ASMA NADIA DIMINATI PELAJAR DAN MAHASISWA BANTEN

advert

Emak haji comRUMAH DUNIA – Ratusan pelajar dan mahasiswa memadati Rumah Dunia pada Sabtu (14/11) dalam acara bedah buku “Emak Ingin Naik Haji” karya penulis novel ternama, Asma Nadia. Kebanyakan dari mereka adalah para penggemar seni sastra, yang mengagumi sosok pengarang yang karirnya dapat dijadikan tauladan bagi generasi muda Indonesia, khususnya di Banen yang tertinggal dalam hal kesustteraan.

Dikalangan pecinta novel dan sastra Indonesia, Asma Nadia dikenal sebagai sosok pengarang yang kerap menelurkan buku dan novel berkwalitas  serta best seller. Dalam acara bedah buku yang digelar di Rumah Dunia, Ciloang Serang,  panitia mengajak pengunjung untuk bersama sama mengupas isi novel “Emak Ingin Naik Haji”, karya terbaru Asma Nadia , yang juga telah di-film-kan di tanah air  oleh Aditya Gumay.
Antusias pelajar semakin tinggi saat ditampilkan pula seorang pengarang cilik, Putri dari Asma Nadia, yaittu Putri Salsa. Prestasi pengarang cilik yang baru berusia 13 tahun  dan masih duduk di bangku SMP kelas 2 tersebut sangat membanggakan . Selain sudah menulis 4 buah buku yang berisi kehidupan masa kanak kanak dan remaja, Putri Salsa juga sempat memperoleh juara pertama dalam lomba menulis surat untuk presiden SBY.

Menurut Ketua Panitia, Gading Tirta, “Bedah buku yang sekaligus menampilkan pengarangnya dapat menginspirasi pelajar dan mahasiswa untuk mencintai dunia menulis, yang juga dapat dijadikan profesi yang menjanjikan.”

Sementara seorang pelajar keas 3 SMA, Siti Rukmini, mengaku sangat mengagumi sosok penulis dan menyukai isi novel yang tengah dibahas. Menurutnya, “Novel Asma sangat bernuansa pendidikan, dimana seorang anak mencoba menyenangkan ibunya yang ingin pergi berhaji, meski kondisi ekonomi yang jauh dari berkecukupan .”

Diharapkan dari acara bedah buku tersebut dapat menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap dunia menulis dan sastra . Setidaknya dengan menggemari dunia menulis dapat menghindarkan diri dari kegiatan negatif dan pergaulan yang menyesatkan dikalangan pelajar dan generasi muda. (ND)

Share

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Share

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010