut. Sedangkan terkait wacana penutupan RS Omni menyusul kasus Prita, Bina mengharapkan wacana itu tidak terjadi. Pasalnya 1000 lebih karyawan RS Omni akan terancam PHK.

Gol A Gong, pengamat sosial menaku, sangat prihatin dengan sikap mnejemen RS Omni yang terus memperkarakan Prita. “Mestinya, RS Omni berjiwa besar. Kalau saja mereka merangkul Prita, mmeinta maaf akan pelayanan yang kurang baik seperti dituduhkan Prita, itu jauh lebih terhormat. Ini terkesan, RS Omni sebagai si kaya menindas Prita sebagai si lemah. Kasus ini membuat citra RS Omni memburuk. Lihat sja reaksi masyarakat. Semua merasa geram dengan perlakuan RS Omni terhadap Prita.”(LR)

PANCASILA IDEOLOGI DUNIA

garuda pancasila TANGERANG- Rombongan Duta Perdamaian Lintas Agama dalam Perliament Of The World Religiona 2009 yang digelar di Melbourne, Australia, tiba di Bandara Soekarno Hatta,  Tangerang, pada Jum’at (11/12). Parliament Of The World Religions 2009 dihadiri sedikitnya sembilan ribu peserta yang berasal dari puluhan negara di dunia.

Pertemuan yang rutin digelar lima tahunan ini telah berjalan sejak tahun 1893 silam. Dalam pertemuan itu sendiri membahas terkait budaya dan agama besar dari seluruh dunia, dan ditujukan demi terciptanya kerukunan antar pemeluk agama di seluruh dunia. Perwakilan Indonesia diwakili 15 orang dari Anand Ashram Foundation, dengan mempresentasikan Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila untuk mengatasi radikalisme di masyarakat. Dalam kesempatan itu, Anand Krisna mendapat kepercayaan sebagai duta besar lintas agama tingkat internasional dari perwakilan Indonesia.

Seperti pada era presiden RI pertama, Soekarno, yang menginginkan ideologi Pancasila dijadikan ideologi dunia, Anand Ashram berharap Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila dapat mempersatukan umat manusia di seluruh dunia. [ahmadi]

KEBAKARAN PUSKESMAS JOMBANG

www.beritajakarta.com

Foto: www.beritajakarta.com

TANGERANG- Hati-hati jangan bermain api, nanti kebakar pula! Pasca kebakaran yang menghanguskan sejumlah ruangan di Puskesmas Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan pada Kamis (10/12) malam lalu, aktivitas pelayanan publik di puskesmas ini tetap normal pada Jum’at (11/12). Kebakaran yang menghanguskan sejumlah ruangan vital puskesmas seperti ruang dinas dokter dan rumah dinas dokter tidak mempengaruhi pelayanan kesehatan di puskesmas ini. Pasalnya, ruang periksa kesehatan dan ruang penyimpanan obat obatan tidak ikut terbakar.

Sebelumnya kebakaran terjadi pada kamis malam lalu. Menurut keterangan saksi mata, api yang diduga akibat arus pendek listrik ini pertama kali terlihat dari ruang dinas dokter. Api dengan cepat membesar dan merembet ke sejumlah ruangan yang berada di samping ruang dinas dokter. Beruntung api cepat dipadamkan hingga seluruh ruangan puskesmas dapat diselamatkan.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Saat ini, kasus kebakaran ini ditangani polsek Ciputat untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran. [ahmadi]

MENYULAP BUKU SEJARAH MENJADI NOVEL

brsama guruku; Arswendo Atmowiloto

brsama guruku; Arswendo Atmowiloto

Bagi banyak orang buku sejarah merupakan buku yang membosankan karena ditulis dengan kering karena hanya berupa kumpulan data yang terdiri dari data yang menunjukkan hari, tanggal dan tahun peristiwa tanpa ada deskripsi atau dialog yang memikat. Karena dengan dialog dan deskripsilah sebuah bacaan akan memikat. Novel bisa menjadi contoh tepat. Dan untuk menghidari kebosanan itu, Mamit Haryana, salah satu penulis Banten, mensiasati buku dan data sejarah dengan menovelkannya.

Mamit adalah novelis yang tak banyak dikenal. Bahkan untuk ukuran Banten sekalipun. Maklum, novel-novel yang dihasilkannya belum beredar dalam bentuk buku karena masih dalam bentuk print out. Padahal ia sudah mengajukannya kepada beberapa penerbit. “Penerbit tidak mau menerbitkan dengan alasan tidak banyak yang tahu tentang sejarah Banten,” cerita Mamit. Menurutnya, penerbit lebih suka dengan novel berlatar sejarah nasional karena pasar pembaca adalah seluruh Indonesia. Atau novel dengan genre remaja.

Meski ditolak penerbit Mamit tetap bergeming. Semangat menulis pensiunan di BUMN Cilegon ini tetap tak tergoyahkan. Ia yang sejak 2006 menulis novel terus saja membuat novel sejarah Banten. Sampai saat ini lelaki asli Tangerang ini sudah menghasilkan enam novel sejarah Banten antara lain “Saketi”, “Sultan Ageng Tirtayasa”, “Benteng Spelwijk dalam Pemerintahan Sultan Haji”, dan “Kesultanan Banten dibawah Ratu Sarifah Fatimah”. Yang terbaru adalah novel “Geger Cilegon”. Geger Cilegon adalah penamaan atas peristiwa pemberontakan petani—yang dikomandoi oleh K.H. Wasyid—terhadap pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1888. Pemberontakan dilakukan karena rakyat Cilegon tidak tahan dengan peraturan pemerintah Belanda yang melampaui batas. Belanda meninggikan tarif pajak, mengawasi perkembangan agama Islam, dan inilah yang akan menjadi cikall bakal pemberontakan rakyat Cilegon.

“Apa sih motivasi Anda menulis novel sejarah Banten?” tanya saya.

“Awalnya ada beberapa orang yang meminta saya membuat novel sejarah Banten,” ungkap Mamit, “Salah satunya adalah Prof. DR. Uka Tjandrasasmita, salah seorang pakar Banten,” katanya. Dan karena permintaan itulah Mamit akhirnya menuliskan sejarah-sejarah Banten yang bertebaran di buku-buku dan hasil wawancara dengan penduduk yang terkait dalam versi novel.

Tepi pernah juga ia membuat sebuah novel hanya karena melihat rel kereta api di Rangkasbitung, Lebak. Ia mewawancarai warga di sekitar rel kereta api yang masih menyimpan cerita yang diwariskan secara turun temurun dari generasi sebelum mereka. Rela kereta itulah yang kemudian diketahui sebagai rel kereta pertama yang dibangun Belanda. Hasilnya, Mamit membuat novel “Saketi” dari data-data sejarah yang ia kumpulkan tentang pembangunan rela kereta api dari Rangkasbitung ke Labuan.

Pada Rabu, 9 Desember 2009 Mamit menyerahkan draft Geger Cilegon dan Sultan Ageng Tirtayasa ke Lumbung Banten Rumah Dunia sebagai hadiah. Lumbung Banten adalah program Rumah Dunia untuk mengumpulkan naskah-naskah tentang Banten, menerbitkan buku-buku yang dikarang oleh orang-orang Banten, dan mengadakan diskusi tentang Banten. Saat ini, di Lumbung Banten, sudah banyak buku-buku tentang Banten baik berbentuk fiksi maupun non fiksi. (Gading Tirta)

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Full Story | July 18th, 2010