KIAMAT ALA HOLLYWOOD

advert

kiamat 2012Oleh: Rama Rachmat

Film 2012 yang menceritakan tentang hari kiamat menyedot perhatian masyarakat dunia. Film 2012 yang diangkat dari ramalan suku Maya dengan segala efek khususnya sukses menghadirkan kengerian kala bumi hancur pada tanggal 21 Desember 1012.

Adegan lembah dan gunung meletus hingga membumbungkan asap maha raksasa, hujan batu api, daratan amblas ke dalam perut bumi, gempa mencapai 9SR, tsunami setinggi ribuan meter, gedung-gedung pencakar langit amblas, jalan raya dan jembetan terbelah, hingga robohnya bangunan ibadah digambarkan dengan sempurna. Film garapan sutradara Roland Emmerich dengan biaya produksi mencapai USD200 juta langsung memikat perhatian publik.

Ini tentu permasalahan yang menarik, karena film yang diperankan John Cussack, Amanda Peet, Danny Glover, Thandie Newton,Oliver Platt, Chiwetel Ejiofor, Woody Harrelson, berhasil menarik masyarakat untuk menonton dan membuat antrian panjang di bioskop. Tentu saja dampak dari fenomena film produksi Sony Pictures ini dikhawatiran merusak akidah keimanan dengan meyakini kiamat akan berakhir pada tahun 2012. Lantas benarkah kiamat itu akan terjadi pada tahun 2012 seperti digambarkan dalam film 2012?

2012 filmRAMALAN KIAMAT KALENDER SUKU MAYA

Sutradara Roland Emmerich sukses menempatkan film 2012 ke puncak Box Office. Jika membicarakan mengenai film 2012 garapan sutradara asal Jerman ini tentulah terasa hambar jika tak menilik ke suku Maya, dimana suber asal inspirasi film 2012 diproduksi.

Bangsa Maya Kuno hidup pada 2000 SM sampai 250 M, dan mengalami masa keemasan 250 M sampai 900 M di sepanjang pantai utara Semenanjung Yucatan Meksiko, yang kini dikenal sebagai Mek­siko Selatan, Guatemala dan Be­lize. Bangsa Maya bagaikan bangsa yang diturunkan dari langit, mengalami zaman yang cemerlang, kemudian lenyap secara misterius.

Kalender suci bangsa Maya atau Tzolkin adalah pintu memasuki pemikiran suatu peradaban sangat maju di dunia Barat sebelum kedatangan bangsa-bangsa Eropa. Bangsa Maya Kuno terobsesi pada waktu. Menurut Lawrence E Joseph dalam Apocalypse 2012 (2007), mereka menciptakan sedikitnya 20 kalender, disesuaikan dengan berbagai siklus, mulai dari kehamilan hingga panen, bulan hingga Venus. Penghitungan orbitnya sangat akurat dengan selisih hanya satu hari setiap 1.000 tahun. Siklus setiap 2000 tahun ada kejadian bencana besar.

Bangsa Maya menyatakan pada tahun 2012, tepatnya tanggal 21 Desember 2012, merupakan “End of Times”. Maksud dari “End of Times” itu sendiri masih diperdebatkan oleh para ilmuwan, dan arkeolog.

SEKEDAR FILM FIKSI ILMIAH

Kita harus bisa menyikapinya dengan bijak dan logika yang sehat. Film 2012 berdurasi 158 menit hanyalah film fiksi ilmiah biasa produksi hollywood atau sekedar film action, tidak lebih film pendahulunya seperti “The Day After Tomorrow” dan “Deep Impact”.

Film 1012 menyita banyak perhatian dikarenakan mengambil tema tentang akhir zaman dan merujuk pada alur cerita dengan berkiblat pada ramalan suku maya. Ditambah lagi dengan ramainya media yang membahas mengenai kiamat akhir-akhir ini. Jika meyakini kiamat itu merujuk pada sebuah ramalan, jelas itu adalah kekeliruan yang besar, karena kita sebagai manusia yang memiliki kepercayaan tentunya lebih berpedoman pada kitab suci, seperti Al-quran.

Dalam suatu adegan penyelamatan dalam film 2012 terkesan seperti kisah nabi Nuh. Mengetahui akan terjadi kiamat, maka untuk penyelamatkan ras manusia dibangunlah sebuah kapal besar yang disebut “Bahtera Besi” di Cina. Menjadi kisah yang menarik manakala kapal raksasa itu terombang-ambing ditengah arus samudra yang bergejolak hebat.

Akhir dari alur cerita film yang ditulis Harald Kloser dan Roland Emmerich ini pun terlihat ada kejanggal dengan adanya manusia yang masih bernyawa. Jika akhir zaman tiba mestinya tidak ada satu pun makhluk hidup yang bisa selamat.

Tanda-tanda Pengantar Kiamat

Kembali ke Al-Qura’an sebagai refrensi mengetahui tentang kiamat merupakan hal yang tepat. Dimana kiamat termasuk rukun iman yang kelima yang patut diyakini.

