BERBEKAL BAMBU, MENGGALI DUNIA KALIGRAFI

advert

Nuir RD ComUntuk menggapai prestasi gemilang tak melulu melalui tahapan panjang. Yang terpenting adalah menjaga kualitas waktu dengan tekun belajar dan terus menerus latihan. Setidaknya itulah yang nampak sesuai dengan perjalanan Nur Imanike (15) siswi kelas 3 A MTsN Serang, dalam menekuni bidang kaligrafi.

BAMBU

Lahir dari pasangan Sarwani dan Uliyah, gadis yang biasa disapa Ike ini, kerap menjuari  perlombaan kaligrafi yang digelar di Serang. Ike yang tinggal di Cinanggung ini pernah menyabet juara I lomba kaligrafi tingkat Putri dan menjadi siswi berprestai model Redip pada 2007. Di tahun yang sama, ia juga menggondol juara II pada lomba kaligrafi tingkat kabupaten Serang yang digelar di Islamic Centre Serang. Ike mengaku dirinya belajar kaligrafi baru 2 tahun, yakni sejak dirinya masuk MTsN Serang. Salah satu pelajaran ekstra kurikuler di sekolahnya adalah Baca tulis al-Qur’an yang di dalamnya terdapat pelajaran kaligrafi yang diasuh oleh gurunya yang bernama Jumroni. ”Selain belajar di sekolah, saya dan teman-teman juga mendatangi rumah Pak Guru untuk belajar kaligrafi,” ujarnya. Bagi Ike yang juga hobi baca buku kumpulan cerpen dan menulis puisi ini, kaligrafi adalah hal yang sangat menyenangkan. ”Kaligrafi itu asik. Hanya dengan sebilah Bambu kecil yang diolah sedikit, mampu menghasilkan karya yang menakjubkan,” ujar anak pertama dari tiga bersaudara ini. Kini ia terus mendalami kemahiranya dalam dunia kaligrafi dengan terus belajar dan berlatih. Ia ingin kaligrafi mengantarkannya pada cita-cita Ike selama ini. ”Cita-cita saya ingin jadi seorang Arsitek. Setidaknya saya bisa menjadi arsitek kaligrafi,” ungkapnya dengan tersenyum. [LR]

IKE DI MATA SAHABAT

Pembawaan Ike yang pendiam tapi disipilin ini ternyata membuat beberapa temannya bersimpati. Hal ini diungkapkan Fitri (14), salah satu sahabat Ike sejak kelas 1. Menurutnya, Ike termasuk teman yang asik dan selalu memotivasi dirinya agar terus berprestasi. Bisa disebut, Ike menjadi siswi yang patut dicontoh. ”Meski orangnya pendiam, tapi prestasinya oke!” tandas Fitri yang kini duduk di kelas 3 C MTsN Serang. Terkait kejelekan Ike sendiri di kelas, Fitri yang juga aktif mengelola Mading sekolah, mengaku selama ini enjoy-enjoy aja. Hampir nyaris tak ditemukan. ”Apa, ya…?” Fitri mengingat-ingat. Tak lama, ia pun menggelengkan kepala. ”Nggak ada, tuh!” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Anisa (15) siswi kelas 3 B MTsN Serang. Perkenalannnya dengan Ike bermula dari kelas 1. ”Ike itu sederhana, Rajin, dan Cerdas. Hanya saja ia terkadang terlalu pendiam,” ujar Anisa yang juga penggiat paskibra bareng Ike. Meski kini Anisa, Fitri, dan Ike berbeda kelas, namun jalinan persahabatan tetap terjalin erat. Semoga tetap awet! [LR]

Share

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Share

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010