BERMAIN BELAJAR DI JERAPAH KECIL

advert

JERAPAH KECILDunia anak-anak adalah dunia bermain. Bermain itulah metode belajar mereka untuk mengenali lingkungan sekitarnya bahkan dunia. Asalkan permainannya diarahkan kepada kegiatan yang positif dan kreatif, maka aktifitas bermain anak akan menjadi wahana pembelajaran yang dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuannya. Terkait dengan itu,Taman Bermain (TB) Jerapah Kecil yang beralamat di Komp. Griya Serdang Indah, Blok J4 No. 7 Harjatani, Serang ini menerapkan metode bermain dan belajar.

Dijelaskan Yeyet Jumyetsih, staf pengajar dan admistrasi TB Jerapah Kecil, nama Jerapah Kecil sendiri dipilih karena nama Jerapah selain unik juga memiliki makna filosofis Jerapah yang beleher panjang memiliki pandangan yang luas. “Nama itu diambil agar anak-anak juga memiliki pengetahuan akan dunia binatang,” tuturnya.

Ditambahkan Yeyet, sebagai sarana penunjang lainnya TB Jerapah Kecil juga menyediakan berbagai fasilitas bermain, baik out door maupun indoor, seperti papan luncur, ayunan dan permainan lainnya. Selain itu, TB Jerapah Kecil juga menyediakan mainan educatif yang dapat merangsang kreatifitas anak, seperti puzzel, bongkar pasang balok dan permainan sejenisnya.

Sedangkan untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan mental yang baik terhadap anak, TB Jerapah Kecil setiap satu bula sekali mengadakan program kunjungan educationt yang diberinama Special Day, seperti berkunjung ke Masjid Agung Banten sebagai tempat bersejarah dan tempat-tempat lainnya yang dapat dijadikan sarana menggali pengetahuan, seperti kantor pemadam kebakaran dan tempat wisata seperti Taman Mini.

“Hal ini bertujuan agar anak dapat mengenal langsung obyek sejarah dan memberikan pelajaran yang tidak semata bersifat teks. Bahkan untuk menumbuhkan mental bersosialisasi yang baik, TB Jerapah Kecil juga kerap mengundang pihak luar untuk mengisi acara di TB Jerapah Kecil, seperti pendongeng misalnya,” tukas Yeyet.[RG]

Share

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Share

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010