Tidak satu pun dari tiap makhluk mengetahui kapan kiamat datang, baik para nabi maupun malaikat. Terjadinya kiamat adalah hal yang gaib. Kiamat yang sebenarnya tentu saja lebih dahsyat, lebih besar, dan lebih mengerikan. Kedatanganya yang tiba-tiba dan diawali tanda-tanda sebagai pengantar. Firman Allah: “Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila hari kiamat sudah datang?” (Muhammad: 18)

Demikian juga alam semesta, memiliki tanda-tanda akhir masanya seperti kehancuran dan kerusakan. Saa’ah asalnya adalah sebagian malam atau siang. Saa’ah segala sesuatu berarti waktunya hilang dan habis. Dari makna ini, maka saa’ah atau kiamat mengandung dua macam, yaitu : Saa’ah khusus bagi setiap makhluk, seperti tanaman binatang dan manusia ketika mati; dan bagi sebuah umat jika datang ajalnya. Itu semua dikatakan telah datang saatnya. Saa’ah umum bagi dunia secara keseluruhan ketika ditiup sangkakala, maka hancurlah segala yang di langit dan di bumi.

Tanda-tanda kiamat ada dua: tanda-tanda kiamat besar dan tanda-tanda kiamat kecil. Tanda kiamat kecil adalah tanda yang datang sebelum kiamat dengan waktu yang relatif lama, dan kejadiannya biasa, seperti dicabutnya ilmu, dominannya kebodohan, minum khamar, berlomba-lomba dalam membangun, dan lain-lain. Terkadang sebagiannya muncul menyertai tanda kiamat besar atau bahkan sesudahnya.

Tanda kiamat besar adalah perkara yang besar yang muncul mendekati kiamat yang kemunculannya tidak biasa terjadi, seperti muncul Dajjal, Nabi Isa a.s., Ya’juj dan Ma’juj, terbit matahari dari Barat, dan lain-lain.

Para ulama berpendapat tentang permulaan yang muncul dari tanda kiamat besar. Ibnu Hajar berkata, “Yang kuat dari sejumlah berita tanda-tanda kiamat, bahwa keluarnya Dajjal adalah awal dari tanda-tanda kiamat besar, dengan terjadinya perubahan secara menyeluruh di muka bumi. Dan diakhiri dengan wafatnya Isa a.s. Sedangkan terbitnya matahari dari Barat adalah awal dari tanda-tanda kiamat besar yang mengakibatkan perubahan kondisi langit. Dan berakhir dengan terjadinya kiamat.” Ibnu Hajar melanjutkan, ”Hikmah dari kejadian ini bahwa ketika terbit matahari dari barat, maka tertutuplah pintu taubat.” (Fathul Bari).

Kita selaku umat memiliki pedomanan yang kuat seperti Al-qur’an sebagai pegangan sumber segala ilmu pengetahuan yang benar. Jika berpatokan dari sebuah ramalan dan film fiksi hasil rekaan manusia adalah kekeliruan besar berakibat pada kekufuran, karena tak ada pegangan yang bisa dibuktikan. Sebagai manusia beragama tentunya tidak boleh percaya pada ramalan ini sebab hanya Tuhan yang tahu dan yang berhak memutuskan kapan kiamat akan datang merupakan rahasia Illahi.

Bila anda ingin menonton film 1012 nikmati sajalah sebagai hiburan semata. Jangan memiliki pandangan untuk meyakininya. Tidak usah kawatir dengan isu kapan datangnya hari kiamat, jika waktunya tiba kita tak bisa berbuat banyak dan tak bisa lepas dari kedahsyatanya yang luar biasa.

Jadikan semua ini sebagai gambaran kengerian hari akhir, selanjutnya kita wajib mengaca diri atas khilaf yang telah kita perbuat, meningkatkan ibadah, keimanan, dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai kesiapan menghadapi kiamat. Hingga waktunya tiba dan kapan pun kematian menghadap, kita sudah memiliki bekal untuk kehidupan selanjutnya. Apapun yang akan terjadi pada tahun 2012 biarlah itu menjadi rahasia Sang Pencipta.

***

Cilegon, 19 November 2009

  • Share/Bookmark

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

BE A WRITER: DARI YANG REGULER HINGGA EXCLUSIVE”

Pingin jadi pengarang? Penuli skenario? Jangan pusing-pusing. Untuk mengisi liburan pelajar/mahasiswa, yuk, kita isi dengan kegiatan bermanfaat.
REGULER
Ada paket murah-meriah di Taman Bacaan Masyarakat “Rumah Dunia”. Paket Kelas Menulis “Be a Writer” reguler di Rumah Dunia. Kalo mau jadi novelist dan penulis skenario, gabung di sini. Biaya Rp. 150.000,-. Gratis buku “Be a Writer” karya Gol [...]

  • Share/Bookmark

Full Story | May 20th, 2010

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

  • Share/Bookmark

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

  • Share/Bookmark

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa*
Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari tabung [...]

  • Share/Bookmark

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong
MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak mengganggu [...]

  • Share/Bookmark

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK
I.
“ora et labora”
di pertigaan jalan menuju rumah
beberapa tukang becak menyemadikan nasib
: bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha
- memejam di tempat duduk
masingmasing-
II.
“nrimo ing pandum”
kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan
begitu saja kepada puingan matahari dan purnama
mereka mengabadikannya sebagai penanda becak
yang telah menerima dan menemukan kesadaran bahwa
lapar dan haus adalah
foto-doa
III.
“kerja adalah ibadah”
di sisi adzan,
kretek [...]

  • Share/Bookmark

Full Story | July 18th, 2010