BECAK WAY DI SEROBOT MOTOR

advert

Becak Way 3PASAR LAMA – Jalan Hasanudin Pasar Lama, Serang, masih semrawut. Terutama pada titik jalan becak way, dimana jalan itu seharusnya diperuntukan khusus becak. Tapi nyatanya, saat watawan www.rumahdunia.com melihat lokasi pada Rabu (18/11), di becak way itu sebagian besar dipenuhi oleh motor-motor yang sedang parkir. Becaknya hanya ada beberapa persen saja, sementara motor lebih banyak. Akibatnya tukang becak banyak yang mengambil penumpang dan memarkir becaknya di luar jalur.

Erman, salasatunya. Bapak dua orang anak ini mengaku tidak kebagian tempat di jalur yang semestinya untuk becak. Lantaran di jalur becak way sudah dipenuhi oleh motor-motor yang sedang di parkir. “Karena di situ (jalur becak way-red) penuh, jadi terpaksa nunggunya di luar,” Kata Erman, yang berpenghasilan Rp 20.000. sampai Rp 30.000 tiap harinya. Erman sebenarnya sadar jika parkir diluar jalur becak way bisa menghambat laju kendaraan yang lain. “Habis mau gimana lagi orang nggak muat,” ujarnya memberi alasan.

Lain orang, lain pula pendapatnya. Edi, tukang jaga parkir di depan toko Aneka Swalayan mengaku cuma di becak way ini satu-satunya sumber penghasilannya. “Abis, kalau nggak ada parkiran di sini, nggak bisa makan, “ kata Edi, yang mesti menafkahi 2 anak. Edi  mengaku, sebenarnya sudah tahu jika jalan yang dipakainya bukan untuk parkir motor, tapi ini adalah jalan khusus untuk becak. “Ya, maksa sendiri aja ini mah,” katanya. “Tapi, jika ada penertiban dari satpol PP, saya pasrah saja,” lanjutnya, yang setengah hari saja bisa meraup uang Rp 65.000-Rp 80.000. “Uang itu saya setorkan pada Supri, saudara saya, yang punya lahan parkir ini.” Edi jadi tukang parkir di becak way sejak 2008.

Becak Way 2Dilain pihak, rata-rata pengguna parkir pun tahu, jika tempat menitipkan motor mereka adalah jalur khusus becak. “Iya. Ini jalan khusus buat becak. Tapi ya, mau gimana lagi? Tempat parkirnya ada di sini,” kata Bu Yusriah, yang baru saja belanja di Aneka Swalayan terburtu-buru.

Sebenarnya, becak way cukup untuk jalan pulang pergi becak asalkan tidak dipadati motor-motor yang parkir. Tak hanya untuk parkir, tapi para pengendara motor banyak yang melintas di becak way, sehingga menambah kemacetan lalu lintas. “Motor yang lewat sini memang bikin tambah macet. Terus, kalau motornya kesenggol sama becak, mereka marah. Ujung-ujungnya tukang becak yang disalahkan. Padahal ini jalan untuk becak,” kata Dani, tukang becak asal Kasemen dengan semangat. “Pengenya sih lancar lagi (jalannya-red) kaya dulu. Kalau nggak ada motor kan enak, lancar,” tambahnya lagi.

Lalu temanya, Tamin (55) yang sudah puluhan tahun, sejak delman masih ada di Pasar Lama ini ikut menimpali. “Tukang parkir motor diomong sih sudah pernah, tapi ya pada nggak denger. Mau ngotot juga nanti malah timbulnya ribut. Jadi, ya, sudah dibiarin saja,”

Harapan Tamin juga tak jauh berbeda dengan harapan tukang becak yang lain. Ingin jalur becak way digunakan untuk becak lagi, agar becak-becak mereka tidak memakai jalur kendaraan mobil dan motor, karena itu menggangu pengguna jalan lain. Nah, tinggal ditretibkan saja, Bapak-bapak! (Ahmad Wayang).

Share

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Share

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010