<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: AJAKAN BERBAGI, KHUTBAH JUM&#8217;AT YANG MENGGETARKAN</title>
	<atom:link href="http://rumahdunia.com/isi/2009/11/28/ajakan-berbagi-khutbah-jumat-yang-menggetarkan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/28/ajakan-berbagi-khutbah-jumat-yang-menggetarkan/</link>
	<description>Rumah Dunia,Banten,buku,taman,bacaan,taman bacaan,Gol A Gong,majalah</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Sep 2011 16:37:16 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
	<item>
		<title>By: hendra pratama</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/28/ajakan-berbagi-khutbah-jumat-yang-menggetarkan/comment-page-1/#comment-82</link>
		<dc:creator>hendra pratama</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 07:18:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=1774#comment-82</guid>
		<description>Ayo kobarkan &#039;SEMANGAT MEMBERI&#039;, memberi apa saja yang positif, berupa barang atau tindakan (lebih utama), berupa nasehat, pemikiran, pendapat yang membangun (lumayan tingkatannya), ataupun doa (ya... daripada gak beri apa2).
Ayo tingkatkan &#039;SEMANGAT TIDAK IRI&#039;, jangan iri kalo liat tetangga beli mobil baru padahal sama2 PNS golongan biasa2 aja, jangan iri liat artis yang saling selingkuh dan saling melukai hati pasangannya, jangan iri ama tetangga dapat kiriman paket kurban padahal bukan mustahik...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ayo kobarkan &#8216;SEMANGAT MEMBERI&#8217;, memberi apa saja yang positif, berupa barang atau tindakan (lebih utama), berupa nasehat, pemikiran, pendapat yang membangun (lumayan tingkatannya), ataupun doa (ya&#8230; daripada gak beri apa2).<br />
Ayo tingkatkan &#8216;SEMANGAT TIDAK IRI&#8217;, jangan iri kalo liat tetangga beli mobil baru padahal sama2 PNS golongan biasa2 aja, jangan iri liat artis yang saling selingkuh dan saling melukai hati pasangannya, jangan iri ama tetangga dapat kiriman paket kurban padahal bukan mustahik&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Gola Gong</title>
		<link>http://rumahdunia.com/isi/2009/11/28/ajakan-berbagi-khutbah-jumat-yang-menggetarkan/comment-page-1/#comment-76</link>
		<dc:creator>Gola Gong</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 22:42:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rumahdunia.com/isi/?p=1774#comment-76</guid>
		<description>Subhanallah. Saya jadi ingat saat kuliah di Unpad (1982) dulu.
saya sering berkunjung ke Wiyta Gunana (panti tuna netra) di Jl. padjadjaran Bandung.
saat itulah persentuhan pertama saya dgn para tuna netra.
saya sering mengantar mereka pulang ke rumah. Luar biasanya, mereka hapal jalna pulang. Saya mermakai motor dan membonceng orang buta.. Saya bertanya, &#039;Bagaimana caranya saya mengantar kamu pulang.&#039; Subhanallah, mereka memnadu saya dengan baik.
Saya jadi teringat; kebenaran adalah yang bisa dilihat orang buta dan didengar orang tuli. Apakah kita mamou berhadapan denan sekualitas pengkhutbah buta seperti Ustad Aan itu? Dia mampu melihat kebenaran dengan matanya yang buta. sementara saya yang tidak buta, hanya mampu menggerutu. Saya juga ingin berkenalan dengan Ustad Aan. Semoga saya nanti memiliki waktu luang dan kesehatan untuk bepergian.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Subhanallah. Saya jadi ingat saat kuliah di Unpad (1982) dulu.<br />
saya sering berkunjung ke Wiyta Gunana (panti tuna netra) di Jl. padjadjaran Bandung.<br />
saat itulah persentuhan pertama saya dgn para tuna netra.<br />
saya sering mengantar mereka pulang ke rumah. Luar biasanya, mereka hapal jalna pulang. Saya mermakai motor dan membonceng orang buta.. Saya bertanya, &#8216;Bagaimana caranya saya mengantar kamu pulang.&#8217; Subhanallah, mereka memnadu saya dengan baik.<br />
Saya jadi teringat; kebenaran adalah yang bisa dilihat orang buta dan didengar orang tuli. Apakah kita mamou berhadapan denan sekualitas pengkhutbah buta seperti Ustad Aan itu? Dia mampu melihat kebenaran dengan matanya yang buta. sementara saya yang tidak buta, hanya mampu menggerutu. Saya juga ingin berkenalan dengan Ustad Aan. Semoga saya nanti memiliki waktu luang dan kesehatan untuk bepergian.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

