SHOLAT IDUL ADHA DI PARKIRAN

advert

SholatSERANG—Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar, laailahaillahu Allahuakbar! Suara gema takbir berkumandang sejak Kamis sore hingga menginjak ke Jumat (27/11) pagi. Orang-orang sudah berkemas membuat masakan berupa kupat, masak gulai daging ayam, sapi dan kerbau, serta masakan lainnya persiapan menyambut hari raya Idul Adha 1430 Hijriyah. Hal ini bukan sesuatu yang asing tapi sudah menjadi kebudayaan di masyakrakat kita dalam menyambut hari suka cita dan skral tahunan. Namun, apakah di hari suka cita tersebut tetangga dekat atau suadara kita yang kurang mampu merasakan hal yang sama? Seperti apakah mereka menyambut hari raya ini?

Di Jumat (27/11) pagi yang cerah. Dimana langit tak tampak akan menurunkan bala tentara hujannya. Pemerintah Kota Serang menggelar sholat Idul Adha 1430 Hijriyah bersama dipelataran parkir stadion Maulana Yusuf, Ciceri Kota Serang. Ratusan warga Kota Serang tumplek dipelataran parkir stadion itu. Mulai dari pejabat negeri, swasta, dan warga biasa ikut meramaikan sholat Idul Adha berjamah tersebut. Dalam sholat Idul Adha pagi itu, bertindak sebagai oleh H.Mufli salah seorang tokoh ulama di Kota Serang. Sementara sebagai khotib dilakukan oleh Prof. Attaullah Ahmad, seorang guru besar di Institut Agama Islam Banten (IAIB) Kota Serang.

Setelah pelaksanaan sholat Idul Adha, khotib yang dipimpin oleh Prof. Attaullah Ahmad memberikan sedikit pencerahan kepada jemaah tentang sejarah perjuangan dan ketauladanan nabi Ibrahim AS dari kehidupan rumah tangganya hingga terlahir anaknya nabi Ismail AS, dan terjadinya persitiwa penyembelihan hewan kurban tersebut. Usai pelaksanaan sholat Idul Adha dan khotbah diakhiri dengan simbolisasi penyerahan hewan kurban kepada perwakilan masyarakat. Pemerintah Kota Serang tidak melakukan penyembelihan hewan kurban. Pemkot Serang hanya memberikan 2 ekor sapi dan satu kerbau serta 40 ekor kambing ke sejumlah pondok pesantren dan pengurus masjid untuk di sembelih di tempat masing-masing.

Selain di tempat ini, pelaksanaan sholat Idul Adha juga dilakukan di halaman Mapolres Serang dan lapangan bola Cijawa, Kota Serang. Wah, alangkah senangnya di Jumat pagi ini semua orang  melakukan sholat Idul Adha 1430 Hijriyah, atau merayakan hari raya haji bagi ummat muslim se-dunia. Dan yang mampu berlomba-lomba menyisihkan rejekinya untuk membeli hewan kurban, dan dibagikan daging hewannya untuk orang yang kurang mampu. Semoga hal ini bukan sekadar hari-hari dadakan karena semua orang yang mampu merasa paling dermawan, akan tetapi hal ini dijadikan sebuah cermin agar yang kaya memperhatikan yang miskin, dan yang miskin harus tetap tawakal.[Muhzen Den]

Share

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Share

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010